Parigi Moutong, Gemasulawesi - Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, H. Sami, berjanji bakal memprioritaskan perbaikan rumah ibadah dan bantuan sektor pertanian lewat dana Pokok Pikiran (Pokir).
Komitmen ini mencuat saat legislator Fraksi Partai Demokrat itu menggelar reses di Balai Desa Jonokalora, Jumat pekan lalu.
Pengurus Masjid Al-Rahman dan Masjid Al-Asar melaporkan kondisi plafon bangunan yang mulai rusak dimakan usia.
Mereka mendesak adanya bantuan renovasi segera agar jemaah bisa beribadah dengan nyaman tanpa was-was atap roboh.
Baca Juga:
Legislator Mustakim Kono Tegaskan Tak Ada Penggusuran Warga di Proyek Smelter
"Terkait rehabilitasi masjid, saya siap membantu pengurusannya. Segera ajukan proposal resmi sebagai dasar administrasi," ujar H. Sami di hadapan warga.
Selain urusan batiniah, sektor ekonomi produktif juga menjadi sorotan utama dalam dialog tersebut. Kepala Desa Parigi Mpuu meminta pemerintah daerah memasok bibit durian unggul serta alat semprot elektrik bagi petani setempat.
Sami memastikan aspirasi itu akan ia kawal ketat dalam pembahasan anggaran legislasi mendatang.
Menurutnya, bantuan alat pertanian dan pupuk harus tepat sasaran agar tidak mubazir saat masa tanam tiba.
Masalah ketertiban lingkungan juga mewarnai pertemuan yang dihadiri tokoh adat dan ibu-ibu PKK tersebut.
Warga mengeluhkan ternak sapi yang dibiarkan berkeliaran bebas hingga memicu kotoran berserakan di jalanan desa.
Baca Juga:
Door to Door, Nurul Qiram Serap Aspirasi Alsintan hingga Rumah Ibadah di Ulatan
"Pemilik hewan ternak harus lebih bertanggung jawab. Jangan sampai peliharaan mengganggu aktivitas publik dan memicu masalah sosial," tegas Sami menyikapi usulan pembuatan pagar ternak.
Politikus ini juga meminta pengelola BUMDes untuk lebih jeli melihat peluang usaha di desa.
Ia berharap sinergi antara dana desa dan bantuan aspirasi dewan bisa menekan angka kemiskinan di Parigi Barat.
Agenda serap aspirasi masa persidangan tahun 2026 ini ditutup dengan penyerahan berkas usulan secara simbolis.
Sami berjanji akan membawa seluruh poin pembicaraan ke gedung parlemen untuk diperjuangkan dalam APBD.