Disperdagin Kota Palu: Masuki Area Pasar, Wajib Gunakan Masker

<p>Press conference update data Covid-19 kota Palu pada Sabtu malam, 2 Mei 2020 di Posko Induk Satgas Pengendalian dan Pemantauan Covid-19 Baruga Lapangan Vatulemo (Foto: Humas Kota Palu)</p>
Press conference update data Covid-19 kota Palu pada Sabtu malam, 2 Mei 2020 di Posko Induk Satgas Pengendalian dan Pemantauan Covid-19 Baruga Lapangan Vatulemo (Foto: Humas Kota Palu)

Berita kota palu, gemasulawesi- Dinas perdagangan dan perindustrian atau Disperdagin Kota Palu Sulawesi Tengah  (Sulteng) menyebut pembeli yang ingin memasuki area pasar wajib menggunakan masker.

“Agar lebih menggiatkan lagi penggunaan masker, kami akan memberikan teguran bagi orang-orang yang tidak menggunakan masker di area pasar dengan cara menyemprot air mulai Senin, 4 Mei 2020 besok,” ungkap Kepala Disperdagin Kota Palu, Syamsul Saifudin, di Posko Induk Satgas Pengendalian dan Pemantauan Covid-19 Baruga Lapangan Vatulemo, Sabtu 2 Mei 2020.

Ia juga mengatakan, berdasarkan evaluasi petugas di lapangan, khususnya di beberapa pasar sebagian pedagang dan konsumen sudah mematuhi penggunaan masker.

“Namun, sekali lagi saya umumkan kepada para pedagang dan konsumen di 10 pasar khususnya pasar Manonda dan Masomba agar menggunakan masker. Kami akan melakukan pengecekan di setiap pintu masuk,” imbaunya.

Ia berharap dengan warga menggunakan masker, kita dapat memutus rantai penyebaran virus corona khususnya di pasar-pasar tradisional Kota Palu.

Diketahui, hingga saat ini data terkini Pusdatina Sulawesi Tengah, positif virus corona Sulawesi Tengah total 59 kasus.

Baca Juga: BKN Kaji Pelaksanaan SKB CPNS Saat Pandemi Corona

Menurut data, 59 konfirmasi positif corona saat ini, lima yang sedang dirawat di RSUD Undata, enam dirawat di RSU Madani, lima dirawat di RSU Anutapura, enam dirawat di RSUD Poso dan satu dirawat di RSU Mokopido Tolitoli.

Kemudian, delapan dirawat di RSU Buol, dua dirawat di RSUD kolonedale, dua orang jalani isolasi mandiri, 10 orang isolasi Rusunawa Kabupaten Buol, tiga meninggal dunia dan 11 dinyatakan sembuh.

Enam wilayah sebagai tercatat kasus positif virus corona di Sulteng. Diantaranya, 16 dari Kota Palu, tiga dari Sigi, enam dari Poso, 19 dari Buol, tiga dari Morowali dan 12 dari Morowali Utara.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Disperdagin Kota Palu,  update harga beras di tengah pandemi corona di Pasar Manonda dan Masomba masih normal.

“Harga beras seperti beras Kepala, Superwin, Bramo, Cinta Nur, dan Santana rata-rata di pasar Manonda dan Masomba antara Rp. 8.500 sampai Rp. 12.000. Jadi masih normal,” ungkapnya.

Kemudian, katanya untuk harga kebutuhan pokok lain seperti tepung terigu kisaran antara Rp. 8.600 sampai Rp. 10.400 dan minyak goreng kisaran harga Rp. 13.200 sampai Rp. 14.900.

“Sedangkan untuk harga gula, di beberapa titik masih tinggi. Namun, di beberapa toko ritel sudah ada yang menjualnya dengan harga Rp. 12.500. Hanya pembeliannya dibatasi untuk masing-masing orang pembeliannya 2 kg,” tutupnya.

BACA JUGA: Asal Kota Palu dan Morowali, Dua Tambahan PDP Corona Baru Sulawesi Tengah

Laporan: Muhammad Rafii/sumber: Humas Kota Palu Sulteng

...

Artikel Terkait

wave

900 dan 1300 VA Diskon Listrik, Ini Cara Dapat Tokennya

Situs berita online sulawesi tengah, kota palu dan parigi moutong Diskon Listrik, Ini Cara Dapat Token 900 dan 1300 VA Non Subsidi Sulteng

Karang Taruna dan BKM Bintarore Bulukumba Bagi Masker

Situs berita online sulawesi tengah, kota palu dan parigi moutong Karang Taruna BKM Bintarore Bulukumba Sulawesi Selatan Sulsel Bagi Masker

Bertambah 12 Orang, Positif Virus Corona Sulawesi Tengah 59 Kasus

Situs berita online sulawesi tengah, kota palu dan parigi moutong Bertambah 12 Orang, Positif Corona Sulteng 59 Kasus Buol Parimo

Positif Corona Buol Sulawesi Tengah Bertambah 10 Orang

Buol Provinsi Sulawesi tengah (Sulteng) ketambahan 10 positif corona, berasal dari Kecamatan mana saja ketambahan positif corona itu?

Akibat Banjir, Jalan Trans Palu-Poso Sulawesi Tengah Amblas

Situs berita online sulawesi tengah, kota palu dan parigi moutong Akibat Hujan dan Banjir, Jalan Trans Palu-Poso Sulteng Amblas

Berita Terkini

wave

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.


See All
; ;