Legislator Mustakim Kono Tegaskan Tak Ada Penggusuran Warga di Proyek Smelter

Ketua Fraksi Golkar Parimo, Mustakim Kono, bantah isu relokasi warga Siniu akibat smelter. Ia siap kawal aspirasi air bersih hingga listrik.
Ketua Fraksi Golkar Parimo, Mustakim Kono, bantah isu relokasi warga Siniu akibat smelter. Ia siap kawal aspirasi air bersih hingga listrik.

Parigi Moutong, Gemasulawesi - Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Mustakim Kono, menegaskan tidak ada rencana relokasi pemukiman warga di Kecamatan Siniu akibat proyek pembangunan smelter.

Ia berjanji akan memimpin perlawanan jika kehadiran korporasi justru menyengsarakan masyarakat setempat.

"Saya tegaskan, info itu tidak benar. Jika perusahaan datang untuk menyengsarakan, saya yang akan tampil di garda terdepan memimpin warga untuk menghadang," ujar Mustakim di hadapan warga Desa Toraranga, Sabtu, 25 April 2026.

Isu penggusuran ini sempat memicu keresahan di tengah masyarakat yang bermukim di sekitar area industri.

Baca Juga:
Abrasi Ancam Jalur Wisata Palapi, Warga Tagih Perbaikan ke DPRD Parigi Moutong

Takim—sapaan akrabnya—menyebut investasi seharusnya membawa kesejahteraan, bukan mengusir penduduk dari tanah kelahirannya.

Legislator dari daerah pemilihan satu ini hadir di Kantor Desa Toraranga dalam rangka Reses Masa Persidangan II. Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah kepala desa dari wilayah Kecamatan Siniu dan jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Selain isu smelter, warga Dusun 1 Desa Toraranga mengeluhkan minimnya fasilitas dasar seperti akses air bersih dan instalasi listrik. Sebanyak 59 kepala keluarga dilaporkan belum menikmati layanan listrik secara memadai hingga saat ini.

Masyarakat juga meminta bantuan bibit durian montong serta perbaikan jalan usaha tani untuk mendongkrak ekonomi desa.

Keluhan mengenai rendahnya upah pekerja lokal di proyek-proyek sekitar juga mencuat dalam sesi dialog tersebut.

Mustakim meminta pemerintah desa segera menyusun proposal resmi agar aspirasi tersebut memiliki dasar administrasi yang kuat. Langkah ini diambil untuk memudahkan pengawalan anggaran di tingkat legislatif nantinya.

Politikus Golkar ini mengakui bahwa kondisi keuangan daerah saat ini sedang mengalami efisiensi ketat.

Namun, ia memastikan keterbatasan anggaran bukan alasan untuk mengabaikan kebutuhan mendesak konstituennya.

Baca Juga:
Door to Door, Nurul Qiram Serap Aspirasi Alsintan hingga Rumah Ibadah di Ulatan

"Saya akan terus berjuang melalui jalur politik, baik di tingkat provinsi maupun pusat," kata Mustakim.

Ia optimistis program prioritas warga Siniu tetap bisa terealisasi lewat lobi-lobi di level pemerintahan yang lebih tinggi.

Pertemuan ditutup dengan komitmen penjagaan komunikasi intensif antara pihak legislatif dan aparat desa.

Hal ini bertujuan agar pembangunan yang direncanakan benar-benar menyentuh aspek prioritas dan tepat sasaran bagi warga setempat.

...

Artikel Terkait

wave

Door to Door, Nurul Qiram Serap Aspirasi Alsintan hingga Rumah Ibadah di Ulatan

Ketua Fraksi PDI-P Parigi Moutong Nurul Qiram serap aspirasi warga Desa Ulatan lewat reses door to door. Fokus pada Alsintan & rumah ibadah.

Abrasi Ancam Jalur Wisata Palapi, Warga Tagih Perbaikan ke DPRD Parigi Moutong

Warga Palapi desak perbaikan jalan wisata yang nyaris putus akibat abrasi saat reses DPRD Parigi Moutong. Infrastruktur jadi prioritas.

Serap Aspirasi, Wakil Ketua DPRD Sayutin Dorong Hukum Adat Perangi Narkoba di Parigi Moutong

Sayutin Budianto serap aspirasi warga Kasimbar. Fokus pada penguatan hukum adat lawan narkoba, bibit durian, dan infrastruktur Desa Pintu.

Festival Teluk Tomini 2026 Tetap Megah Meski Terdepak dari Agenda Nasional

Festival Teluk Tomini 2026 resmi dibuka. Meski absen dari kalender nasional akibat kendala anggaran, Pemda Parigi Moutong tetap tampil total

Tekan Biaya Sosial, Anggota DPRD Serli Prioritaskan Bantuan Alat Duka di Tomini

Legislator PAN Serli tampung aspirasi PKK Tomini Utara terkait bantuan alat prasmanan & tenda guna ringankan beban biaya sosial warga desa.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;