Penjajah Israel Dilaporkan sedang Pertimbangkan Peran untuk Mantan Pemimpin Fatah di Gaza setelah Perang Berakhir

Ket. Foto: Penjajah Israel sedang Mempertimbangkan Peran untuk Mantan Pemimpin Fatah di Jalur Gaza setelah Perang Berakhir
Ket. Foto: Penjajah Israel sedang Mempertimbangkan Peran untuk Mantan Pemimpin Fatah di Jalur Gaza setelah Perang Berakhir Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Penjajah Israel dilaporkan sedang mempertimbangkan peran untuk Mohammad Dahlan, yang merupakan mantan pemimpin gerakan Fatah Palestina, untuk memerintah Jalur Gaza setelah perang brutalnya di wilayah tersebut berakhir.

Mohammad Dahlan sebelumnya memimpin Pasukan Keamanan Preventif Otoritas Palestina di Jalur Gaza dan dianggap sebagai tokoh yang sangat berkuasa di daerah tersebut pada tahun 1990-an dan awal 2000-an.

Tetapi Mohammad Dahlan adalah musuh bebuyutan Hamas dan kehilangan seluruh kekuasaannya di Jalur Gaza saat kelompok Islam Palestina itu menguasai Jalur Gaza pada tahun 2007.

Baca Juga:
2 Warga Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan Penjajah Israel di Jenin

Dia diketahui telah tinggal selama 12 tahun terakhir dan saat ini menjadi penasehat Presiden Mohammed bin Zayed Al-Nahyan.

Dia baru-baru ini mengatakan kepada media dia menolak untuk menerima atau menjalankan peran keamanan, pemerintahan atau eksekutif apapun di Jalur Gaza.

Tetapi pejabat keamanan penjajah Israel dikabarkan masih mempertimbangkannya untuk posisi itu.

Baca Juga:
AS Dikabarkan Mengirimkan Sistem Anti Rudal Canggih ke Penjajah Israel

Hal ini tidak berarti dia harus kembali secara fisik ke Jalur Gaza. Dahlan pernah dianggap oleh penjajah Israel dan Amerika Serikat sebagai calon alternatif untuk mendiang pemimpin Palestina Yasser Arafat dan pejabat keamanan penjajah Israel yakin Dahlan akan dengan senang hati memanfaatkan kesempatan untuk memimpin rakyat Palestina.

Tetapi pejabat penjajah Israel juga telah menyatakan kekhawatirannya bahwa Dahlan, setelah dikalahkan oleh Hamas sebelumnya di Jalur Gaza dan kehilangan basis kekuatannya, tidak akan mampu menantang kelompok itu lagi dan akan dipaksa untuk mencapai kesepakatan dengan mereka.

“Penjajah Israel tidak akan menerima ini dalam kondisi apapun,” ucap media penjajah Israel.

Baca Juga:
Warga Palestina Terbakar Hidup-Hidup dalam Serangan Penjajah Israel terhadap RS Syuhada Al Aqsa

Di sisi lain, Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengatakan Benjamin Netanyahu tidak boleh lupa negaranya dibentuk berdasarkan keputusan PBB.

Macron yang menyerukan penghentian ekspor senjata ke penjajah Israel untuk digunakan di Jalur Gaza dan Lebanon memperingatkan ini bukan saatnya untuk mengabaikan keputusan PBB.

Menanggapi pernyataan Macron, kantor Netanyahu merilis pernyataan yang menyatakan penjajah Israel tidak didirikan lewat keputusan PBB tetapi setelah ‘Perang Kemerdekaan’. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

2 Warga Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan Penjajah Israel di Jenin

Serangan penjajah Israel yang dilakukan di Jenin dikabarkan menyebabkan 2 orang warga Palestina tewas.

AS Dikabarkan Mengirimkan Sistem Anti Rudal Canggih ke Penjajah Israel

Terus memberikan dukungan yang kuat, sistem anti rudal canggih dikirimkan oleh Amerika Serikat atau AS ke penjajah Israel.

Warga Palestina Terbakar Hidup-Hidup dalam Serangan Penjajah Israel terhadap RS Syuhada Al Aqsa

RS Syuhada Al Aqsa diserang, sejumlah warga Palestina tewas dan banyak di antara mereka yang terbakar hidup-hidup.

Penjajah Israel Mengebom dan Membunuh Anak-Anak Palestina yang sedang Bermain Sepak Bola di Gaza Utara

Anak-anak Palestina yang sedang bermain sepak bola di Jalur Gaza utara dibom dan dibunuh oleh pesawat nirawak penjajah Israel.

Menteri Keuangan Penjajah Israel Sebut Masa Depan Penjajah Israel Adalah Meluas ke Damaskus

Menteri Keuangan penjajah Israel, Bezalel Smotrich, menyampaikan masa depan penjajah Israel adalah meluas ke Damaskus.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;