Parigi moutong, Gemasulawesi - Mengenal apa itu Universal Health Coverage atau UHC menjadi langkah awal penting bagi masyarakat dalam memahami hak jaminan kesehatan semesta. Sistem ini memastikan setiap warga memiliki akses terhadap pelayanan medis yang layak tanpa harus mengalami kendala finansial.
“Kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara sekaligus salah satu indikator utama keberhasilan pembangunan manusia,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran beberapa waktu lalu.
Pemerintah daerah terus menggenjot pemahaman konsep cakupan universal ini kepada publik luas. Pengetahuan mengenai sistem jaminan kesehatan yang merata akan mendorong kesadaran warga untuk menjaga status kepesertaan mereka tetap aktif.
Baca Juga:
Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan Nonaktif di Parigi Moutong untuk Kejar Target UHC Daerah
Terdapat tiga pilar utama dalam pemenuhan target sistem kesehatan nasional yang berkualitas. Aspek penting mencakup pemerataan akses faskes, perlindungan risiko finansial, serta mutu pelayanan klinis yang aman bagi keselamatan pasien.
Masyarakat yang paham manfaat jaminan kesehatan cenderung lebih proaktif mengurus administrasi kepesertaan secara mandiri. Kesadaran berkelanjutan dari publik dinilai efektif dalam menekan angka penunggakan iuran jaminan kesehatan pada segmen pekerja mandiri.
“Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, fasilitas kesehatan, pemerintah kecamatan dan desa, pelaku usaha, serta seluruh stakeholder terkait,” kata Zulfinasran.
Baca Juga:
Waspada 70 Kasus Kematian Bayi di Parigi Moutong dan Cara Mencegah Komplikasi Kehamilan
Pencapaian target jaminan kesehatan semesta juga menuntut kesiapan infrastruktur medis di tingkat daerah. Rumah sakit dan puskesmas setempat wajib menyediakan pelayanan yang ramah, cepat, serta transparan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sinergi berkelanjutan antarinstansi menjadi penentu utama keberhasilan program jaminan kesehatan nasional di Sulawesi Tengah. Pemahaman kolektif mengenai sistem jaminan kesehatan ini diyakini mampu mempercepat terwujudnya masyarakat yang produktif dan sejahtera.