Sertifikat Pura Terbengkalai Puluhan Tahun, Legislator Leli Pariani Janji Mediasi BPN

Warga Payangan keluhkan legalitas tanah Pura yang terbengkalai puluhan tahun saat reses Ni Wayan Leli. Legislator Golkar janji mediasi ke BPN.
Warga Payangan keluhkan legalitas tanah Pura yang terbengkalai puluhan tahun saat reses Ni Wayan Leli. Legislator Golkar janji mediasi ke BPN.

Parigi Moutong, Gemasulawesi - Warga Dusun Payangan, Desa Braban, mengeluhkan ketidakpastian hukum atas tanah Pura yang telah digunakan selama puluhan tahun.

Status agraria tempat ibadah ini menjadi isu utama dalam reses anggota DPRD Parigi Moutong, Ni Wayan Leli Pariani, Selasa, 21 April 2026.

Tokoh masyarakat setempat mendesak agar pemerintah daerah segera turun tangan memfasilitasi sertifikasi tanah tersebut ke Badan Pertanahan Nasional.

Baca Juga:
Parigi Moutong Dikepung Sembilan Ancaman Bencana, Bupati Minta Warga Siaga Mandiri

"Sudah berpuluh-puluh tahun kami menantikan kejelasan sertifikat ini," tutur seorang warga di hadapan politikus Golkar tersebut.

Menanggapi keluhan itu, legislator yang akrab disapa Bunda Leli ini berjanji akan melakukan koordinasi intensif dengan pihak BPN.

Menurutnya, kepastian hukum tempat ibadah sangat krusial bagi ketenangan umat dalam menjalankan ritual keagaaman.

Selain persoalan tanah, masyarakat di Kecamatan Balinggi dan Torue menuntut perbaikan infrastruktur jalan yang kian memprihatinkan.

Mereka mengusulkan pengaspalan jalan lingkar Desa Braban serta jalur penghubung Dusun Mataram menuju Desa Astina.

Sektor pertanian juga tidak luput dari sorotan warga yang membutuhkan bantuan alat mesin pertanian berupa traktor sawah.

Warga menilai mekanisasi pertanian sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktifitas gabah di wilayah Balinggi.

Untuk bidang kebudayaan, masyarakat mengharapkan adanya pengadaan instruktur tari guna melestarikan tradisi lokal bagi generasi muda. Warga juga meminta pemerintah desa lebih proaktif menyosialisasikan program bantuan agar tepat sasaran dan sesuai regulasi.

Baca Juga:
Taufik Borman Soroti Revitalisasi Taman Tombolotutu dan Bedah Rumah di Tinombo

Ni Wayan Leli menyarankan agar seluruh aspirasi tersebut segera dituangkan dalam dokumen tertulis berupa proposal resmi.

Langkah ini diambil agar usulan masyarakat memiliki dasar hukum yang kuat saat diperjuangkan dalam rapat parlamen.

"Saya minta pemerintah desa dan kelompok masyarakat segera menyusun proposal resminya," ujar Bunda Leli diakhir dialog.

Kegiatan reses di Dapil 5 ini ditutup dengan penyerahan dokumen aspirasi secara simbolis oleh perwakilan warga setempat.

...

Artikel Terkait

wave

Parigi Moutong Dikepung Sembilan Ancaman Bencana, Bupati Minta Warga Siaga Mandiri

Bupati Erwin Burase kukuhkan FPRB. Parigi Moutong siaga hadapi 9 ancaman bencana, mulai tsunami hingga banjir bandang demi keselamatan warga

Taufik Borman Soroti Revitalisasi Taman Tombolotutu dan Bedah Rumah di Tinombo

Wakil Ketua DPRD Parimo Taufik Borman kawal revitalisasi Taman Tombolotutu dan bantuan rumah layak huni di Tinombo dalam APBD 2026. Simak!

Reses di Kayu Agung, Legislator Parigi Moutong Adnyana Wirawan Soroti Birokrasi Sertifikat Tanah

Legislator Golkar Adnyana Wirawan desak Kades di Mepanga proaktif ajukan PTSL ke BPN guna atasi keluhan warga soal sertifikat tanah yang su

Arman Lawaha Pastikan Ambulans Gratis dan Kawal Aspirasi Traktor Petani di Sienjo

Anggota DPRD Arman Lawaha pastikan biaya ambulans gratis di Desa Sienjo. Petani juga desak bantuan traktor dan bibit padi dalam reses 2026.

Renovasi RS Anuntaloko Rp400 Juta Mubazir, Air WC Merembes ke Ruang Pasien

Pansus DPRD Parigi Moutong kritik renovasi RS Anuntaloko. Anggaran Rp400 juta tapi toilet bocor dan gedung miring hingga gagal fungsi.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;