Parigi Moutong, Gemasulawesi - Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Muhammad Basuki, merespons keluhan warga dengan menyalurkan bantuan tunai langsung kepada sejumlah lansia di Kelurahan Kampal.
Langkah spontan ini diambil legislator Fraksi PKS tersebut setelah mendengar laporan mengenai sulitnya akses bantuan kesejahteraan bagi warga lanjut usia.
"Bantuan tunai ini adalah bentuk kepedulian spontan untuk orang tua kita di Kampal," ujar pria yang akrab disapa Uky itu pada Selasa, 28 April 2026.
Selain masalah sosial, warga juga mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum (PJU) dan kondisi hunian yang tidak layak huni.
Baca Juga:
Warga Gio Terancam Banjir, Selpina Basrin Kawal Pembangunan Tanggul di DPRD
Uky mencatat aspirasi warga yang melaporkan bnyaknya lampu jalan padam serta kebutuhan perahu bagi kelompok nelayan lokal.
Ia berjanji akan mengawal usulan perbaikan infrastruktur tersebut agar masuk dalam skema prioritas anggaran dinas terkait.
Bergeser ke Desa Sumbersari, Uky merealisasikan janji politiknya dengan menyerahkan 1.000 pohon bibit cokelat sambung pucuk.
Bantuan ini ditargetkan untuk memperkuat sektor pertanian dan mendongkrak ekonomi para petani di wilayah tersebut.
"Saya berharap bibit unggul ini dapat mendongkrak ekonomi petani di Sumbersari," tutur legislator dari Daerah Pemilihan satu tersebut.
Selain bibit, kelompok pemuda Gunung Mulya juga menerima bantuan satu set alat hadroh untuk menunjang kegiatan religius.
Baca Juga:
Bukan Cuma Sawah, Warga Anutapura Desak DPRD Parigi Moutong Buka Lahan Perkebunan Baru
Pemerintah desa setempat mengapresiasi langkah nyata anggota dewan yang tidak sekadar menampung aspirasi dalam bentuk catatan di atas kertas.
Warga menilai kehadiran fisik dan bantuan langsung tersebut menjadi oase di tengah lambatnya respon birokrasi pemerintah daerah.
Persoalan rumah tidak layak huni di Kelurahan Kampal tetap menjadi poin krusial yang dibawa Uky ke gedung parlemen.
Masih ditemukan bberapa keluarga yang terpaksa menumpang di rumah kerabat karena tidak memiliki tempat tinggal yang memadai.