Heboh! Penemuan Uang Palsu Pecahan Rp50.000 di Rumah Sakit Gorontalo Gegerkan Warga, Begini Kronologinya

Ilustrasi. Uang palsu pecahan Rp 50.000 ditemukan di Rumah Sakit Gorontalo, jadi perhatian warga dan netizen.
Ilustrasi. Uang palsu pecahan Rp 50.000 ditemukan di Rumah Sakit Gorontalo, jadi perhatian warga dan netizen. Source: Foto/Pexels

Gorontalo, gemasulawesi - Sebuah video yang memperlihatkan penemuan uang palsu pecahan Rp 50.000 di Rumah Sakit Aloei Saboe, Kota Gorontalo, Sulawesi Selatan, mendadak menjadi viral di media sosial. 

Kejadian ini mencuri perhatian warga setelah seorang pengguna Facebook, @Ismail Katili, mengunggah video yang menunjukkan dua lembar uang dengan nominal tersebut. 

Dalam keterangan video, disebutkan bahwa salah satu dari uang itu diduga palsu. Video tersebut langsung menyebar dengan cepat, mendapatkan banyak komentar, dan dibagikan oleh banyak orang, menambah kegemparan terkait peredaran uang palsu di daerah tersebut.

Menurut Ismail Katili, yang mengunggah video tersebut, penemuan uang palsu tersebut terjadi saat ia dan rekannya, Randa, membantu keluarga pasien yang baru saja meninggal dunia di rumah sakit. 

Baca Juga:
Viral di Media Sosial! Brand Asal Belarus Perkenalkan Gaun Unik dari Bubble Wrap Seharga Rp1,5 Juta, Netizen Ramai Berkomentar

Sebagai ucapan terima kasih, keluarga pasien memberikan uang kepada mereka.

Namun, uang yang diberikan kepada Randa ternyata tidak asli. Ismail mengungkapkan bahwa mereka baru menyadari bahwa uang itu palsu saat mereka membeli makanan di kantin rumah sakit. 

Ketika uang tersebut terkena air, cetakan pada uang tersebut mulai luntur, menandakan bahwa uang tersebut bukanlah uang asli. 

Kejadian itu membuat mereka khawatir dan segera memeriksa uang yang mereka terima dengan cara menerawangnya di bawah sinar matahari. 

Baca Juga:
Terkuak! Dua Pelaku Penembakan Bos Rental Mobil di Tol Tangerang Merak Berhasil Ditangkap, Salah Satunya Diduga Oknum TNI AL

Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata benar uang itu palsu karena selain luntur setelah terkena air, ukuran uang tersebut sedikit lebih kecil dibandingkan dengan uang asli.

Penemuan uang palsu itu segera memicu reaksi dari warga sekitar yang khawatir akan peredaran uang palsu di daerah mereka. 

Pihak kepolisian setempat juga segera merespons kejadian ini dan mulai melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul peredaran uang palsu tersebut.

Ismail dan rekannya, bersama dengan pihak berwenang, kini tengah mengumpulkan bukti lebih lanjut untuk mengungkap jaringan yang terlibat dalam peredaran uang palsu ini. 

Baca Juga:
Misterius! 80 Kambing di Ponorogo Mendadak Mati Tanpa Gejala Penyakit, Warga Alami Kerugian hingga Rp200 Juta

Dengan beredarnya informasi tentang penemuan ini di media sosial, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam menerima uang, terutama yang tampak mencurigakan.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih teliti dalam memeriksa uang yang diterima, karena uang palsu seringkali sulit dikenali tanpa pemeriksaan yang teliti. 

Ke depannya, polisi berencana untuk memperluas penyelidikan dan mengidentifikasi siapa yang bertanggung jawab atas peredaran uang palsu tersebut. 

Sebagai langkah pencegahan, warga diminta untuk selalu memeriksa keaslian uang dengan berbagai cara, seperti menerawangnya di bawah sinar matahari atau menggunakan alat pemeriksa uang palsu yang tersedia. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Terkuak! Dua Pelaku Penembakan Bos Rental Mobil di Tol Tangerang Merak Berhasil Ditangkap, Salah Satunya Diduga Oknum TNI AL

Penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak mulai terungkap. Dua pelaku ditangkap, termasuk penyewa mobil dan oknum TNI AL.

Misterius! 80 Kambing di Ponorogo Mendadak Mati Tanpa Gejala Penyakit, Warga Alami Kerugian hingga Rp200 Juta

Cuaca ekstrem diduga menyebabkan puluhan kambing mati mendadak di Ponorogo. Warga alami kerugian besar.

Viral Petugas Jaga di Pelabuhan Bakauheni Lampung Dapat Todongan Senpi Oleh Pengemudi Mobil, Begini Kronologinya

Viral aksi pengemudi mobil menodogkan senjata api atau senpi kepada petugas yang berjaga di pos parkir pelabuhan Bakauheni Lampung

Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah Raih Predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi Tahun 2024

Predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi atau WBK tahun 2024 diraih oleh Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah.

Kepala Kanwil Kemenag Sulteng Sebut Indonesia Diproyeksikan Menjadi Kiblat Kerukunan Dunia

Indonesia disebutkan Kakanwil Kementerian Agama Sulawesi Tengah diproyeksikan menjadi kiblat kerukunan dunia.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;