Suspect Corona, Puluhan Orang Masuk Pemantauan di Majene

<p>Infografik perkembangan ODP di Sulbar 2020 (Dinkes Prov Sulbar)</p>
Infografik perkembangan ODP di Sulbar 2020 (Dinkes Prov Sulbar)

Sulawesi barat, gemasulawesi.comPuluhan orang di Kabupaten Majene masuk Orang Dalam Pemantauan atau ODP Covid19 atau corona.

“Totalnya sebanyak 98 pasien di Provinsi Sulawesi Barat masuk ODP terkait virus corona Kabupaten Majene salah satunya,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, di ruang kerjanya, Kamis 19 Maret 2020.

Rinciannya, 98 pasien itu masing-masing berada di enam kabupaten di Sulawesi Barat. Di Kabupaten Mamasa 21 orang, Polewali Mandar 24 orang, Majene 14 orang, Mamuju satu orang, Mamuju Tengah 35 orang dan Pasangkayu tiga orang.

Ia melanjutkan, 98 pasien itu masuk kategori ODP setelah menjalani pemeriksaan medis. Saat ini 98 ODP terus dipantau guna mengantisipasi dugaan corona.

Namun, hingga saat ini belum ada penanganan yang lebih detail. Alasannya, adanya keterbatasan alat swap untuk dikirim ke laboratorium.

“Kita di daerah cuma mengawasi dan memantau saja. Bagaimana kita mau deteksi dan kirim hasil swap ke laboratorium bila alat saja tidak diberikan pemerintah pusat,” tegasnya.

Menurutnya prosedur penanganan ODP sesuai dengan keinginan pusat Kemenkes RI tidak sesuai dengan fakta di daerah karena tidak diberikannya Fluid Thioglycollate Medium (FTM) atau alat swap.

“Mau beli pun tidak ada dijual, ini problemnya,” keluhnya.

Ia mengatakan, itulah yang dihadapi daerah sekarang termasuk Provinsi Sulawesi Barat.

“Kesulitan kita disitu tidak adanya swap untuk dikirim ke laboratorium. Kalau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak terlalu menggunakan alatnya. Tapi sementara bila pasien ODP mau diambil swapnya, caranya bagaimana. Apalagi bila pasien berada ditempat yang jauh, alatnya saja tidak ada,” jelasnya.

Itulah letak permasalahannya lanjut dia, tidak adanya swap yang disediakan pusat untuk daerah seperti Mamuju Tengah dan Pasangkayu serta lainnya.

Sementara alat swap hanya berada di RS Regional dan RS Tampa Padang. Sementara media pengirimannya tidak ada. Mau dibeli tidak ada, pasokannya pun juga tidak ada.

“Inilah kendala. Jadi sekarang yang dilakukan adalah tetap memantau dan mengawasi tanpa pengambilan swap,” sesalnya.

Ia mengatakan, langkah yang dilakukan sekarang adalah mempersiapan dan menggeser anggaran yang ada untuk membeli alat swap dan sebagainya termasuk melatih orang.

Ia berharap, secepatnya ada pasokan alat dari Kemenkes RI dalam penanganan ODP.

“Sampai saat ini, beberapa orang sudah kita latih dalam penanganan ODP. Setelah itu, kita bisa distribusi untuk kerja di lapangan. Kita sudah persiapkan jauh hari sebelumnya pelatihan itu,” tutupnya.

Baca juga: Gejala Corona, Bayi di Tolitoli Sulawesi Tengah Masuk Dalam Pengawasan

Sumber: Masalembo, berikut link asalnya.

...

Artikel Terkait

wave

Gejala Corona, Bayi di Tolitoli Masuk Dalam Pengawasan

Satu Bayi di Tolitoli Sulawesi Tengah menjalani perawatan akibat gejala Virus Corona atau Covid-19. bayi Pasien Dalam Pengawasan (PDP)

Cegah Stunting, Ini Cara DP3AP2KB Parigi Moutong Edukasi Ibu Hamil

DP3AP2KB Parigi Moutong memberikan edukasi kepada ibu hamil untuk cegah stunting.Berita, Poso Palu dan Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah.

Parigi Moutong Sudah Membentuk Sekretariat Desk Pilkada Sulawesi Tengah

Pemerintah daerah (Pemda) Parigi Moutong sudah membentuk sekertariat desk Pilkada Sulawesi Tengah tahun 2020. Berita, Poso Palu dan Banggai

Kunjungan Wisatawan ke Parigi Moutong Menurun

Data kunjungan wisatawan berdasarkan catatan rekapitulasi Disporapar mengalami penurunan. Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Banggai

PHBS Bisa Cegah Stunting di Parigi Moutong, Ini Indikatornya

Ternyata, PHBS bisa mencegah stunting Berikut sepuluh indikator penerapan di kehidupan sehari-hari Berita Poso Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Banggai

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;