59 Kontingen PAUD Meriahkan Hardiknas Parigi, Bunda PAUD: Ini Panggung Kepercayaan Diri

Pawai Karnaval PAUD di Parigi tetap meriah meski hujan. Sebanyak 59 kontingen unjuk kreativitas kostum demi bangun kepercayaan diri anak.
Pawai Karnaval PAUD di Parigi tetap meriah meski hujan. Sebanyak 59 kontingen unjuk kreativitas kostum demi bangun kepercayaan diri anak.

Parigi Moutong, Gemasulawesi - Hujan deras yang sempat membasahi Lapangan Toraranga pada Sabtu pagi, 1 Mei 2026, gagal memadamkan api semangat di wajah ratusan bocah.

Mereka tetap tegak berdiri di depan gedung Perpustakaan Daerah, bersiap memulai langkah dalam Pawai Karnaval Hari Pendidikan Nasional.

Bunda PAUD Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga, berdiri anggun saat melepas barisan. Sebanyak 59 kontingen dari Taman Kanak-Kanak dan Kelompok Bermain se-Kecamatan Parigi tampak memadati aspal.

Baca Juga:
Cegah Banjir Susulan, Pemda Parigi Moutong Salurkan Ratusan Geobag ke Desa Moutong

"Pawai ini bukan sekadar baris-berbaris, tapi panggung membangun kepercayaan diri sejak dini," kata Hestiwati saat ditemui usai melepas peserta.

Ia memandang barisan panjang itu sebagai cermin semangat pendidikan yang terus menyala di daerah tersebut.

Rute panjang membentang dari Toraranga menuju Rumah Jabatan Bupati. Para peserta melintasi Dekranasda sebelum akhirnya mendarat di halaman Kantor Dinas Pendidikan.

Panitia penyelenggara, Ince Susanti, menyebut persaingan tahun ini terasa sangat kompetitip. Penilaian menitikberatkan pada keselarasan tema dengan atribut yang dikenakan para siswa.

Bobot tertinggi, yakni 30 poin, diberikan pada kedalaman tema pendidikan. Sementara itu, elemen kostum dan kreativitas menyusul di belakangnya sebagai penentu kemenangan.

Baca Juga:
Pemda Parigi Moutong Gandeng UNU, Janjikan Asrama Mahasiswa di Gorontalo

"Jika mengambil tema petani, maka atributnya harus totalitas," ujar salah satu juri di sela kesibukan menilai. Kekompakan anak-anak di tengah keriuhan menjadi tantangan tersendiri bagi para pendamping.

Salah satu guru dari PAUD Parigi Utara menyatakan rasa syukurnya atas acara ini. Menurutnya, anak didik dapat belajar arti dedikasi melalui kostum dan langkah kaki yang serempak.

Masyarakat yang berjejer di pinggir jalan memberikan aplaus meriah bagi para peserta. Pemandangan bocah-bocah berkostum unik ini menjadi hiburan segar di tengah cuaca yang mendung.

Acara berakhir dengan tertib saat matahari mulai meninggi. Kenangan akan keceriaan di jalanan Parigi menjadi catatan manis pada peringatan Hardiknas tahun ini.

...

Artikel Terkait

wave

Cegah Banjir Susulan, Pemda Parigi Moutong Salurkan Ratusan Geobag ke Desa Moutong

Bupati Parigi Moutong salurkan bantuan geobag dan bronjong di Kecamatan Moutong guna memperkuat mitigasi darurat terhadap banjir susulan.

Pemda Parigi Moutong Gandeng UNU, Janjikan Asrama Mahasiswa di Gorontalo

Pemda Parigi Moutong gandeng UNU Gorontalo buat program beasiswa. Bupati Erwin Burase juga janjikan pembangunan asrama bagi mahasiswa.

Parigi Moutong-Gorontalo Perkuat Kerja Sama, Fokus Durian hingga Asrama Mahasiswa

Pemkab Parigi Moutong dan Pemprov Gorontalo perkuat kerja sama sektor pertanian, peternakan, hingga rencana pembangunan asrama mahasiswa.

Legislator PKS Parigi Moutong Guyur Bantuan Tunai dan Bibit Cokelat saat Reses

Legislator PKS Muhammad Basuki salurkan bantuan tunai lansia & 1.000 bibit cokelat saat reses di Parigi Moutong. Serap aspirasi warga Kampal

Warga Gio Terancam Banjir, Selpina Basrin Kawal Pembangunan Tanggul di DPRD

Anggota DPRD Parigi Moutong Selpina Basrin kawal pembangunan tanggul dan drainase di Desa Gio demi cegah banjir yang resahkan warga setempat

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;