Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Melarang Adzan Jumat Disiarkan dari Menara Masjid Ibrahimi di Hebron

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Melarang Adzan Jumat Disiarkan dari Menara Masjid Ibrahimi di Tepi Barat
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Melarang Adzan Jumat Disiarkan dari Menara Masjid Ibrahimi di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan penjajah Israel melarang adzan Jumat disiarkan dari menara Masjid Ibrahimi di Hebron, Tepi Barat.

Pasukan penjajah Israel juga menghentikan warga Palestina mengakses Masjid Ibrahimi untuk salat Jumat pada hari Jumat tanggal 4 Oktober 2024, waktu Palestina.

Direktur Wakaf Hebron atau Wakaf Islam, Ghassan Al-Rajabi, menyampaikan kepada media bahwa pasukan pendudukan melarang adzan untuk salat Jumat disiarkan dan memaksa banyak jamaah untuk salat di luar di halaman.

Baca Juga:
Penjajah Israel Dilaporkan Menggunakan Bom Fosfor dalam Serangan terhadap Sebuah Gedung Apartemen di Lebanon

Ini menandai kali ke-23 berturut-turut adzan dilarang di masjid.

“Pasukan penjajah Israel yang ditempatkan di pos pemeriksaan militer dekat masjid tersebut melakukan penggeledahan terhadap warga dan juga dokumen identitas mereka,” katanya.

Sebelumnya, pada hari Kamis, tanggal 3 Oktober 2024, pasukan penjajah Israel menutup Masjid Ibrahimi dan juga mengintensifkan tindakan represif mereka terhadap penduduk Kota Tua.

Baca Juga:
Otoritas Penjajah Israel Membebaskan Jurnalis Palestina Setelah Menahannya selama 6 Bulan

Selain itu, mereka juga memblokir masuknya pegawai Kementerian Wakaf dan Urusan Agama dengan dalih hari raya Yahudi.

Pihak berwenang penjajah Israel menutup sepenuhnya Masjid Ibrahimi selama sepuluh hari setiap tahun dengan alasan hari libur keagamaan, yang secara efektif menolak hak jemaah Palestina untuk beribadah di situs Muslim itu.

Hamas diketahui mengecam penutupan Masjid Ibrahimi oleh penjajah Israel di Hebron yang diduduki hingga Minggu, tanggal 6 Oktober 2024 saat para pemukim di daerah itu merayakan hari raya Yahudi.

Baca Juga:
Ikon Intifada Palestina Tahun 2000 Dilaporkan Terbunuh dalam Serangan Penjajah Israel

Dalam sebuah pernyataan, Hamas mengatakan penodaan oleh para ekstremis Zionis terhadap Masjid Suci, sebuah ritual rutin yang dilakukan ketika mereka menari dan melakukan doa Yahudi di dalamnya, adalah sebuah kejahatan dan serangan terang-terangan terhadap sebuah masjid yang murni Islam.

“Pelanggaran terhadap kesucian dan desakan untuk membatasi hak umat Islam untuk menjalankan ritual keagamaan mereka di dalamnya,” ucap mereka.

Hamas menyatakan penutupan Masjid Ibrahimi yang berulang kali, pelarangan adzan Subuh di dalamnya, dan penerapan tindakan pembalasan terhadap penduduk sekitar, tidak lain adalah kebijakan Zionis terang-terangan yang menunjukkan ketidakpedulian mereka terhadap semua norma, hukum, dan peraturan internasional. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Dilaporkan Menggunakan Bom Fosfor dalam Serangan terhadap Sebuah Gedung Apartemen di Lebanon

Dalam serangannya terhadap sebuah gedung apartemen di Lebanon, penjajah Israel dikabarkan menggunakan bom fosfor.

Otoritas Penjajah Israel Membebaskan Jurnalis Palestina Setelah Menahannya selama 6 Bulan

Jurnalis Palestina, Asmaa Harish, dibebaskan oleh otoritas penjajah Israel setelah sebelumnya menahannya selama 6 bulan.

Ikon Intifada Palestina Tahun 2000 Dilaporkan Terbunuh dalam Serangan Penjajah Israel

Serangan penjajah Israel telah membunuh ikon Intifada Palestina tahun 2000 yang bernama Abdul Aziz Salha.

Penjualan Obat Penenang di Penjajah Israel Meningkat Sebesar 204 Persen Sejak 7 Oktober 2023

Penjualan obat penenang di penjajah Israel meningkat secara signifikan sejak bulan Oktober 2023 sebesar 204 persen.

Pasukan Penjajah Israel Menutup Beberapa Pos Pemeriksaan Militer untuk Menghalangi Pergerakan di Tepi Barat

Beberapa pos pemeriksaan militer ditutup oleh pasukan penjajah Israel untuk menghalangi pergerakan di Tepi Barat.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;