Gemasulawesi - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong resmi melelang 19 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mengisi pos-pos strategis yang lowong. Namun, langkah ini menyisakan tanya lantaran Dinas Sosial serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi tidak masuk dalam daftar seleksi.
Pengumuman seleksi terbuka ini tertuang dalam dokumen resmi Panitia Seleksi bernomor 03/Pansel/Selter-JPTP/PM/2026.
"Seleksi dilaksanakan secara terbuka untuk menjaring aparatur yang kompeten dan berintegritas," tulis panitia dalam dokumen yang terbit Selasa, 21 April 2026.
Posisi yang dibuka mencakup jabatan krusial, mulai dari Staf Ahli, Kepala Dinas Kesehatan, hingga Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM. Anehnya, dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik justru tak tersentuh lelang jabatan kali ini.
Absennya Dinas Sosial dan Nakertrans memicu spekulasi mengenai status kepemimpinan di kedua instansi tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan mendetil dari pemerintah daerah mengenai alasan pengecualian kedua dinas itu.
Para pelamar diwajibkan memiliki pangkat minimal Pembina (IV/a) dan rekam jejak yang bersih dari pelanggaran disiplin.
"Seluruh tahapan seleksi akan dilaksanakan secara transparan sesuai ketentuan perundang-undangan," sebut panitia meyakinkan publik.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui sistem ASN Karier milik BKN hingga 5 Mei mendatang. Syarat administrasi mewajibkan kualifikasi pendidikan minimal S1 atau D-IV yang relevan dengan posisi yang dilamar.
Ketidakterlibatan dua dinas strategis ini menjadi sorotan karena dianggap memengaruhi akuntabilitas tata kelola birokrasi. Publik kini menunggu klarifikasi resmi Pemkab Parimo agar proses rotasi jabatan ini tidak dianggap tebang pilih.
Pemerintah daerah diharapkan segera memberikan penjelasan guna memastikan transparansi pengisian jabatan tahun ini. Penjaringan pimpinan tinggi ini menjadi pertaruhan bagi profesionalisme ASN di lingkungan Parigi Moutong.
Baca Juga:
Antisipasi Kekeringan 2026, Bupati Parigi Moutong Usul Perbaikan Ribuan Jaringan Irigasi