Kapal Jeneponto Angkut 11 Orang Tenggelam di Perairan Selayar

<p>Ket Foto: Lima korban yang berhasil diselamatkan yang tenggelam di perairan Jampea (Foto/Facebook Abdul Halim P Lamakasau)</p>
Ket Foto: Lima korban yang berhasil diselamatkan yang tenggelam di perairan Jampea (Foto/Facebook Abdul Halim P Lamakasau)

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Kapal KM Indah 06 asal Jeneponto mengangkut 11 orang yang tenggelam di perairan Jampea dekat pulau Bembe, Kepulauan Selayar, 5 orang saat ini sudah ditemukan.

Kapal tersebut diketahui mengangkut 4 orang penumpang dan 7 orang ABK.

Kapal dikabarkan tenggelam 42 mil di lepas pantai Pulau Bembeke, Pulau Bonerate, Kepulauan Selayar.

Menurut laporan Babinsa Desa Bonerate, Kopda Muliadi, sekitar pukul 09.35 WITA pada Minggu, 25 Desember 2022, ditemukan lima orang dari 11 orang yang berada di atas kapal.

Baca: Bawa 13 Penumpang, Kapal Sayur Tenggelam di Perairan Sirenja

“Kapal asal Jeneponto ini tenggelam pada Sabtu, 24 Desember 2022, pukul 04.00 WITA. Diduga akibat diterjang ombak dan angin kencang,” ucap Kopda Mulia di laporan.

Menurut dia, ke-11 orang di kapal yang hanyut bertahan terombang 1 hari satu malam.

Ia menjelaskan, kelima warga Jeneponto itu ditemukan oleh Daeng Kulle 44 tahun, warga Kampung Banteng, yang sedang mencari ikan.

Baca: Kapal Pengangkut Wisatawan Tenggelam di Perairan TN Komodo

Terlebih, dalam laporan Kopda Muliadi, Daeng Kulle membantu kelima orang tersebut setelah melihat korban yang berteriak-teriak dengan mengunakan baju.

“Saat melihat seseorang berkaos berteriak, Daeng Kulle langsung menghampiri orang tersebut dan membantu kelima orang tersebut,” katanya.

Daeng Kulle membawa korban ke Polsek Pasimarannu dan kini dirawat langsung oleh anggota Polsek Pasimarannu, Babinsa Desa Bonerate.

Baca: Kapal Asal Taliabu Tenggelam di Banggai Laut

Di mana 11 korban, 7 orang kru dan 4 orang penumpang.

Korban yang ditemukan adalah Tison, Rani, Daeng Sijaya, Sahrang dan Daeng Tangnga.

Sedangkan korban yang tidak ditemukan adalah Sido, Rhul, Sero, Hendri, Saleh, dan Iba. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Baznas Sulteng Beri Bantuan 100 Duafa di Palu Paket Sembako

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Tengah (Sulteng) beri bantuan kepada 100 orang kaum duafa di Kota Palu,

BPOM Kendari Temukan Ratusan Produk Pangan Tidak Memenuhi Ketentuan

Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kendari, Sulawesi Tenggara temukan ratusan produk pangan olahan tidak memenuhi ketentuan (TMK)

Siaga Bencana, Masyarakat Sulbar Diminta Untuk Ronda Malam

Siaga bencana banjir dan longsor akibat cuaca ekstrim, Masyarakat Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diminta untuk melakukan ronda malam

Ribuan Rumah di Makassar Terendam Banjir

Ribuan rumah di Makassar terdampak bencana banjir akibat meluapnya muka air sungai per Minggu, 25 Desember 2022, hal itu berdasarkan

Gelombang Pasang Terjang Empat Rumah di Majene

Empat unit rumah rusak dihantam gelombang pasang air laut di wilayah Desa Tammerodo Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum


See All
; ;