Renovasi RS Anuntaloko Rp400 Juta Mubazir, Air WC Merembes ke Ruang Pasien

Pansus DPRD Parigi Moutong kritik renovasi RS Anuntaloko. Anggaran Rp400 juta tapi toilet bocor dan gedung miring hingga gagal fungsi.
Pansus DPRD Parigi Moutong kritik renovasi RS Anuntaloko. Anggaran Rp400 juta tapi toilet bocor dan gedung miring hingga gagal fungsi.

Parigi Moutong, Gemasulawesi - Proyek renovasi Rumah Sakit Umum Anuntaloko Parigi senilai Rp400 juta pada 2024 menuai kritik tajam. Alih-alih meningkatkan pelayanan, hasil perbaikan tersebut justru menyebabkan air toilet merembes ke ruang perawatan pasien.

Ketua Pansus LKPJ DPRD Parigi Moutong, Mustakim Kono, menemukan kondisi memprihatinkan ini saat melakukan inspeksi mendadak pada Senin, 20 April 2026.

"Air dari WC merembes ke ruangan, ini sangat mengganggu kenyamanan pasien yang ingin sembuh," ujar Mustakim usai meninjau lokasi.

Pansus menilai perbaikan yang dilakukan manajemen rumah sakit hanya menyentuh area permukaan tanpa membenahi sistem pembuangan secara menyeluruh.

Baca Juga:
GTK Parigi Moutong Perketat Mutasi dan Distribusi Guru Guna Jamin Mutu Pendidikan Desa

Hal ini menyebabkan air tetap meluap meskipun anggaran ratusan juta telah terserap untuk empat titik toilet.

Manajemen rumah sakit yang hadir saat sidak mengakui adanya kendala teknis dalam proyek tersebut. Mereka berjanji akan segera melakukan pembenahan total untuk menghentikan kebocoran yang menggangu tersebut.

Selain persoalan limbah, satu blok ruangan di rumah sakit ini juga ditemukan mangkrak dan belum bisa difungsikan sama sekali.

Padahal, gedung tersebut ditargetkan beroperasi tahun ini untuk menampung lonjakan pasien di Parigi Moutong.

Mustakim mengungkapkan, laporan konsultan menyebutkan adanya indikasi struktur bangunan yang mulai miring sehingga membahayakan.

"Bangunan harus diperkuat lagi dengan besi baja, jadi butuh tambahan anggaran," kata poltisi ini menjelaskan kendala dilapangan.

Baca Juga:
Renovasi RS Anuntaloko Rp400 Juta Mubazir, Air WC Merembes ke Ruang Pasien

Pihak rumah sakit berdalih bahwa keterlambatan pengerjaan murni disebabkan oleh keterbatasan anggaran belanja daerah. Perencanaan awal dianggap sudah tepat, namun eksekusi teknis terhambat oleh minimnya dana penguatan struktur.

Pansus LKPJ meminta pemerintah daerah segera menuntaskan persoalan ini karena kebutuhan ruang perawatan sudah sangat mendesak. Rekomendasi resmi akan segera dikirimkan kepada Bupati dan Inspektorat untuk dievalusi lebih lanjut.

Mustakim menegaskan bahwa temuan ini akan menjadi catatan merah dalam pembahasan LKPJ Bupati tahun 2025. "Kami akan keluarkan rekomendasi tegas agar pelayanan publik di sektor kesehatan ini diperbaiki," pungkasnya menutup pembicaraan. (Abdul Main)

...

Artikel Terkait

wave

GTK Parigi Moutong Perketat Mutasi dan Distribusi Guru Guna Jamin Mutu Pendidikan Desa

Bidang GTK Parigi Moutong gunakan data akurat untuk pemerataan guru dan tingkatkan kualitas pendidikan hingga pelosok lewat kebijakan strate

Puskesmas Parigi Kini Layani USG, Ibu Hamil Tak Perlu Lagi Keluar Daerah

Puskesmas Parigi kini layani USG ibu hamil. Warga tak perlu keluar daerah untuk cek janin, akses lebih dekat guna tekan angka kematian bayi.

Pasien Rujukan Parimo Kini Tak Lagi Lunta-lunta di Makassar

Dinkes Parigi Moutong tambah kapasitas rumah singgah di Makassar jadi 12 kamar. Layanan kesehatan kini lebih humanis dengan bahasa daerah.

Bupati Parigi Moutong Ajak GBI Jadi Pelopor Kerukunan di Sulawesi Tengah

Pemerintah Sulawesi Tengah dan GBI perkuat sinergi lewat semangat Berani Harmoni dalam SMDK di Parigi untuk menjaga kerukunan umat beragama

TNI Masuk Desa, Parigi Moutong Fokus Bedah Rumah dan Air Bersih

Bupati Parigi Moutong buka TMMD ke-128 di Sausu. TNI fokus bedah rumah, akses air bersih, dan jalan desa guna percepat kesejahteraan warga.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;