Bupati Parigi Moutong Ajak GBI Jadi Pelopor Kerukunan di Sulawesi Tengah

Pemerintah Sulawesi Tengah dan GBI perkuat sinergi lewat semangat Berani Harmoni dalam SMDK di Parigi untuk menjaga kerukunan umat beragama

Parigi Moutong, Gemasulawesi - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong Gereja Bethel Indonesia (GBI) menjadi pelopor dalam merawat keberagaman melalui semangat "Berani Harmoni".

Komitmen ini mengemuka dalam Sidang Majelis Daerah Khusus (SMDK) GBI se-Sulawesi Tengah di Gedung GBI Bethany Parigi, Rabu, 22 April 2026.

Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Sulawesi Tengah, Adiman, menyebut gereja punya peran vital menjaga stabilitas sosial.

Baca Juga:
TNI Masuk Desa, Parigi Moutong Fokus Bedah Rumah dan Air Bersih

"Semangat Berani Harmoni merupakan komitmen bersama dalam merawat persatuan di tengah keberagaman," ujar Adiman saat membacakan sambutan Gubernur.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menilai lembaga keagamaan adalah mitra strategis pemerintah dalam membina moral masyarakat.

Ia berharap sidang ini menghasilkan program pelayanan yang menyentuh persoalan sosial secara nyata di lapangan.

Melalui Staf Ahli Bidang SDM, Epi Satriani, Bupati menegaskan pentingnya gotong royong di tengah kemajemukan daerah.

"Sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan harus terus diperkuat demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang damai," katanya.

Agenda SMDK ini dihadiri oleh utusan dari berbagai wilayah di Sulawesi Tengah untuk merumuskan arah pelayanan ke depan.

Peserta sidang tampak antusias membahas kontribusi gereja terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Gubernur Sulawesi Tengah juga menitipkan pesan agar gereja terus menjadi penyejuk dalam kehidupan bermasyarakat.

Keberagaman harus dikelola menjadi kekuatan untuk saling melengkapi, bukan pemicu sekat sosial.

Baca Juga:
Parigi Moutong Siaga, BPBD Sebut Lima Kecamatan Udara Kabur, Selebihnya Hujan Ringan

Pemerintah daerah meyakini bahwa kepemimpinan yang kuat di dalam organisasi gereja akan berdampak pada kualitas umat. Sidang ini diharapkan melahirkan keputusan bijaksana yang mampu menjawab tantangan zaman.

Selain agenda internal, pertemuan ini menjadi wadah silaturahmi antara tokoh lintas sektoral dan aparat pemerintah.

Hubungan harmonis ini diharapkan mampu menekan potensi konflik horisontal di wilayah Sulawesi Tengah.

Penyelenggaraan acara di Parigi Moutong sekaligus menunjukan kesiapan daerah ini sebagai tuan rumah ajang berskala provinsi.

Koordinasi panitia dan pengamanan setempat memastikan kegiatan berlangsung tertib hingga usai.

Penutupan sidang dijadwalkan akan mempertegas langkah strategis GBI dalam mendukung inklusifitas pembangunan.

Gereja diharapkan tetap konsisten menjadi penjaga perdamaian dan penguat harmoni sosial. (Bambang Istanto)

Bagikan: