Lakukan Kekerasan, Pemukim Penjajah Israel Dikabarkan Mencabut 30 Pohon Zaitun di Kota Qarawat Bani Hassan, Tepi Barat

Ket. Foto: Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Mencabut 30 Pohon Zaitun di Kota Qarawat Bani Hassan, Tepi Barat
Ket. Foto: Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Mencabut 30 Pohon Zaitun di Kota Qarawat Bani Hassan, Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Dilaporkan jika pemukim penjajah Israel menumbangkan sekitar 30 pohon zaitun dan juga beberapa pohon almond yang berada di kota Qarawat Bani Hassan, yang terletak di sebelah barat Salfit, Tepi Barat.

Salah satu sumber lokal yang tidak disebutkan namanya mengatakan jika penjaga dari pemukiman ilegal penjajah Israel di dekatnya, Barkan, menumbangkan sejumlah pohon yang merupakan milik Theeb Mar’i, yang berada di daerah Wadi Al-Saber, di kota Qarawat Bani Hassan.

“Para pemukim penjajah Israel tersebut juga menghancurkan pagar yang mengelilingi 0,2 hektar tanah,” katanya.

Baca Juga:
Konfrontasi dengan Pemukim dan Pasukan Penjajah Israel, 5 Warga Palestina Dilaporkan Terluka di Ramallah Tepi Barat

Human Rights Watch menggambarkan Barkan sebagai pemukiman dan zona industri penjajah Israel dengan sekitar 120 pabrik yang mengekspor sekitar 80 persen barang mereka ke luar negeri.

“Dan yang menjadi latar belakangnya adalah Desa Qarawat Bani Hassan di Palestina,” ujar mereka.

Diketahui jika banyak petani Palestina yang dilarang memanen pohon zaitun mereka di Tepi Barat sejak perang dimulai pada tanggal 7 Oktober 2023.

Baca Juga:
Serangan Iran, Warga Penjajah Israel Dilaporkan Tidak Perlu Lagi Tinggal di Dekat Tempat Perlindungan Bom

Bulan Oktober dan November adalah waktu panen untuk buah zaitun, dimana panen tersebut memiliki waktu khusus untuk warga Palestina, yang menganggap panen tersebut sebagai acara nasional yang merayakan hubungan mereka dengan tanah tersebut.

Para petani Palestina akan memetik buah zaitun dengan keluarga besar dan juga teman-teman mereka.

Di sisi lain, lagu daerah akan menciptakan suasana meriah dan makanan juga akan dimasak dan dimakan di bawah pohon.

Baca Juga:
Puluhan Pemukim Penjajah Israel Menyerbu Sejumlah Desa, Seorang Warga Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan yang Dilakukan di Tepi Barat

Diketahui jika buah zaitun kemudian diperas untuk mengekstrak minyak zaitun dengan kualitas yang tergantung pada iklim dan juga tanah.

Namun, dengan perang yang berlangsung, para petani Palestina terpaksa meninggalkan rumah dan tanah mereka.

Salah satu warga Palestina yang bekerja sebagai petani, Samaher Abu Jameh, mengakui jika dia marah.

Baca Juga:
Sebut Akan Lakukan Segalanya yang Mereka Bisa, Sejumlah Legislator AS Dilaporkan Telah Nyatakan Dukungan terhadap Penjajah Israel

“Saya tidak dapat lagi merawat pohon-pohon tersebut,” akunya.

Samaher Abu Jameh menambahkan jika beberapa petani mencoba kembali ke tanah mereka, namun, menjadi sasaran pesawat tempur penjajah Israel.

“Kami mengalami penderitaan yang luar biasa sebagai petani karena perang ini sangat merugikan untuk kami,” paparnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Jika Memungkinkan untuk Dilakukan, AS Dilaporkan Akan Berusaha Mencegat Senjata yang Diluncurkan ke Penjajah Israel

Amerika Serikat akan mencegat senjata apapun yang diluncurkan penjajah Israel jika hal tersebut memungkinkan untuk dilakukan.

Tegaskan Pekerja Kemanusiaan Tidak Boleh Lagi Menjadi Target, Komjen UNRWA Serukan Penjajah Israel Izinkan Lebih Banyak Bantuan ke Gaza

Komisaris Jenderal UNRWA menyerukan penjajah Israel untuk mengizinkan lebih banyak bantuan masuk ke Jalur Gaza.

Salah Satunya Harus Diamputasi 3 Orang Jurnalis Dilaporkan Terluka dalam Serangan yang Dilakukan terhadap Kamp Pengungsi di Gaza Tengah

3 orang jurnalis terluka dalam serangan yang dilakukan penjajah Israel terhadap Kamp Nuseirat yang berada di Jalur Gaza tengah.

Mengenai Keanggotaan Palestina di PBB, AS Diperkirakan Kemungkinan Besar Akan Menggunakan Hak Veto Mereka Kembali

AS diprediksi kemungkinan besar akan menggunakan hak veto mereka kembali mengenai keanggotaan Palestina secara penuh di PBB.

Mendapat Tekanan, Sekretaris Pers Gedung Putih Sebut AS Akan Terus Mendorong Penjajah Israel untuk Meningkatkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Sekretaris Pers Gedung Putih menyampaikan jika AS akan terus mendorong penjajah Israel agar bantuan kemanusiaan ke Gaza lebih meningkat.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;