Miris! Aksi Kecelakaan Bus Pelajar Pariwisata Sebabkan Sopir Tewas di Tol Malang, Begini Pengakuan Keluarga

Korban Untung Subagyo memilukan warga setempat Magetan gegara sebelumnya sempat menikahkan putrinya
Korban Untung Subagyo memilukan warga setempat Magetan gegara sebelumnya sempat menikahkan putrinya Source: Pixabay/Ilustrasi jenazah

Magetan, gemasulawesi - Insiden kecelakaan bus pelajar pariwisata di Tol Pandaan Malang mengakibatkan seorang sopir bernama Untung Subagyo tewas di TKP. 

Hal ini yang menyebabkan keluarga Untung Subagyo di Magetan mengalami duka cita saat mengetahui kejadian tersebut, video ini juga diunggah di akun instagram @magetanbanget. 

Hal yang memilukan ternyata korban Untung Subagyo baru saja menikahkan putrinya yaitu Kharisma semenjak sepuluh hari yang lalu sebelum kecelakaan.

Baca Juga:
Geger! Seorang Balita Hilang Gegara Terseret Arus Selokan di Babatan Wiyung Surabaya, Begini Kronologi Awalnya

Pernikahan tersebut diadakan di Dusun Blimbing, Desa Bangunasri, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan. 

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Hancurkan 2 Rumah dan Sebuah Toko Komersial di Yerusalem

Sayangnya Untung Subagyo yang berusia 46 tahun tersebut harus meninggal dunia akibat kecelakaan di KM 77+200 A Tol Pandaan Kabupaten Malang. 

Untung Subagyo merupakan seorang sopir Bus Tirto Agung yang bernomor polisi S 7607 UW. Bus tersebut sempat mengangkut rombongan pelajar SMP IT Darul Quran Mulia Bogor. 

Sehingga kendaraan Bus tersebut mengalami kerusakan parah setelah menabrak truk yang memakan pakan ternak. 

Baca Juga:
Google Chrome Anda Bekerja Lambat? Simak Tips dan Trik Ini Agar Browser Bisa Bekerja Lebih Cepat

Satu persatu pelayat yang berasal dari tetangga, kerabat tetangga, kolega, hingga keluarga terus mendatangi rumah duka untung turut serta bela sungkawa. 

Baca Juga:
UNRWA Sebut 1 Anak Palestina Terbunuh Setiap Jam di Gaza Akibat Agresi Penjajah Israel

Lalu jenazah almarhum juga sempat dimakamkan di TPU yang tak jauh dari rumahnya. 

Sehingga terdengar suara isak tangis yang mewarnai iring-iringan pelayat saat mengantarkan jenazah ke pemakaman. 

Pihak kerabat dekat atau keluarga korban Untung Subagyo, Sulistyono (52) mengaku bahwa baru saja menerima kabar tersebut saat menjelang subuh. 

Baca Juga:
Personil Babinsa TNI Dikerahkan untuk Membersihkan Drainase Menghadirkan Banjir di Mamuju

Di mana jenazah almarhum baru saja tiba di rumah duka Magetan sekitar pukul 05.30 WIB. 

'Almarhum di mata keluarga malah dikenal sebagai orang yang baik, ramah, dan juga menyenangkan bagi keluarga,' sebutnya. 

Ia juga menjelaskan bahwa korban sudah bekerja sebagai pengemudi bus pariwisata sekitar 20 tahun.

Bahkan dari profesi korban tersebut dapat membiayai penghasilan hingga berkuliah di perguruan tinggi. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Geger! Seorang Balita Hilang Gegara Terseret Arus Selokan di Babatan Wiyung Surabaya, Begini Kronologi Awalnya

Viral seorang bocah tenggelam lewat selokan hingga hilang saat asyik bermain hujan bersama teman-temannya dan juga sepupunya.

Personel Babinsa TNI Dikerahkan untuk Membersihkan Drainase Mencegah Banjir di Mamuju

Pembersihan drainase untuk mencegah banjir di Mamuju mengerahkan personel Babinsa TNI oleh Kodim 1418 Kabupaten Mamuju.

Pemkab Gorontalo Jajaki Kerja Sama dengan PT BPR Prisma Dana dalam Penyediaan Kredit Multiguna untuk ASN

Kerja sama dengan PT BPR Prisma Dana dijajaki oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam penyediaan kredit multiguna untuk ASN.

Pemkab Buol Sampaikan Perencanaan Tata Ruang Dapat Mendukung Prinsip Keberlanjutan Lingkungan

Perencanaan tata ruang dapat mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Buol.

Viral Cairan Kimia Tumpah di Bandung Barat Hingga Sebabkan Mobil Rusak, Ridwan Hanif: Mesti Dituntut!

Ridwan Hanif memberikan tanggapan terkait berita viral cairan kimia yang tumpah di Bandung Barat hingga sebabkan kerusakan mobil dan motor

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;