Bupati Erwin Burase Pangkas Belanja Pegawai Saat Bicara Depan Anleg Parigi Moutong

Bupati Erwin Burase memangkas belanja operasional Parigi Moutong akibat proyeksi DAK pusat turun. Anggaran dialihkan untuk jalan dan irigasi

Parigi moutong, Gemasulawesi - Bupati Parigi Moutong Erwin Burase memangkas habis belanja operasional tidak produktif dalam rancangan anggaran tahun depan. Langkah berani ini diambil untuk menyelamatkan ruang fiskal daerah yang terancam penurunan proyeksi pendapatan dari pusat.

"Pemerintah daerah fokus mengoptimalkan belanja pegawai sesuai kebutuhan organisasi," kata Erwin Burase di hadapan anggota dewan, beberapa waktu lalu.

Penataan anggaran ini dilakukan agar program pembangunan fasilitas publik bisa menyentuh langsung kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga:
Gedung Perpustakaan Parigi Moutong Gagal Berfungsi, Dewan Desak Penegak Hukum Bertindak

Kebijakan eksekutif kini diarahkan berbasis hasil kinerja nyata. Efisiensi ini menjadi opsi mutlak di tengah belum masuknya target dana alokasi khusus dari pusat.

Digitalisasi pajak digenjot untuk memperluas ruang fiskal. Langkah strategis ini dipastikan tidak akan membebani para pelaku usaha kecil.

Sektor riil menjadi tumpuan utama kemandirian ekonomi. Optimalisasi terus berjalan demi mendongkrak pendapatan asli daerah secara berkelanjutan.

"Sektor pertanian, perikanan, serta pariwisata tetap menjadi prioritas utama kerja kami," ujar Erwin Burase saat menjelaskan arah kebijakan pembangunan. Belanja modal untuk infrastruktur dasar seperti jalan produksi dan jaringan irigasi juga akan dinaikkan secara bertahap.

Antisipasi bencana ikut mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Masalah pendangkalan sungai yang kerap memicu ancaman banjir segera disiapkan desain perencanaan fisiknya.

Baca Juga:
Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Fasilitas keamanan wilayah juga diperkuat secara beriringan. Tahap penyelesaian hibah lahan strategis untuk markas komando resort militer kini terus dipacu.

Sinergi dengan legislatif menjadi kunci utama penyusunan anggaran. Kerja sama kedua lembaga diharapkan melahirkan kebijakan keuangan daerah yang berpihak kepada publik.

"Kami berharap seluruh tahapan pembahasan anggaran berjalan lancar," ucap Erwin Burase di akhir sidang paripurna. Kesepakatan tepat waktu akan menjamin roda pemerintahan tahun anggaran mendatang berjalan tanpa hambatan.

Bagikan: