Penjajah Israel Dilaporkan Finalisasikan Keputusan untuk Serang Iran

Ket. Foto: Penjajah Israel Finalisasikan Keputusan untuk Menyerang Iran
Ket. Foto: Penjajah Israel Finalisasikan Keputusan untuk Menyerang Iran Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Media penjajah Israel melaporkan penjajah Israel finalisasikan keputusan untuk menyerang Iran atau penjajah Israel telah memutuskan untuk menyerang Iran menyusul serangan rudal minggu lalu di Tel Aviv.

Media penjajah Israel menyebutkan pembahasan mengenai metode dan waktu penyerangan masih berlangsung.

Menurut outlet media tersebut, target potensial dalam serangan yang direncanakan itu dapat mencakup fasilitas minyak dan gas penting, kompleks kepresidenan, dan markas besar pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dan Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC di Teheran.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Menerbitkan Buku Anak-Anak dengan Klaim Lebanon Milik Penjajah Israel

“Diskusi dalam lembaga keamanan penjajah Israel difokuskan pada koordinasi waktu dan metode terbaik untuk melancarkan serangan,” kata media itu.

Di sisi lain, pihak berwenang Lebanon menyerukan peningkatan tekanan pada penjajah Israel agar menghentikan serangannya terhadap sektor kesehatan di Lebanon di tengah serangan udara dan juga darat terhadap negara tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, ONS atau Ordo Perawat Lebanon menuduh penjajah Israel sengaja menargetkan rumah sakit, dokter, perawat, dan paramedis dalam pelanggaran terang-terangan terhadap hukum dan konvensi internasional.

Baca Juga:
Hizbullah Dilaporkan Telah Kehilangan Kontak dengan Salah Satu Pemimpin Senior Hashem Safieddine

“Masyarakat internasional, PBB, WHO, dan Dewan Perawat Internasional harus segera campur tangan untuk menekan penjajah Israel agar menetralisir sektor kesehatan dari perang yang menghancurkan ini,” ungkap mereka.

ONS memperingatkan tidak mungkin lagi untuk tetap berada di daerah panas untuk menyelamatkan yang terluka, karena nyawa para perawat dalam bahaya.

ONS diketahui merupakan satu-satunya badan resmi yang mewakili pekerjaan keperawatan di Lebanon.

Baca Juga:
11 Orang Dilaporkan Tewas dalam Serangkaian Serangan yang Dilakukan Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara

Penjajah Israel telah melancarkan serangan udara besar-besaran di Lebanon terhadap apa yang disebutnya target Hizbullah, menewaskan lebih dari 1.180 korban sejak 23 September 2024.

Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Lebanon.

Setidaknya 97 personel medis dan darurat tewas dan lebih dari 10 rumah sakit rusak akibat serangan itu.

Baca Juga:
Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel di Dekat Tripoli Lebanon Menewaskan Seorang Pejabat Hamas

Di sisi lain, Kementerian Dalam Negeri Gaza meminta warga sipil Palestina untuk mengabaikan perintah penjajah Israel untuk mengungsi dari daerah mereka dan bergerak ke selatan.

Dalam sebuah pernyataan klaim penjajah Israel tentang keberadaan zona aman di Gaza selatan adalah kebohongan karena penjajah Israel melakukan kejahatan dan pembantaian di semua wilayah kantong tersebut. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pemukim Penjajah Israel Menerbitkan Buku Anak-Anak dengan Klaim Lebanon Milik Penjajah Israel

Buku anak-anak dengan klaim Lebanon milik penjajah Israel yang berjudul Alon dan Lebanon diterbitkan oleh pemukim penjajah Israel.

Hizbullah Dilaporkan Telah Kehilangan Kontak dengan Salah Satu Pemimpin Senior Hashem Safieddine

Kontak antara Hizbullah dengan salah satu pemimpin senior mereka, Hashem Safieddine, dilaporkan terjadi, setelah serangan udara.

11 Orang Dilaporkan Tewas dalam Serangkaian Serangan yang Dilakukan Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara

Serangkaian serangan yang dilakukan penjajah Israel di Jalur Gaza utara, Palestina, menyebabkan 11 orang meninggal dunia.

Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel di Dekat Tripoli Lebanon Menewaskan Seorang Pejabat Hamas

Seorang pejabat Hamas dan keluarganya tewas dalam serangan pesawat tak berawak penjajah Israel di dekat Tripoli, Lebanon.

UNRWA Sebut Warga Palestina di Jalur Gaza Telah Hidup dalam Teror yang Tak Terbayangkan Selama Setahun

Disebutkan UNRWA bahwa warga Palestina di Jalur Gaza telah hidup dalam teror yang tak terbayangkan selama 1 tahun terakhir.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;