Hamas Mengaku Telah Menembak Seorang Perwira Tentara Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara

Ket. Foto: Hamas Tembak Seorang Perwira Tentara Penjajah Israel
Ket. Foto: Hamas Tembak Seorang Perwira Tentara Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Hamas mengakui pada hari Minggu, tanggal 22 Desember 2024, waktu setempat, bahwa mereka telah menembak seorang perwira tentara penjajah Israel di Jalur Gaza utara.

Sayap bersenjata Hamas, Brigade Al Qassam, menyampaikan petugas tersebut ditembak oleh para pejuangnya di kamp pengungsi Jabalia tanpa merinci apakah dia terbunuh.

Klaim tersebut muncul 1 hari setelah Hamas menyatakan pejuangnya telah membunuh 5 tentara penjajah Israel dalam bentrokan di Jabalia di hari Sabtu.

Belum ada komentar langsung dari penjajah Israel terkait dengan klaim Hamas.

Baca Juga:
Seorang Anak Palestina Terbunuh saat Ranjau Darat Penjajah Israel Meledak di Daerah Betlehem

Di sisi lain, pasukan pendudukan penjajah Israel telah mendirikan 7 posisi militer permanen di sepanjang garis pemisahan di Suriah selatan yang mencakup Damaskus, Daraa, dan Quneitra.

Pos-pos tersebut, yang terletak di area strategis termasuk Gunung Hermon, Cekungan Yarmouk, dan Bukit Qurs al-Nafal, memberi penjajah Israel pengawasan kritis atas ibu kota Suriah dan area sekitarnya.

Pendudukan itu kini menguasai hampir 500 kilometer persegi wilayah Suriah, setelah menghancurkan banyak lokasi militer Suriah di tengah perebutan kekuasaan oleh pemberontak.

Tentara pendudukan penjajah Israel juga telah maju ke sumber daya air penting seperti Bendungan Sahm Golan dan telah menguasai dasar sungai Yarmouk dan Bendungan Al-Wahda.

Baca Juga:
Pertahanan Sipil Gaza Sebut Penjajah Israel Tinggalkan Jasad Warga Palestina untuk Anjing Liar

Ketegangan meningkat pada hari Jumat ketika pasukan penjajah Israel menembaki para pengunjuk rasa di pedesaan Quneitra.

Para demonstran di Desa Maariya sedang melakukan unjuk rasa menentang perambahan penjajah Israel di lahan pertanian ketika seorang pria, yang diidentifikasi sebagai Maher Al-Hussein, ditembak di bagian kaki.

“Pengunjuk rasa itu menimbulkan ancaman dan membenarkan penggunaan amunisi aktif berdasarkan prosedur operasi standar,” kata militer pendudukan penjajah Israel.

Sementara Ahmed Al-Sharaa, yang merupakan pemimpin de facto Suriah, yang juga dikenal sebagai Abu Mohammed Al-Jolani telah mengesampingkan pertempuran melawan penjajah Israel.

Baca Juga:
Seorang Pemuda Palestina Dipukuli dengan Kejam selama Serangan Penjajah Israel di Tepi Barat

Juru bicara pemerintah sebelumnya, Obaid Arnaut, yang sebelumnya menolak mengomentari agresi penjajah Israel terhadap negara itu menyampaikan pendekatan pemerintah akan diuraikan dalam waktu dekat tanpa merinci lebih lanjut. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Anak Palestina Terbunuh saat Ranjau Darat Penjajah Israel Meledak di Daerah Betlehem

Ketika ranjau darat milik penjajah Israel meledak di daerah Betlehem, Tepi barat, seorang anak Palestina dilaporkan terbunuh.

Pertahanan Sipil Gaza Sebut Penjajah Israel Tinggalkan Jasad Warga Palestina untuk Anjing Liar

Penjajah Israel disebutkan oleh Pertahanan Sipil Gaza meninggalkan jasad warga Palestina untuk anjing-anjing liar.

Seorang Pemuda Palestina Dipukuli dengan Kejam selama Serangan Penjajah Israel di Tepi Barat

Seorang pemuda dipukuli oleh pasukan penjajah Israel dengan kejam dan menyebabkannya terluka dalam serangan di Tepi Barat.

Houthi Yaman Dilaporkan Menyerang Tel Aviv Penjajah Israel dengan Rudal

Tel Aviv dikabarkan diserang oleh kelompok Houthi, Yaman, dengan menggunakan rudal sebagai bentuk solidaritas untuk Gaza.

Penjajah Israel Bunuh 7 Anak dalam 1 Keluarga dalam Serangan Udara di Bagian Utara Jalur Gaza

7 anak dalam 1 keluarga tewas dalam serangan udara yang dilakukan penjajah Israel di bagian utara Jalur Gaza, Palestina.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;