Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Poster film Tolong Saya (Dowajuseyo)
Poster film Tolong Saya (Dowajuseyo) Source: Foto/Instagram/@dowajuseyofilm

Kupas Tuntas, gemasulawesi - Ada film horor baru yang akan segera tayang di seluruh Indonesia pada akhir bulan ini, berjudul Tolong Saya (Dowajuseyo).

Film yang dibintangi oleh Saskia Chadwick, Kim Seoyoung, Kim Geba, dan Cinta Brian ini akan hadir pada tanggal 29 Januari 2026.

Seperti yang bisa Anda tebak dari judul dan para pemainnya, film Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah hasil kolaborasi antara sineas Indonesia dengan sineas Korea Selatan.

Film ini digarap oleh Nur Muhammad Taufik dan Sjahfasyat Bianca, dengan Saskia Chadwick sebagai pemeran utamanya.

Genre horor bukanlah hal baru untuk Saskia, karena dia juga sempat tampil dalam film Jalan Pulang sebelumnya.

Dalam film tersebut, dia bahkan beradu akting dengan tiga ratu film horor Indonesia, yaitu Luna Maya, Taskya Namiya, dan Shareefa Daanish.

Saskia Chadwick mengaku ingin membangun rekam jejak yang konsisten di industri film Indonesia dengan memilih peran tertentu.

Kemampuan aktingnya yang luar biasa membuatnya menjadi kandidat ratu film horor Indonesia berikutnya, dan dijamin membuat film baru ini semakin menegangkan.

Produser ekskekutif Heart Pictures, Herty Purba mengatakan bahwa Tolong Saya (Dowajuseyo) didasarkan dari pengalaman seorang pelajar yang pernah pergi ke Korea Selatan

Pelajar tersebut mengalami kejadian horor yang menakutkan, dan Herty Purba mengatakan bahwa kisah itu sangat menarik untuk diangkat ke layar lebar.

Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo):

Tania (diperankan oleh Saskia Chadwick) adalah seorang mahasiswi asal Indonesia yang mengikuti program pertukaran pelajar di Korea Selatan.

Saat berada di sana, dia bertemu dengan Min Yong (diperankan oleh Kim Seoyoung), roh dari seorang korban pelecehan seksual.

Min Yong ingin menuntut keadilan atas apa yang terjadi padanya, dan dia ingin Tania membantunya mengungkap misteri di balik kasus kematiannya.

Namun, membantu Min Yong justru membuat Tania terseret ke dalam masalah, di mana dia harus mengalami serangkaian teror.

Meski begiut, Tania tetap berusaha mengungkap misteri di balik kematian Min Yong.

Dia dibantu oleh dua orang lainnya, yaitu Park Min Jae (diperankan oleh Kim Geba) dan Sherly (diperankan oleh Aruma Khadijah).

Namun, menguak misteri di balik kasus pelecehan seksual tidaklah mudah, dan kehadiran seorang pria misterius bernama Dion (diperankan Cinta Brian) membuat semuanya semakin rumit.

Di tengah semua itu, Tania harus memilih untuk menyerah saja pada teror yang terus menimpanya, atau terus merusaha mengungkap kebenaran yang mengerikan. (*/Armyanti)

...

Artikel Terkait

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Inilah Sinopsis Film Ahlan Singapore, Kisah Cinta Penuh Drama yang Berlatar di Negeri Singa

Ahlan Singapore adalah film drama romantis yang akan segera tiba, menceritakan kisah cinta segitiga yang berlatar di Singapura

Inilah Sinopsis Film Horor Sengkolo: Petaka Satu Suro, Berdasarkan Mitos Jawa tentang Malam Keramat

Film horor Indonesia yang akan datang, Sengkolo: Petaka Suro, menceritakan kisah gelap dan emosional tentang malam satu suro

Berdasarkan Kisah Nyata, Inilah Sinopsis Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel, Kisah Perjuangan Menuntut Keadilan

Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel adalah film yang berdasarkan kisah nyata tentang perjuangan untuk mendapat keadilan

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;