Aktivis Palestina Berusia 66 Tahun Terbunuh setelah Dipukuli Secara Brutal oleh Pasukan Penjajah Israel

Ket. Foto: Pria Palestina Berusia 66 Tahun Tewas setelah Dipukuli Brutal oleh Pasukan Penjajah Israel
Ket. Foto: Pria Palestina Berusia 66 Tahun Tewas setelah Dipukuli Brutal oleh Pasukan Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Ziad Abu Ehlayyel, yang merupakan aktivis Palestina berusia 66 tahun, terbunuh setelah dipukuli secara brutal oleh pasukan penjajah Israel selama penggerebekan di rumahnya di Dura, Tepi Barat, barat daya Hebron.

Sumber keamanan menyampaikan pasukan penjajah Israel menyerbu rumah Abu Ehlayyel dan menyerangnya dengan kasar hingga dia pingsan.

Meski dilarikan ke Rumah Sakit Dura, staf medis tidak dapat menyelamatkannya dan dia dinyatakan meninggal karena parahnya luka-luka yang dideritanya.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Memberlakukan Lockdown Menyeluruh di Tepi Barat pada Peringatan Pertama Operasi Banjir Al Aqsa

Diketahui jika Ziad Abu Ehlayyel adalah tokoh masyarakat yang dihormati yang telah menjadi sasaran beberapa serangan oleh pasukan penjajah Israel selama penggerebekan sebelumnya di kota itu.

Media membagikan rekaman video yang memperlihatkan Abu Ehlayyel berhadapan dengan tentara penjajah Israel memohon mereka berhenti menembaki anak-anak Palestina.

Dalam rekaman itu, dia terdengar berkata ‘Kami tidak ingin kalian menembaki siapa pun, kami tidak ingin kalian membunuh siapa pun; ini adalah proses damai, mengapa kalian terus menembaki mereka? Mengapa kalian tidak menghentikan para pemukim kalian untuk menyerang kami?.’

Baca Juga:
Perlawanan Irak Dilaporkan Meluncurkan Gelombang Baru Serangan terhadap Target Penjajah Israel

Ketegangan meningkat di Tepi Barat di tengah serangan brutal penjajah Israel di Jalur Gaza yang telah menewaskan lebih dari 41.ooo warga Palestina, yang sebagian besar adalah wanita dan juga anak-anak sejak tanggal 7 Oktober 2024 lalu.

Di sisi lain, Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Knesset kemarin menyetujui 2 rancangan undang-undang yang menghentikan kegiatan UNRWA di penjajah Israel, rancangan undang-undang itu menunggu persetujuan akhir sebelum disahkan menjadi undang-undang.

Media penjajah Israel menyampaikan RUU pertama menetapkan UNRWA tidak akan lagi diizinkan untuk mengoperasikan lembaga apa pun, menyediakan layanan apa pun atau melakukan aktivitas apa pun, baik secara langsung maupun tidak langsung di penjajah Israel.

Baca Juga:
Penjajah Israel Dilaporkan Finalisasikan Keputusan untuk Serang Iran

Yang kedua menyatakan perjanjian antara penjajah Israel dan UNRWA yang awalnya ditandatangani setelah Perang Enam Hari pada tahun 1967, berakhir hari ini atau setelah persetujuan akhir RUU itu oleh Knesset.

Perjanjian ini juga mencabut kekebalan dan hak-hak khusus yang sebelumnya diberikan kepada staf UNRWA. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Memberlakukan Lockdown Menyeluruh di Tepi Barat pada Peringatan Pertama Operasi Banjir Al Aqsa

Pasukan penjajah Israel dilaporkan menutup Tepi Barat dan Yerusalem Timur pada peringatan pertama Operasi Banjir Al Aqsa.

Perlawanan Irak Dilaporkan Meluncurkan Gelombang Baru Serangan terhadap Target Penjajah Israel

Gelombang baru serangan terhadap target penjajah Israel dikabarkan diluncurkan oleh Perlawanan Islam di Irak atau IRI.

Penjajah Israel Dilaporkan Finalisasikan Keputusan untuk Serang Iran

Penjajah Israel telah memutuskan untuk menyerang Iran susul serangan rudal yang terjadi pekan lalu di Tel Aviv, penjajah Israel.

Pemukim Penjajah Israel Menerbitkan Buku Anak-Anak dengan Klaim Lebanon Milik Penjajah Israel

Buku anak-anak dengan klaim Lebanon milik penjajah Israel yang berjudul Alon dan Lebanon diterbitkan oleh pemukim penjajah Israel.

Hizbullah Dilaporkan Telah Kehilangan Kontak dengan Salah Satu Pemimpin Senior Hashem Safieddine

Kontak antara Hizbullah dengan salah satu pemimpin senior mereka, Hashem Safieddine, dilaporkan terjadi, setelah serangan udara.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;