Pasukan Penjajah Israel Hancurkan 2 Rumah dan Sebuah Toko Komersial di Yerusalem

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan 2 Rumah dan Juga Sebuah Toko Komersial yang Terletak di Yerusalem
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan 2 Rumah dan Juga Sebuah Toko Komersial yang Terletak di Yerusalem Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pusat Informasi Palestina melaporkan pasukan pendudukan penjajah Israel menghancurkan 2 rumah di Yerusalem pada pagi tanggal 24 Desember 2024, waktu setempat.

Sumber-sumber lokal menyampaikan rumah tersebut adalah milik warga Yerusalem, Fares Salah Al-Din.

“Sementara yang lain, yang masih dalam pembangunan, milik warga Yerusalem lainnya, Habis Ali,” kata mereka.

Pasukan penjajah Israel juga menghancurkan banyak pohon zaitun selama operasi pembongkaran itu.

Baca Juga:
UNRWA Sebut 1 Anak Palestina Terbunuh Setiap Jam di Gaza Akibat Agresi Penjajah Israel

Sementara itu, pasukan penjajah Israel juga menggunakan buldozer untuk menghancurkan sebuah toko komersial di Beit Hanina, sebelah utara Yerusalem yang diduduki.

Tokoh itu adalah milik Muhammad al-Halhouli yang dihancurkan dengan dalih dia tidak mempunyai izin untuk membangun properti itu.

Izin mendirikan bangunan sangat jarang disetujui bagi warga Palestina di kota yang diduduki tersebut.

Pasukan pendudukan menutup jalan yang menuju ke toko yang dihancurkan dan mencegah warga mengakses area itu.

Baca Juga:
Betlehem Rayakan Natal untuk Tahun Kedua di bawah Bayang-Bayang Perang Gaza

Di sisi lain, Perdana Menteri penjajah Israel, Benjamin Netanyahu, telah memilih untuk tidak menghadiri acara peringatan 80 tahun pembebasan kamp konsentrasi Auschwitz di Polandia, dengan alasan kekhawatiran tentang kemungkinan penangkapan menyusul putusan ICC baru-baru ini.

Bulan lalu, ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, menuduh mereka melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait dengan genosida yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.

Polandia adalah penandatangan Statuta Roma dan telah menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan ICC.

Netanyahu dan Presiden penjajah Israel Isaac Herzog dikabarkan akan menghindri acara itu dan Menteri Pendidikan Yoav Kisch akan hadir untuk menggantikan mereka.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menangkap Dokter Yordania Saat Menuju ke Jalur Gaza untuk Misi Bantuan Medis

Surat perintah pengadilan ICC menuduh Netanyahu dan Gallant menggunakan kelaparan sebagai metode peperangan dan melakukan tindakan pembunuhan serta penganiayaan.

Keputusan pengadilan tersebut mewajibkan 124 negara anggotanya, termasuk dengan Polandia, untuk menangkap terdakwa jika mereka memasuki wilayah mereka.

Ini telah menyebabkan para pemimpin penjajah Israel menghindari perjalanan ke Eropa, sementara Netanyahu dan Gallant menahan diri untuk tidak mengunjungi negara-negara yang menjadi anggota ICC. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

UNRWA Sebut 1 Anak Palestina Terbunuh Setiap Jam di Gaza Akibat Agresi Penjajah Israel

1 anak Palestina, disebutkan oleh UNRWA, terbunuh setiap jam di Jalur Gaza akibat agresi penjajah Israel yang hingga kini masih berlangsung.

Betlehem Rayakan Natal untuk Tahun Kedua di bawah Bayang-Bayang Perang Gaza

Betlehem merayakan Natal untuk tahun kedua di bawah bayang-bayang genosida penjajah Israel yang dilakukan di Jalur Gaza.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menangkap Dokter Yordania Saat Menuju ke Jalur Gaza untuk Misi Bantuan Medis

Seorang dokter Yordania ditangkap oleh pasukan penjajah Israel oleh tentara pendudukan penjajah Israel ketika menuju ke Jalur Gaza.

Otoritas Pendudukan Penjajah Israel Telah Mendirikan Sedikitnya 7 Pos Pemukiman Ilegal dalam 6 Bulan Terakhir di Area B Tepi Barat

Sedikitnya 7 pos pemukiman ilegal dalam 6 bulan terakhir di Area B Tepi Barat yang diduduki telah didirikan oleh otoritas penjajah Israel.

Istri Benjamin Netanyahu Dituduh Melakukan Intimidasi terhadap Saksi

Istri Perdana Menteri Penjajah Israel, Sara Netanyahu, dituduh melakukan intimidasi dan juga pelecehan terhadap saksi.

Berita Terkini

wave

Hama dan Irigasi Rusak Ancam Petani Parigi Moutong, DPRD Desak Kementan Turun Tangan

Petani Parigi Moutong hadapi ancaman gagal panen akibat serangan hama wereng dan tikus. DPRD desak Kementan amankan pasokan pestisida.

Bupati Erwin Burase Temui Wamentan Ajukan Modernisasi Pertanian Parigi Moutong

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menemui Wamentan Sudaryono guna mempercepat modernisasi teknologi pertanian dan irigasi daerah.

Bupati Parigi Moutong Bentuk Tim Penertiban Barcode BBM Subsidi Pertanian dan Perikanan

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase membentuk tim terpadu penertiban barcode BBM subsidi menyusul dugaan kebocoran solar pertanian dan nelaya

Cara Parigi Moutong Siapkan SDM Unggul Lewat Ajamg Utsawa Dharma Gita 2026

Pemda Parigi Moutong lepas kontingen Utsawa Dharma Gita 2026 Sulawesi Tengah untuk cetak generasi muda Hindu yang unggul dan toleran.

Tangani 310 Hektar Sawah Terdampak Banjir, Wabup Parigi Moutong Instruksikan Ini

Wakil Bupati Parigi Moutong gerak cepat pimpin pemulihan pasca-banjir. Fokus perbaikan tanggul darurat demi selamatkan ratusan hektar sawah


See All
; ;