Telah Diteror Selama Beberapa Hari, Penembak Jitu Penjajah Israel Menembak Setiap Benda yang Bergerak di Sekitar RS Nasser

Ket. Foto: Penembak Jitu Penjajah Israel Dilaporkan Menembak Setiap Benda yang Bergerak di Sekitar RS Nasser
Ket. Foto: Penembak Jitu Penjajah Israel Dilaporkan Menembak Setiap Benda yang Bergerak di Sekitar RS Nasser Source: (Foto/X/@UNRWA)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, RS Nasser yang berada di sebelah selatan Khan Younis, Jalur Gaza. telah diteror selama beberapa hari terakhir ini.

Diketahui jika penembak jitu penjajah Israel telah menargetkan warga sipil yang berada di sekitar RS Nasser.

“Mereka menembaki setiap benda yang bergerak, membunuh para staf medis, pengungsi dan juga orang-orang yang mencoba untuk pergi ke RS Nasser untuk mendapatkan perawatan,” kata salah satu sumber yang tidak disebutkan namanya.

Baca Juga:
Penjajah Israel Terus Hambat Pengiriman Bantuan, Warga Palestina di Jalur Gaza Kini Terpaksa Makan Rumput

Dia menambahkan jika warga sipil dibunuh oleh penjajah Israel di gerbang rumah sakit.

“Mereka bahkan membunuh orang-orang yang berada di dalam kompleks RS Nasser,” ungkapnya.

Laporan menyampaikan jika sekitar 300 orang staf medis yang berada di RS Nasser kewalahan karena gelombang pasien yang tidak berhenti.

Baca Juga:
Lakukan Pertemuan di Gedung Putih, Jerman dan AS akan Membahas Mengenai Bagaimana Mendukung Penjajah Israel

“Mereka juga mengalami kelelahan,” ujarnya.

Dilaporkan jika terdapat sekitar 450 pasien yang terdapat di RS Nasser dan juga banyak orang yang terluka yang sedang menjalani perawatan di dalam rumah sakit.

“Yang paling buruk dari semua ini adalah sekitar 10.000 pengungsi yang tidak dapat pergi sejak invasi darurat dilakukan penjajah Israel di Khan Younis, berlindung di dalam fasilitas kesehatan tersebut,” paparnya.

Baca Juga:
Targetkan Pekerja Medis Palestina, Human Rights Watch Sebut Penjajah Israel Harus Diselidiki untuk Kejahatan Perang

Dia menegaskan jika hal tersebut dikarenakan tidak ada tempat yang lebih aman lagi untuk berlindung.

Di sisi lain, ketika agresi penjajah Israel semakin meluas di daerah Jalur Gaza bagian tengah, korban sipil meningkat di tengah pemboman rumah-rumah penduduk yang dilakukan penjajah Israel di kamp pengungsi Deir El-Balah dan Az-Zawayda.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Kanada, Melanie Joly, dikabarkan telah memperingatkan jika serangan yang direncanakan oleh penjajah Israel akan menyebabkan dampak yang buruk untuk orang-orang yang tidak bersalah.

Baca Juga:
Hindari Pecahnya Kekerasan, Penjajah Israel sedang Pertimbangkan Longgarkan Tindakan Pengendalian di Tepi Barat Jelang Ramadhan

“Kami sangat prihatin dengan laporan operasi militer penjajah Israel di Rafah yang akan membahayakan nyawa warga Palestina,” tuturnya dalam sebuah pernyataan yang diposting di media sosial X.

Joly melanjutkan jika itu juga akan membuat pengiriman bantuan kemanusiaan yang penting menjadi berbahaya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Tampung Banyak Pengungsi, UNICEF Sebut Eskalasi Pertempuran di Rafah Akan Tandai Perubahan yang Menghancurkan

UNICEF menyebutkan jika eskalasi pertempuran di Rafah akan menandai perubahan yang menghancurkan dalam perang Palestina yang masih berlanjut

Masih Perang, Pejuang Palestina Dilaporkan Terus Menyusup ke Wilayah yang Sebelumnya Telah Dibersihkan di Gaza Utara

Dikabarkan jika para pejuang Palestina terus menyusup ke daerah yang sebelumnya telah dibersihkan di Jalur Gaza sebelah utara.

Penjajah Israel Hancurkan Banyak Bangunan di Gaza, UNOCHA Sebut 12 Juta Ton Puing Reruntuhan Harus Dibersihkan

UNOCHA menyatakan akibat kehancuran yang ditimbulkan penjajah Israel, 12 juta ton puing reruntuhan di Jalur Gaza harus dibersihkan.

Sebut Banyak Kelaparan Terjadi di Gaza, Joe Biden Nyatakan Tindakan Penjajah Israel Telah Berlebihan

Presiden AS, Joe Biden, mengatakan jika tindakan yang dilakukan penjajah Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza telah berlebihan.

Serbu Sebelah Timur Nablus di Tepi Barat, 6 Warga Palestina Ditembak Pasukan Penjajah Israel

Dalam penyerbuan yang dilakukan di sebelah timur Nablus di Tepi Barat, 6 orang warga Palestina ditembak oleh pasukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;