Otoritas Pendudukan Penjajah Israel Telah Mendirikan Sedikitnya 7 Pos Pemukiman Ilegal dalam 6 Bulan Terakhir di Area B Tepi Barat

Ket. Foto: Otoritas Penjajah Israel Mendirikan Sedikitnya 7 Pos Pemukiman Ilegal dalam 6 Bulan Terakhir di Area B Tepi Barat
Ket. Foto: Otoritas Penjajah Israel Mendirikan Sedikitnya 7 Pos Pemukiman Ilegal dalam 6 Bulan Terakhir di Area B Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Kelompok hak asasi manusia penjajah Israel, Peace Now, mengatakan otoritas pendudukan penjajah Israel telah mendirikan sedikitnya 7 pos pemukiman ilegal dalam 6 bulan terakhir di Area B Tepi Barat yang diduduki.

Peace Now, yang memantau aktivitas pemukiman, menyampaikan di situs webnya bahwa untuk pertama kalinya sejak Perjanjian Oslo, tim Settlement Watch Peace Now mendokumentasikan pendirian setidaknya 7 pos terdepan di dalam Area B.

Peace Now menjelaskan 5 pos terdepan ini dibangun di lahan luas di sebelah timur dan tenggara kota Betlehem yang terletak di Area B, tempat warga Palestina dilarang membangun.

“Salah satu dari 2 pos pemukiman lainnya didirikan di sebelah timur pemukiman Ofra di Tepi Barat tengah, di tanah milik penduduk desa Palestina Ein Yabrud,” kata mereka.

Baca Juga:
Istri Benjamin Netanyahu Dituduh Melakukan Intimidasi terhadap Saksi

Pos paling depan lainnya terletak di sebelah utara dekat dengan pemukiman Shilo, sebelah selatan pos paling depan pemukiman ilegal Adei Ad.

Pos paling depan ini dibangun di atas tanah milik penduduk desa Palestina di Turmus Ayya.

Mereka menunjukkan sejumlah warga Palestina mengungsi dari daerah-daerah ini karena serangan berulang-ulang oleh pemukim penjajah Israel yang kemudian menyita rumah-rumah milik mereka.

“Setelah menguasai Area C dan secara otomatis menggusur warga Palestina melalui penghancuran rumah dan juga kekerasan pemukim, para pemukim kini mengarahkan perhatian mereka ke Area B,” mereka memperingatkan.

Baca Juga:
Hamas Mengaku Telah Menembak Seorang Perwira Tentara Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara

Di sisi lain, Komisioner Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini, di media sosial mengungkapkan semua aturan perang dilanggar di Jalur Gaza oleh penjajah Israel.

Warga Palestina di Jalur Gaza telah menghadapi genosida penjajah Israel yang terus berlangsung selama lebih dari 14 bulan.

“Semua perang punya aturan,” ucapnya di media sosial. Dia menambahkan semua aturan tersebut telah dilanggar.

Dia menegaskan serangan terhadap sekolah dan juga rumah sakit telah menjadi hal yang biasa.

Baca Juga:
Seorang Anak Palestina Terbunuh saat Ranjau Darat Penjajah Israel Meledak di Daerah Betlehem

“Dunia tidak boleh mati rasa,” pungkasnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Istri Benjamin Netanyahu Dituduh Melakukan Intimidasi terhadap Saksi

Istri Perdana Menteri Penjajah Israel, Sara Netanyahu, dituduh melakukan intimidasi dan juga pelecehan terhadap saksi.

Hamas Mengaku Telah Menembak Seorang Perwira Tentara Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara

Seorang perwira tentara penjajah Israel di kamp pengungsi Jabalia yang terletak di Jalur Gaza bagian utara telah ditembak oleh Hamas.

Seorang Anak Palestina Terbunuh saat Ranjau Darat Penjajah Israel Meledak di Daerah Betlehem

Ketika ranjau darat milik penjajah Israel meledak di daerah Betlehem, Tepi barat, seorang anak Palestina dilaporkan terbunuh.

Pertahanan Sipil Gaza Sebut Penjajah Israel Tinggalkan Jasad Warga Palestina untuk Anjing Liar

Penjajah Israel disebutkan oleh Pertahanan Sipil Gaza meninggalkan jasad warga Palestina untuk anjing-anjing liar.

Seorang Pemuda Palestina Dipukuli dengan Kejam selama Serangan Penjajah Israel di Tepi Barat

Seorang pemuda dipukuli oleh pasukan penjajah Israel dengan kejam dan menyebabkannya terluka dalam serangan di Tepi Barat.

Berita Terkini

wave

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.

Kongkalikong Tambang Ilegal? Menyoal Isu Hubungan Kekerabatan Kasat Reskrim Parigi Moutong dan Aktor PETI

Siapa Andre? Bos PETI yang disebut-sebut memiliki hubungan darah dengan Kasat Reskrim Parigi Moutong Anugerah S Tarigan.

Inilah Sinopsis Film Horor Komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Melanjutkan Petualangan Mendebarkan dari Lima Sahabat

Geng Sekawan Limo kembali dalam film baru, mengisahkan petualangan mereka di Gunung Klawih yang penuh kelucuan dan ketakutan

Dugaan Kerabat Dekat Kasatreskrim Parigi Moutong Terlibat PETI Kebal Hukum, Propam Polda Turun Tangan

Kabid Propam Polda Sulteng Roy Satya Putra, S.I.K. berikan perhatian khusus terkait dugaan skandal Kasatreskrim Parigi moutong, Tarigan.


See All
; ;