Termasuk Pertempuran Jarak Dekat, Militer Penjajah Israel Klaim Telah Membunuh 10 Pejuang Palestina di Gaza Tengah

Ket. Foto: Militer Penjajah Israel Mengklaim Telah Membunuh 10 Pejuang Palestina di Jalur Gaza Tengah
Ket. Foto: Militer Penjajah Israel Mengklaim Telah Membunuh 10 Pejuang Palestina di Jalur Gaza Tengah Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Dilaporkan jika pasukan penjajah Israel telah bentrok dengan pejuang Palestina di seluruh Jalur Gaza bagian tengah, yang termasuk juga terlibat dalam pertempuran jarak dekat.

Militer penjajah Israel menyebutkan jika pertempuran tersebut menewaskan sedikitnya 10 pejuang di wilayah tersebut.

Dalam pernyataannya, militer penjajah Israel memaparkan jika pasukan penjajah Israel juga membunuh beberapa pejuang Palestina melalui tembakan tank dan penembak jitu di Khan Younis dalam 24 jam terakhir kemarin.

Baca Juga:
Pemimpin Senat AS Serukan Pemilu Baru, Duta Besar Penjajah Israel Tegaskan Sekutu Tidak Boleh Komentari Politik dalam Negeri

Diketahui jika serangan militer penjajah Israel di Jalur Gaza telah menewaskan puluhan warga sipil selama sehari terakhir kemarin, termasuk dengan setidaknya 20 pencari bantuan di Jalur Gaza utara yang ditembak oleh helikopter penjajah Israel.

Kantor media pemerintah di Gaza dilaporkan mengecam serangan yang dilakukan penjajah Israel terhadap warga Palestina yang menunggu bantuan di Gaza.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan jika setidaknya sekitar 20 jenazah dan 155 orang yang terluka tiba di RS Al Shifa di Jalur Gaza setelah insiden tersebut.

Baca Juga:
Susul Usulan Gencatan Senjata Baru Hamas, Kantor Perdana Menteri Penjajah Israel Sebut Akan Ada Pertemuan Kabinet

Kantor media pemerintah menyebutkan jika pasukan penjajah Israel menargetkan kumpulan warga saat mereka menunggu bantuan di Bundaran Kuwait di Gaza.

Di sisi lain, jemaah Palestina yang mencoba memasuki Masjid Al Aqsa di hari Jumat pertama bulan Ramadhan menyampaikan jika tentara penjajah Israel menolak mereka.

“Saya telah diusir beberapa kali dan setiap kali, mereka akan memeriksa dokumen kami seolah-olah kami adalah teroris,” kata salah seorang warga Palestina yang tidak ingin disebutkan namanya.

Baca Juga:
Sebut Ingin Berantas Hamas, Analis Ungkap Tujuan Utama Penjajah Israel Melakukan Perang Adalah Hukuman Kolektif

Dia menambahkan jika yang diinginkan warga Palestina adalah salat di Masjid Al Aqsa.

“Karena begitulah salat Jumat,” imbuhnya.

Warga Palestina lainnya yang tidak disebutkan namanya mengatakan jika jumlah tentara penjajah Israel lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah jamaah yang datang ke Masjid Al-Aqsa.

Baca Juga:
Karena Masalah Hak Asasi Manusia, Italia Tolak Permintaan Penjajah Israel untuk Mengekstradisi Warga Palestina

“Saya berusia 62 tahun dan saya menunjukkan kartu identitas saya, namun, akses saya ditolak, meskipun tentara penjajah Israel mengatakan jika warga Palestina yang berusia diatas 55 tahun dapat memasuki Masjid Al Aqsa tanpa izin,” terangnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Kekerasan Meningkat, AS Akan Jatuhkan Sanksi Baru untuk 2 Pos Terdepan Penjajah Israel di Tepi Barat

Amerika Serikat dilaporkan akan menjatuhkan sanksi baru untuk 2 pos terdepan penjajah Israel di Tepi Barat dan 2 pemukim penjajah Israel.

Peringatkan Harus Waspada, Norwegia Sarankan Perusahaan untuk Tidak Berurusan dengan Pemukiman Penjajah Israel

Pemerintah penjajah Israel menyarankan perusahaan-perusahaan Norwegia untuk tidak berurusan dengan pemukiman penjajah Israel.

Perang Masih Dilakukan, Kelompok Hak Pengungsi Palestina Salahkan Penjajah Israel Karena Sabotase Perundingan Gencatan Senjata

Kelompok hak-hak pengungsi Palestina dikabarkan menyalahkan penjajah Israel karena melakukan sabotase perundingan gencatan senjata.

Lakukan Sejumlah Serangan di Tepi Barat, Kemlu Palestina Tegaskan Itu Bukti Penjajah Israel Ingin Tingkatkan Ketegangan Selama Ramadhan

Kemlu Palestina menyatakan sejumlah serangan penjajah Israel di Tepi Barat bukti mereka ingin meningkatkan ketegangan selama Ramadhan.

Lakukan Serangan, Militer Penjajah Israel Klaim Membunuh 8 Pejuang Palestina di Jalur Gaza

Dalam keterangannya, militer penjajah Israel menyebutkan mereka telah membunuh 8 orang pejuang Palestina di Jalur Gaza.

Berita Terkini

wave

Jalan Mensung Tinombala Disebut Beri Kontribusi Pangkas Biaya Logistik Petani

Jalan Mensung Tinombala di Mepanga rampung dibangun dengan dana IJD Rp19,5 miliar untuk pangkas biaya logistik petani Parigi Moutong.

Kementerian Pendidikan Setujui 4 Program Prioritas Infrastruktur dan Mutu Guru Parigi Moutong

Kementerian Pendidikan setujui 4 program prioritas Parigi Moutong pada 1 Juli 2026 untuk rehabilitasi infrastruktur sekolah dan peningkatan

Bupati Erwin Burase Minta Aplikasi Pemda Parigi Moutong Diuji Siber

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperketat keamanan siber aplikasi mandiri untuk mencegah peretasan dan kebocoran data publik.

Bupati Erwin Burase Jamin Keberlanjutan Program Perlindungan Anak Parigi Moutong Pasca Kemitraan WVI Bersama Pemkab Berakhir

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menegaskan komitmen perlindungan anak dan perempuan tetap berjalan meski program Wahana Visi Indonesia

Dilantik Bupati Erwin Burase, Ketua PELTI Hestiwati L Nanga Genjot Pembinaan Tenis Usia Dini

Pengurus PELTI Parigi Moutong 2026–2030 resmi dilantik. Ketua Umum Hestiwati L Nanga siap bangun infrastruktur baru demi jaga tradisi emas.


See All
; ;