Parigi Moutong, Gemasulawesi - Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Arpan Sahar, mewanti-wanti warga Desa Ogobagis mengenai ancaman narkoba dan risiko pernikahan dini.
Pesan ini disampaikan di sela agenda reses Masa Persidangan tahun 2026 yang berlangsung pada Selasa, 21 April 2026.
Politikus PDI Perjuangan itu menilai masa depan generasi muda di Kecamatan Sidoan bisa terancam jika dua persoalan sosial tersebut diabaikan.
Baca Juga:
BPBD Parigi Moutong Perkuat Kesiapsiagaan Nelayan Hadapi Kecelakaan Laut
"Kita harus menjaga anak-anak kita dari narkoba dan pernikahan dini," ujar Arpan di hadapan konstituennya.
Selain isu sosial, Arpan juga menekankan pentingnya tertib administrasi kependudukan bagi warga di wilayah Dapil II.
Menurut dia, data yang akurat menjadi kunci utama agar masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan serta pendidikan gratis.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh aparat desa, tokoh masyarakat, hingga jajaran kepala dusun setempat.
Mereka antusias menyampaikan berbagai keluhan mulai dari urusan perut hingga infrastruktur pendukung pertanian.
Warga menitipkan harapan besar terkait pengadaan bibit tanaman unggul dan bantuan alat mesin pertanian. Akses distribusi hasil bumi berupa jalan usaha tani juga menjadi salah satu poin krusial yang disuarakan.
Dukungan bagi kelompok UMKM tidak luput dari aspirasi yang masuk guna memperkuat ekonomi kreatif desa.
Warga berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih pada modal usaha dan pelatihan ketrampilan.
Menanggapi permintaan tersebut, Arpan memastikan seluruh masukan telah dicatat secara detail oleh tim pendamping.
Baca Juga:
Pemda Parigi Moutong Perkuat Kapasitas Satlinmas Jadi Garda Bencana
Ia berjanji akan mengawal usulan tersebut dalam pembahasan kebijakan anggaran daerah mendatang.
"Aspirasi soal pertanian dan infrastruktur sudah saya rekam secara resmi untuk diperjuangkan," kata Arpan menegaskan komitmennya.
Ia berharap program pemerintah nantinya benar-benar tepat sasaran bagi kesejahteraan rakyat.
Agenda reses ini dijadwalkan berlangsung hingga 25 April mendatang di beberapa titik berbeda. Arpan berkomitmen untuk terus menjaring suara rakyat guna dibawa ke meja legisllatif.