Parigi Moutong, Gemasulawesi - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Taufik Borman, menerima desakan warga untuk memprioritaskan penataan Taman Tombolotutu dalam agenda pembangunan daerah.
Usulan ini mencuat di tengah banyaknya aspirasi mengenai perbaikan infrastruktur dasar pada Reses Masa Persidangan 2026 di Desa Tinombo, Selasa, 21 April 2026.
Masyarakat setempat berharap taman tersebut tidak sekadar menjadi ruang terbuka hijau, tetapi juga ikon sejarah pahlawan nasional.
Baca Juga:
Reses di Kayu Agung, Legislator Parigi Moutong Adnyana Wirawan Soroti Birokrasi Sertifikat Tanah
Penataan ini dianggap vital untuk menggerakkan ekonomi kreatif warga lokal di wilayah Kecamatan Tinombo.
"Penataan Taman Tombolotutu itu mendesak untuk memperkuat identitas kawasan sejarah pahlawan kita," ujar Taufik di hadapan warga.
Politisi Partai Golkar ini menilai revitalisasi tersebut dapat menjadi magnet baru bagi pertumbuhan usaha mikro di sana.
Selain masalah estetika kota, program bantuan Rumah Layak Huni (RLH) menjadi isu yang paling banyak disuarakan oleh konstituen.
Warga di pelosok desa menilai pemenuhan hunian tetap merupakan kebutuhan mendesak bagi kelompok masyarakat kurang mampu.
Taufik menegaskan bahwa setiap usulan pembangunan, termasuk bantuan perumahan, akan dikawal ketat hingga meja pembahasan anggaran.
Ia tidak ingin aspirasi warga hanya berakhir di atas kertas tanpa realisasi fisik yang nyata.
"Saya pastikan seluruh aspirasi ini telah tercatat untuk diperjuangkan dalam penyusunan APBD berikutnya," kata Taufik dengan nada optimis.
Ia menjanjikan pengawalan proposal agar tepat sasaran sesuai mekanisme yang berlaku.
Selain RLH, kerusakan infrastruktur jalan di Dusun 3 Desa Tinombo dan pengaspalan di Kampung Bugis juga menjadi poin krusial.
Warga mengadukan kondisi jalan yang memprihatinkan dan mengganggu mobilitas ekonomi harian mereka.
Ancaman abrasi di pesisir pantai turut diusulkan melalui pembangunan beronjong sepanjang 40 meter untuk melindungi pemukiman.
Sektor pertanian juga meminta pengadaan bibit mangga dan alpukat guna mendongkrak pendapatan petani di pegunungan.
Camat Tinombo dan sejumlah kepala desa hadir langsung menyaksikan penyampaian aspirasi yang berlangsung dinamis tersebut.
Baca Juga:
Arman Lawaha Pastikan Ambulans Gratis dan Kawal Aspirasi Traktor Petani di Sienjo
Para tokoh masyarakat berharap janji pimpinan legislatif ini segera terwujud pada tahun anggaran mendatang.
Penataan saluran irigasi pegunungan dan perbaikan deker menjadi daftar tambahan yang masuk dalam catatan reses kali ini.
Sinergi antara pembangunan fisik dan pemberdayaan ekonomi menjadi kunci harapan warga Parigi Moutong di masa depan.