Parigi Moutong, Gemasulawesi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong melaporkan kondisi cuaca di lima kecamatan terpantau mengalami fenomena udara kabur.
Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Parigi Barat, Siniu, Parigi Utara, Parigi Tengah, dan Parigi.
Petugas piket Pusdalops BPBD, Gede Merta, menyebutkan pantauan visual terus diperkuat meski saat ini peringatan dini bencana dinyatakan nihil.
Baca Juga:
Pansus DPRD Parimo Temukan Fasilitas RSUD Anuntaloko Rusak, Air Kamar Mandi Merembes
"Kami tetap laksanakan pengamatan intensif melalui situs BMKG dan koordinasi ke BNPB," ujarnya pada Selasa, 21 April 2026.
Secara umum, suhu udara di wilayah ini berkisar antara 27 hingga 29 derajat Celcius dengan tingkat kelembabpan mencapai 84 persen.
Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan maksimal mencapai 22 kilometer per jam.
Beberapa wilayah seperti Kecamatan Tinombo, Moutong, dan Tomini diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan. Sebaliknya, wilayah Ampibabo dan Sausu terpantau cerah berawan sejak pagi hari tadi.
Meski kondisi dilaporkan aman, petugas tetap melakukan roll call laporan harian sebagai bentuk mitigasi preventif.
Baca Juga:
Cuaca Ekstrem April 2026, Komisi III DPRD Parigi Moutong Minta BPBD Tidak Lengah
Pusdalops meminta masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap perubahan cuaca mendadak di pesisir Sulawesi Tengah.
Pihak BPBD juga menekankan pentingnya akses informasi resmi melalu aplikasi SIBIMO bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
"Laporan kejadian bencana hingga saat ini tercatat nihil di seluruh kecamtan," tambah Syarif, petugas piket lainnya.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat dapat mengubungi layanan call center 117 yang beroperasi selama 24 jam.
Kantor BPBD di Jalan Kampali, Kelurahan Masigi, tetap disiagakan untuk memonitoring setiap perkembangan di lapangan. (Rafii)