Baznas Sulteng Beri Bantuan 100 Duafa di Palu Paket Sembako

<p>Ket Foto: Sekretaris Daerah Pemkot Palu, Irmayanti Petalolo menyerahkan paket sembako kepada kaum duafa melalui program bantuan sosial Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulawesi Tengah. (Foto/Facebook Baznas Sulteng)</p>
Ket Foto: Sekretaris Daerah Pemkot Palu, Irmayanti Petalolo menyerahkan paket sembako kepada kaum duafa melalui program bantuan sosial Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulawesi Tengah. (Foto/Facebook Baznas Sulteng)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Tengah (Sulteng) beri bantuan kepada 100 orang kaum duafa di Kota Palu, paket sembako yang di serahkan oleh Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Palu.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Petalolo saat menyerahkan bantuan duafa paket sembako kepada penerima manfaat dan delapan payung untuk pelaku usaha Mikri Kecil dan Menengah (UMKM) lansiam di Palu, Minggu 25 Desember 2022.

“Sebagai lembaga yang membidangi zakat, program sosial ekonomi ini tentunya sangat bermanfaat bagi pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan,” ucap Irmayanti.

Menurutnya, masyarakat miskin membutuhkan perhatian karena mereka adalah kelompok rentan yang tidak memiliki kekuatan sosial dan ekonomi, sehingga mereka membutuhkan dukungan sebagai stimulus.

Baca: BPN dan Pemkot Palu Gelar Rakor Penuntasan Konsolidasi Lahan Huntap Petobo

Menurut data pemerintah daerah, angka kemiskinan di Kota Palu pada tahun 2021 akan mencapai 28.600 jiwa, atau sekitar 7,7% dari total jumlah penduduk sebanyak 372.113 jiwa.

Meskipun angka ini bagus, tahun demi tahun Dewan Kota Palu berusaha mengurangi kemiskinan agar masyarakat bisa lebih sejahtera.

“BAZNAS dan Pemerintah Kota Palu melakukan pengentasan kemiskinan melalui program dan kegiatan. Mendirikan rumah sakit sehat bagi masyarakat miskin, renovasi rumah dan penunjang usaha misalnya, tentunya berdampak sangat positif bagi masyarakat,” kata Irmayanti.

Baca: Lima ASN Pemkot Palu Kena Sanksi, Tiga Dipecat

Ia menjelaskan bahwa Kota Palu berupaya menurunkan angka kemiskinan menjadi sekitar 5,5 persen tahun ini melalui 53 program prioritas.

Mengenai visi dan misi yang dituangkan dalam rencana program jangka menengah daerah (RPJMD), dengan garis besar yaitu membangun kota Palu yang mandiri, aman dan nyaman, tangguh dan profesional adalah dalam konteks pembangunan berkelanjutan berbasis kearifan lokal dan agama.

Irmayanti mengatakan, Pemkot Palu juga telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi kemiskinan, antara lain memberikan dukungan modal usaha kepada UMKM, bantuan sosial, pendidikan yang relatif murah, kesehatan dan layanan dasar lainnya.

Baca: Pemkot Palu Gandeng Organda Atasi Persoalan Angkutan Darat

Ia berharap apa yang telah dilakukan BAZNAS Sulteng dapat memberikan kesejahteraan masyarakat dan BAZNAS juga dapat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Palu untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di daerah.

“Masyarakat yang telah diintervensi dengan berbagai cara diharapkan lebih produktif dan mandiri untuk membantunya keluar dari kemiskinan,” pungkas Irmayanti. (Ikh/Dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

BPOM Kendari Temukan Ratusan Produk Pangan Tidak Memenuhi Ketentuan

Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kendari, Sulawesi Tenggara temukan ratusan produk pangan olahan tidak memenuhi ketentuan (TMK)

Siaga Bencana, Masyarakat Sulbar Diminta Untuk Ronda Malam

Siaga bencana banjir dan longsor akibat cuaca ekstrim, Masyarakat Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diminta untuk melakukan ronda malam

Ribuan Rumah di Makassar Terendam Banjir

Ribuan rumah di Makassar terdampak bencana banjir akibat meluapnya muka air sungai per Minggu, 25 Desember 2022, hal itu berdasarkan

Gelombang Pasang Terjang Empat Rumah di Majene

Empat unit rumah rusak dihantam gelombang pasang air laut di wilayah Desa Tammerodo Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat

Sebanyak 239 Jiwa Terdampak Banjir di Kota Makassar

Sebanyak 239 jiwa berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, terdampak banjir

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;