Geger Seorang Nenek 60 Tahun Tewas saat Hendak Selamatkan Harta dari Reruntuhan Longsor di Madiun, Ternyata Ini Penyebabnya

BPBD menemukan korban tewas seorang nenek yang berupaya menyelamatkan harta bendanya saat longsor
BPBD menemukan korban tewas seorang nenek yang berupaya menyelamatkan harta bendanya saat longsor Source: Pixabay/Ilustrasi jenazah

Madiun, gemasulawesi - Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, melaporkan bahwa terdapat seorang warga tewas saat bencana tanah longsor telah terjadi. 

Peristiwa tanah longsor terjadi di Desa Tileng, Kacamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dan video ini diunggah di akun instagram @madiuntoday.id. 

Pihak Kepala Pelaksana BPBD, Bobby Saktia Putra Lubis menyebutkan korban merupakan seorang nenek yang bernama Suyati (60). 

Baca Juga:
Viral Wanita Ini Nekat Lompat ke Selat Bali Hingga Tega Tinggalkan Anak di Mobil Travel, Begini Awal Kronologinya

"Tanah longsor awalnya memang terjadi setelah hujan mengguyur deras desa hingga sore hari, sehingga tanah longsor inj menimpa dua rumah warga di Desa Tileng, dan satu orang dilaporkan meninggal dunia yaitu Suyati berumur 60 tahun," ungkapnya. 

Baca Juga:
Viral Pekerja Proyek di Bekasi Ditemukan Tewas Gegara Tertimpa Eskavator, Begini Faktanya

Sementara keponakan korban, Sudiatmoko menyebutkan bahwa peristiwa tanah longsor tersebut bermula saat tanah longsor sudah menimpa rumah Suyati. 

Saat itu pihak Suyati sudah mengetahui bahwa rumahnya tertimpa bencana tanah longsor, sehingga dirinya berupaya untuk menyelamatkan harta bendanya. 

Namun pada saat korban masuk ke dalam reruntuhan rumah tersebut, pihak Suyati sempat menyentuh kabel listrik hingga menyebabkan dirinya tersengat dan kemudian tewas. 

Baca Juga:
Heboh! Aksi Kecelakaan Truk Gandeng Menimpa 2 Mobil di Tol Banyumanik Hingga Buat Kemacetan, Polisi Beberkan Kronologinya

"Kami juga sudah berusaha untuk mencegah korban untuk tidak mendekati reruntuhan rumah yang sudah terkena bencana longsor itu. Namun korban tetap ingin menyelamatkan barang-barangnya. Sayangnya saat korban ada di dalam reruntuhan rumah, korban tewas karena tersengat listrik rumah," katanya. 

Baca Juga:
Dijerat Pasal Berlapis, Pengendali Utama Laboratorium Narkotika di Bali Kini Terancam Hukuman Mati, Ini Alasannya

Pihak warga lain bersama tim Inafis Polres Madiun kemudian segera mengevakuasi jenazah Suyati yang sudah tewas di dalam reruntuhan rumah. 

Setelah dilakukan visum oleh pihak rumah sakit di Madiun, jenazah Suyati pun segera diserahkan ke pihak keluarganya. 

Peristiwa ini seolah menjadi imbauan bagi masyarakat tentang adanya bahaya bencana alam yang sedang mengintai. 

Baca Juga:
Cekcok Berujung Maut! Tukang Jahit di Bekasi Ini Tewas Dibunuh Rekannya, Polisi Bekuk Pelaku Setelah Sempat Kabur

Terutama saat sedang melakukan upaya penyelamatan barang berharga di tengah saat situasi tersebut terjadi, masyarakat diharapkan untuk tetap berhati-hati. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Viral Wanita Ini Nekat Lompat ke Selat Bali Hingga Tega Tinggalkan Anak di Mobil Travel, Begini Awal Kronologinya

Seorang wanita asal Kabupaten Jember ini nekat melompat ke Selat Bali dan meninggalkan anaknya di travel mobil.

Viral Pekerja Proyek di Bekasi Ditemukan Tewas Gegara Tertimpa Eskavator, Begini Faktanya

Kecelakaan kerja baru saja terjadi di Bekasi yang menewaskan satu orang korban HRF gegara tertimpa alat berat eskavator.

Heboh! Aksi Kecelakaan Truk Gandeng Menimpa 2 Mobil di Tol Banyumanik Hingga Buat Kemacetan, Polisi Beberkan Kronologinya

Aksi kecelakaan di Tol Banyumanik Semarang-Solo viral lantaran melibatkan truk gandeng yang menabrak dua mobil hingga ringsek.

Cekcok Berujung Maut! Tukang Jahit di Bekasi Ini Tewas Dibunuh Rekannya, Polisi Bekuk Pelaku Setelah Sempat Kabur

Cekcok memicu pembunuhan tukang jahit di Bekasi. Pelaku akhirnya ditangkap setelah sempat melarikan diri.

Geger! Polisi Selidiki Kasus Perampasan Ponsel Bocah di Kemayoran Jakarta Pusat, Pelaku Masih Buron

Ancaman pisau membuat bocah di Kemayoran terpaksa menyerahkan ponselnya. Polisi berupaya menangkap pelaku.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;