Penjajah Israel Mengebom dan Membunuh Anak-Anak Palestina yang sedang Bermain Sepak Bola di Gaza Utara

Ket. Foto: Penjajah Israel Mengebom Anak-Anak Palestina yang sedang Bermain Sepak Bola di Kota Gaza
Ket. Foto: Penjajah Israel Mengebom Anak-Anak Palestina yang sedang Bermain Sepak Bola di Kota Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Serangan pesawat nirawak penjajah Israel baru saja menargetkan anak-anak yang sedang bermain sepak bola di Kamp Pengungsi al-Shati yang berada di sebelah barat Kota Gaza, Jalur Gaza utara.

Setidaknya 6 warga Palestina meninggal termasuk dengan 5 anak dan seorang wanita dalam serangan yang terjadi di tanggal 13 Oktober 2024, waktu Palestina.

Banyak warga Palestina yang terluka dibawa ke Rumah Sakit al-Ahli.

Baca Juga:
Menteri Keuangan Penjajah Israel Sebut Masa Depan Penjajah Israel Adalah Meluas ke Damaskus

Dilaporkan juga jika serangan udara, ledakan, dan quadcopter yang tidak henti-hentinya dilakukan oleh penjajah Israel.

“Kami berusaha menghubungi organisasi lokal dan internasional untuk menyelamatkan korban luka dari gedung-gedung yang dibom,” kata warga di Jalur Gaza utara.

Ditambahkan sangat sulit untuk pekerja Pertahanan Sipil Palestina untuk menjangkau mereka yang terjebak.

Baca Juga:
Penjajah Israel Hadapi Skenario Mematikan Jika Pelabuhan Haifa Jadi Sasaran Hizbullah

Setidaknya 400.000 warga Palestina terdampar di wilayah utara selama serangan penjajah Israel terbaru.

Mereka dikepung oleh pasukan penjajah Israel dan terus-menerus diserang setiap hari.

Militer penjajah Israel mengeluarkan perintah agar warga mengungsi, tetapi siapa saja yang mencoba bergerak akan menjadi sasaran dan ditembak.

Baca Juga:
Usai Jalani Operasi Besar, Begini Kondisi Terkini Bayi 19 Bulan di Malaysia yang Didiagnosis Kanker Ovarium

Orang-orang yang dapat meninggalkan rumah mereka diblokir oleh barikade karung pasir.

Telah 9 hari tanpa makanan, air, dan listrik. Warga memberitahu media bahwa ada banyak warga Palestina yang ditembak dan jasad mereka berserakan di jalan tanpa ada yang dapat memindahkan mereka.

Di dalam serangkaian serangan udara sebelum fajar pada hari Minggu, tanggal 13 Oktober 2024, waktu Palestina, pesawat tempur penjajah Israel menargetkan beberapa lokasi di Lebanon selatan, yang mengakibatkan kerusakan yang signifikan.

Baca Juga:
Viral! Bayi 19 Bulan Jalani Operasi Besar Usai Terdiagnosis Kanker Ovarium Stadium 3, Begini Kisahnya

Hal tersebut disampaikan oleh Kantor Berita Nasional Lebanon.

Sekitar pukul 03.45 dini hari, serangan udara menghancurkan masjid tua bersejarah di pusat kota Kfar Tibnit, menghancurkan bangunan itu sepenuhnya.

Sebelumnya, sekitar pukul 12.15 dini hari, serangan udara lainnya menargetkan gedung 3 lantai di sebelah stasiun Ghabris di jalan raya Zefta-Nabatieh, juga menghancurkannya.

Baca Juga:
Setidaknya 3 Orang Tewas dalam Serangan Rudal Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel di Gaza Tengah

Serangan tersebut menyebabkan jalan ditutup karena puing-puing dari gedung menghalangi akses.

Gedung yang sama sebelumnya pernah diserang dalam serangan udara seminggu sebelumnya, yang menyebabkan kerusakan sebagian. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Menteri Keuangan Penjajah Israel Sebut Masa Depan Penjajah Israel Adalah Meluas ke Damaskus

Menteri Keuangan penjajah Israel, Bezalel Smotrich, menyampaikan masa depan penjajah Israel adalah meluas ke Damaskus.

Penjajah Israel Hadapi Skenario Mematikan Jika Pelabuhan Haifa Jadi Sasaran Hizbullah

Skenario yang mematikan dilaporkan dihadapi oleh penjajah Israel jika pelabuhan Haifa menjadi sasaran Hizbullah.

Usai Jalani Operasi Besar, Begini Kondisi Terkini Bayi 19 Bulan di Malaysia yang Didiagnosis Kanker Ovarium

Setelah operasi besar, Daneen Auni Riksi kini menjalani kemoterapi. Ikuti perjalanan penyembuhannya di sini.

Viral! Bayi 19 Bulan Jalani Operasi Besar Usai Terdiagnosis Kanker Ovarium Stadium 3, Begini Kisahnya

Kisah haru bayi 19 bulan yang viral setelah didiagnosis kanker ovarium dan harus jalani operasi besar.

Setidaknya 3 Orang Tewas dalam Serangan Rudal Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel di Gaza Tengah

Dalam serangan rudal pesawat tak berawak penjajah Israel di Jalur Gaza tengah, setidaknya 3 orang dikabarkan meninggal.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;