Cekcok Berujung Maut! Tukang Jahit di Bekasi Ini Tewas Dibunuh Rekannya, Polisi Bekuk Pelaku Setelah Sempat Kabur

Ilustrasi. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan tukang jahit di Bekasi. Bukti CCTV menjadi kunci pengungkapan kasus.
Ilustrasi. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan tukang jahit di Bekasi. Bukti CCTV menjadi kunci pengungkapan kasus. Source: Foto/Pexels

Bekasi, gemasulawesi - Kasus pembunuhan tragis terjadi di Bekasi yang menimpa seorang tukang jahit bernama Qodir (40) menjadi perhatian serius pihak kepolisian. 

Korban ditemukan tewas setelah terlibat cekcok dengan seorang pria berinisial I (40), yang diduga kuat sebagai pelaku utama dalam insiden tragis ini. 

Kejadian ini menggegerkan warga sekitar, terlebih setelah pelaku diketahui melarikan diri usai insiden tersebut terjadi. 

Peristiwa tragis ini bermula dari perselisihan antara korban dan pelaku. Belum diketahui pasti apa yang menjadi pemicu konflik tersebut, namun dugaan awal menunjukkan adanya masalah pribadi di antara keduanya. 

Baca Juga:
Geger! Polisi Selidiki Kasus Perampasan Ponsel Bocah di Kemayoran Jakarta Pusat, Pelaku Masih Buron

Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian, berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran polisi.

Pihak kepolisian pun segera turun tabgan. Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap pelaku di rumah kerabatnya di kawasan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi belum lama ini. 

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, menyatakan bahwa pelaku sempat berpindah-pindah tempat selama masa pelariannya.

"Pelaku ditangkap di rumah kerabatnya setelah berpindah-pindah tempat untuk menghindari penangkapan," kata Onkoseno dikutip pada Senin, 23 Desember 2024.

Baca Juga:
Aksi Kekerasan Tiga Anggota Polisi terhadap Pengemudi Mobil di Ambon Viral, Ini Penyebab dan Kronologi Awalnya

Rekaman CCTV di lokasi kejadian menjadi petunjuk penting yang membantu polisi melacak keberadaan pelaku. 

Dengan bukti ini, petugas dapat menentukan lokasi persembunyian dan akhirnya menangkap pelaku. 

Selain rekaman CCTV, polisi juga menyita pakaian yang dikenakan pelaku saat kejadian sebagai barang bukti.

"Barang bukti berupa rekaman CCTV dan pakaian pelaku telah kami amankan untuk mendukung penyelidikan," tambah Onkoseno.

Baca Juga:
Soroti Masyarakat Kelas Menengah di Indonesia, Mardani Ali Sera Sebut Kenaikan Tarif PPN 12 Persen Memberatkan

Hingga kini, polisi masih mendalami motif pembunuhan ini. Meski diketahui adanya cekcok sebelum kejadian, alasan di balik perselisihan tersebut belum diungkap secara rinci.

"Kami masih mendalami motif pelaku. Saat ini, penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung," jelas Onkoseno.

Polisi terus bekerja untuk mengungkap seluruh fakta di balik kasus ini. Penangkapan pelaku memberikan harapan bagi keluarga korban agar keadilan segera ditegakkan. 

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga emosi dan menyelesaikan konflik secara damai untuk mencegah peristiwa serupa terjadi di masa depan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Geger! Polisi Selidiki Kasus Perampasan Ponsel Bocah di Kemayoran Jakarta Pusat, Pelaku Masih Buron

Ancaman pisau membuat bocah di Kemayoran terpaksa menyerahkan ponselnya. Polisi berupaya menangkap pelaku.

Aksi Kekerasan Tiga Anggota Polisi terhadap Pengemudi Mobil di Ambon Viral, Ini Penyebab dan Kronologi Awalnya

Kasus penganiayaan oleh tiga anggota polisi di Ambon viral. Pihak berwajib memastikan akan ada sanksi tegas.

Kapolda Sulut Tinjau Aktivitas Kegiatan di Beberapa Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Minahasa Selatan

Aktivitas kegiatan di beberapa pos pengamanan Natal dan Tahun Baru di Minahasa Selatan ditinjau oleh Kapolda Sulawesi Utara.

Balai Karantina Sulawesi Tenggara Lakukan Pemeriksaan terhadap Kapal Asing Guna Cegah Penyakit ASF

Pemeriksaan terhadap kapal asing untuk mencegah penyakit demam babi Afrika dan penyakit berbahaya lainnya dilakukan oleh Balai Karantina Sul

Bupati Bone Bolango Dilaporkan Terima Penghargaan Gender Champion dari Pemprov Gorontalo

Penghargaaan Gender Champion dilaporkan diterima oleh Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli, dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;