Parigi moutong, Gemasulawesi - Aparat kepolisian terpaksa menambal jalan di Kota Parigi. Langkah darurat ini diambil akibat kelalaian pemerintah daerah dalam memperbaiki fasilitas publik yang rusak parah.
Kondisi jalur kota kini sangat memprihatinkan. "Jalan banyak berlubang dan kerap memicu kecelakaan," kata Anggota DPRD Parigi Moutong Basuki saat rapat paripurna, Senin 6 Juli 2026.
Baca Juga:
Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus
Kritik tajam ini meluncur dalam sidang resmi. Basuki mempertanyakan komitmen pemerintah kabupaten dalam mengelola anggaran infrastruktur bagi warga.
Persoalan daerah bukan hanya jalan rusak. Sistem saluran air yang buruk membuat kawasan permukiman selalu terendam banjir setiap musim hujan tiba.
Wilayah rumah sakit menjadi langganan banjir. "Warga terpaksa mengamankan harta benda mereka karena genangan air terus berulang," ujar Basuki kecewa.
Penderitaan masyarakat telah berlangsung lama. Bencana tahunan dari arah RSUD Anuntaloko ini dinilai belum mendapatkan penanganan serius dari dinas terkait.
Baca Juga:
Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024
Pemimpin daerah diminta segera meninjau lokasi. Para pejabat harus melihat langsung penderitaan publik ketika curah hujan tinggi mengguyur wilayah perkotaan.
Pembangunan sarana publik mesti jadi prioritas. Pembenahan fasilitas utama ini krusial demi menjamin keselamatan pengguna jalan dan mencegah banjir kota.