Kota Palu Dilaporkan Meraih Penghargaan Pelayanan Publik Tahun 2024

Ket. Foto: Palu Meraih Penghargaan Pelayanan Publik 2024
Ket. Foto: Palu Meraih Penghargaan Pelayanan Publik 2024 Source: (Foto/Duan)

Palu, gemasulawesi – Kota Palu meraih penghargaan pelayanan publik tahun 2024 dan berada di peringkat 4 pada penganugerahan penyelenggaraan pelayanan publik di tingkat Sulawesi Tengah yang dinilai langsung oleh Ombudsman RI.

Dalam keterangannya setelah menerima penghargaan itu yang berlangsung di Palu, Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Petalolo, mengatakan Kota Palu masuk dalam zona hijau yang mencerminkan kategori kualitas paling tinggi dengan nilai 94,46.

Irmayanti Petalolo mengungkapkan penghargaan tersebut adalah hasil kerja keras bersama seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Kota Palu.

“Penghargaan ini adalah bukti komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang paling baik kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga:
Morowali Utara Sulteng Berkomitmen Menangani Sampah dengan Metode yang Berbasis Lingkungan

Dia menambahkan nilai ini juga menjadi motivasi untuk kami untuk terus meningkatkan kinerja, sesuai dengan visi dan misi Palu.

Dalam ajang itu, Palu berada di posisi keempat dari 13 kabupaten atau kota di Provinsi Sulawesi Tengah, adapun peringkat pertama diraih oleh Kabupaten Banggai Laut dengan nilai 97,22 disusul Kabupaten Banggai di posisi kedua dengan nilai 95,83, dan Poso di peringkat ketiga dengan nilai 94,78.

Dia mengatakan meski berada di posisi keempat, nilai yang diraih Palu cukup tinggi dan ini menandakan pihaknya telah berada di jalur yang benar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami tetap memiliki komitmen untuk memperbaiki kekurangan demi memberikan yang paling baik untuk masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga:
Dinas TPH Sulteng Sebut Padi Masih Menjadi Komoditas Unggulan pada Sektor Pertanian di Sulawesi Tengah

Dia menerangkan keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi dengan masyarakat dan dukungan seluruh perangkat daerah.

Dia menyebutkan pihaknya menyadari pelayanan publik harus terus berkembang agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.

“Oleh sebab itu, masukan dari masyarakat akan selalu menjadi acuan untuk kami,” pungkasnya.

Dengan nilai 94,46 yang diraih dalam Zona Hijau, Kota Palu menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu daerah paling baik di Sulawesi Tengah dalam hal penyelenggaraan pelayanan publik. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Morowali Utara Sulteng Berkomitmen Menangani Sampah dengan Metode yang Berbasis Lingkungan

Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, berkomitmen untuk menangani sampah dengan metode berbasis lingkungan.

Dinas TPH Sulteng Sebut Padi Masih Menjadi Komoditas Unggulan pada Sektor Pertanian di Sulawesi Tengah

Padi disebutkan oleh Dinas TPH Sulawesi Tengah masih menjadi komoditas unggulan pada sektor pertanian di Provinsi Sulawesi Tengah.

Kenaikan UMK Upaya Pemerintah Kota Palu Tingkatkan Kesejahteraan Tenaga Kerja

Kenaikan upah minimum kota atau UMK adalah upaya dari pemerintah daerah Kota Palu untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.

Heboh! Kepala Desa di Malang Diduga Suap Polisi demi Lindungi Tersangka Kasus Judi Online, Begini Modus Operandinya

Kepala Desa Pagak, Malang, ditangkap polisi karena diduga menjadi makelar kasus judi. Barang bukti Rp 74 juta disita.

Memanas! Ratusan Buruh di Tangerang Desak Kenaikan UMSK 2025, Ancam Gelar Aksi yang Lebih Besar Jika Tuntutan Tak Dikabulkan

Ratusan buruh yang ada di Tangerang lakukan demo dan ancam aksi lebih besar jika kenaikan UMSK 2025 tak sesuai tuntutan mereka.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;