Gemasulawesi - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggandeng TNI untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil melalui program TMMD ke-128. Kegiatan ini resmi dimulai di Lapangan Desa Sausu Trans pada Rabu, 22 Oktober 2026.
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mengejar ketertinggalan pembangunan desa.
"Program ini adalah bukti semangat gotong royong tetap menjadi kekuatan utama membangun daerah," ujar Erwin saat memimpin upacara.
Wilayah Parigi Moutong yang luas diakui menjadi tantangan tersendiri bagi pemerataan fasilitas publik. TMMD tahun ini difokuskan pada perbaikan rumah tidak layak huni dan penyediaan akses air bersih bagi warga.
Sekitar 150 personel TNI dikerahkan untuk bermukim dan bekerja bersama masyarakat selama satu bulan penuh. Selain fisik, para prajurit juga menyasar penguatan ketahanan pangan serta edukasi kesehatan di pedalaman.
Erwin menekankan bahwa keterlibatan militer sangat membantu efisiensi anggaran daerah dalam proyek fisik.
"Sinergi ini harus mampu mendorong kesejahteraan masyarakat secara langsung," tambah dia.
Usai seremoni, bupati menyerahkan bantuan gizi dari Baznas kepada sejumlah anak penderita stunting di Kecamatan Sausu. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata menekan angka ganguan pertumbuhan anak di wilayah tersebut.
Pemerintah daerah juga menghadirkan pasar murah dan layanan kesehatan gratis di lokasi pembukaan. Warga terlihat antusias menyerbu stan pelayanan karena akses medis yang biasanya cukup jauh dari pemukiman mereka.
Melalui TMMD ke-128, pembangunan jalan desa dan fasilitas MCK diharapkan rampung tepat waktu. Pihak TNI meminta dukungan penuh masyarakat agar target pengerjaan fisik bisa tercapai maksimal sebelum penutupan. (Bambang Istanto)
Baca Juga:
Parigi Moutong Siaga, BPBD Sebut Lima Kecamatan Udara Kabur, Selebihnya Hujan Ringan