Viral Pengemudi Mobil Tonjok Petugas SPBU di Semarang, Pelaku Diduga Tersinggung Saat Hendak Isi BBM Rp 25 Ribu

Tangkap layar video yang menampilkan momen terjadinya pemukulan kepada petugas SPBU di Semarang yang dilakukan oleh pengendara mobil
Tangkap layar video yang menampilkan momen terjadinya pemukulan kepada petugas SPBU di Semarang yang dilakukan oleh pengendara mobil Source: (Foto/Twitter/@bacottetangga__)

Semarang, gemasulawesi - Sebuah video yang menampilkan aksi pemukulan seorang pengemudi mobil terhadap petugas SPBU di Semarang menjadi viral di media sosial.

Peristiwa ini terjadi di SPBU 43.507.17 yang terletak di Rest Area Km 429A Jalan Tol Semarang-Solo, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang.

Kejadian tersebut terekam kamera CCTV dan kemudian diunggah ulang oleh akun Twitter atau X @bacotetangga__ pada Jumat, 13 Desember 2024.

Video ini langsung menarik perhatian warganet yang memberikan berbagai tanggapan di media sosial.

Baca Juga:
Sengketa Pilkada 2024 di Provinsi Sulawesi Selatan Kembali Bertambah Menjadi 11 Gugatan

Menurut keterangan dalam unggahan akun tersebut, insiden bermula ketika pengemudi mobil ingin membeli bahan bakar minyak (BBM) senilai Rp 25 ribu.

Petugas SPBU, yang bertugas memastikan nominal pembelian, mencoba mengonfirmasi jumlah yang diminta oleh pengemudi.

Namun, saat petugas menyebutkan nominal pembelian dengan suara yang cukup keras, pengemudi mobil tersebut diduga merasa tersinggung dan malu.

Meskipun petugas SPBU sudah meminta maaf atas insiden tersebut, pengemudi mobil yang terlihat emosi keluar dari kendaraannya dan memukul petugas SPBU.

Baca Juga:
Batal Gugat Pilkada Jakarta 2024, Ridwan Kamil Ucapkan Selamat ke Pramono-Rano dan Ungkap Rencana Selanjutnya

Dalam video yang viral, tampak beberapa petugas SPBU lainnya mencoba meredakan situasi dengan menghentikan tindakan pengemudi mobil yang marah.

Aksi tersebut mendapat kecaman dari warganet yang tidak setuju dengan perilaku arogan seperti itu. 

"Hahaha dengan lu nonjok dan viral, malah 1 Indonesia yg tau elu ngisi bensin mobil 25 rebu," tulis salah satu warganet dengan akun @kim***.

Ada pula komentar lain yang mempertanyakan tindakan pengemudi mobil tersebut. "Ini gimana si, petugas konfirmasi wajar biar gak salah, kenapa mesti sok jagoan gitu dah," ujar akun @mil***.

Baca Juga:
Heboh Praktik Jual Bayi di Yogyakarta Terbongkar, Dua Bidan Berhasil Diamankan Polisi, Begini Modus Operandinya

Beberapa warganet juga menyampaikan simpati kepada petugas SPBU yang menjadi korban pemukulan. 

"Sebel banget liat manusia arogan kaya gini, apa-apa dibawa emosi, Aneh. Untuk petugas SPBU-nya semoga diberikan kelancaran rezeki ya," tulis akun @ley***.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menunjukkan perlakuan yang tidak adil terhadap pekerja layanan publik.

Pengendara mobil tersebut seharusnya tidak perlu melakukan pemukulan terhadap petugas SPBU, terlebih petugas tersebut sudah meminta maaf.

Hingga kini, warganet terus menyuarakan kritik terhadap tindakan pengemudi mobil tersebut, sambil berharap pelaku mendapatkan sanksi yang sesuai. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Sengketa Pilkada 2024 di Provinsi Sulawesi Selatan Kembali Bertambah Menjadi 11 Gugatan

Sengketa Pilkada serentak tahun 2024 di Provinsi Sulawesi Selatan kembali bertambah menjadi 11 paslon kepala daerah yang menggugat.

Batal Gugat Pilkada Jakarta 2024, Ridwan Kamil Ucapkan Selamat ke Pramono-Rano dan Ungkap Rencana Selanjutnya

Ridwan Kamil mengucapkan selamat kepada paslon Pramono Anung-Rano Karno, usai membatalkan rencana menggugat hasil Pilkada Jakarta 2024

Heboh Praktik Jual Bayi di Yogyakarta Terbongkar, Dua Bidan Berhasil Diamankan Polisi, Begini Modus Operandinya

Polisi berhasil membongkar praktik jual bayi ilegal di Yogyakarta yang telah beroperasi bertahun-tahun, begini modus operandinya

Pemprov Sulawesi Tengah Terima Penghargaan Sebagai Provinsi Peduli HAM Tahun 2024

Penghargaan sebagai provinsi peduli HAM tahun 2024 dikabarkan diterima oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Pemkab Sigi Ingatkan Seluruh Kepala Desa agar Berhati-hati dalam Hal Pengelolaan Keuangan Desa

Seluruh kepala desa agar berhati-hati dalam hal pengelolaan keuangan desa di masing-masing wilayahnya diingatkan oleh Pemkab Sigi.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;