Setidaknya 3 Orang Tewas dalam Serangan Rudal Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel di Gaza Tengah

Ket. Foto: 3 Orang Meninggal dalam Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza Tengah
Ket. Foto: 3 Orang Meninggal dalam Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza Tengah Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, setidaknya 3 orang tewas dalam serangan rudal pesawat tak berawak penjajah Israel terhadap sekelompok orang yang berkumpul di sekitar tangki air di kamp pengungsi Maghazi di Jalur Gaza tengah, Palestina.

Sumber-sumber menyampaikan korban yang tiba di RS Al-Aqsa terluka parah dan berlumuran darah.

“Anda harus membunuh kami semua akan atau memindahkan kami ke luar negeri,” kata seorang pria di lokasi kejadian kepada media.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Mengancam Akan Menyerang Ambulans di Lebanon Selatan

Dia menambahkan setiap hari, kesedihan atas kehilangan saudara, tetangga, dan orang-orang yang dicintai dirasakan.

“Kami tercekik, kami sekarat! Setiap hari kami berduka atas terbunuhnya seseorang yang baru,” ungkapnya.

Dia melanjutkan gadis-gadis terbunuh, anak-anak dicabik-cabik.

Baca Juga:
Kemenkes Gaza Sebut Penjajah Israel Mencegah WHO Mengevakuasi Anak-anak yang Sakit dari RS di Gaza Utara

“Mereka semua hilang. Akhiri perang ini, kita tidak tahan lagi,” ucapnya.

Di sisi lain, terdapat laporan bahwa pasukan infanteri tentara penjajah Israel yang menyerbu Kamp Pengungsi Shu’fat di Yerusalem Timur yang diduduki.

Diketahui bahwa sebagai sedikit konteks, kamp itu, yang digabungkan dengan lingkungan sekitar Anata, Ras Khamis, Ras Shhadeh, dan Dahiyat as-Salam, adalah rumah untuk sekitar 130.000 warga Palestina.

Baca Juga:
Ambulans Bulan Sabit Merah di Jalur Gaza Utara Dikabarkan Tidak Beroperasi Karena Kekurangan Bahan Bakar

Warga yang tinggal di sana dikelilingi sepenuhnya oleh Tembok Pemisah penjajah Israel dan hanya mempunyai 2 titik keluar dan masuk berupa pos pemeriksaan polisi perbatasan penjajah Israel yang dijaga secara permanen.

Sementara itu, pemerintah Nikaragua telah mengumumkan akan memutuskan hubungan diplomatik dengan penjajah Israel yang menambah isolasi negara tersebut di panggung global di tengah perang di Jalur Gaza.

Rosario Murillo, yang merupakan Wakil Presiden Nikaragua, mengumumkan langkah itu ke media pemerintah setelah Kongres meloloskan resolusi yang menyerukan tindakan setelah peringatan satu tahun perang Gaza pada tanggal 7 Oktober 2023.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Petani di Tepi Barat dan Merampas Hasil Panen Zaitun

Murillo, yang merupakan istri Presiden Daniel Ortega, menyampaikan suaminya memerintahkan pemerintah untuk memutus hubungan diplomatik dengan pemerintah penjajah Israel yang fasis dan melakukan genosida.

Pengumuman ini sebagian besar bersifat simbolis, karena penjajah Israel tidak mempunyai duta besar yang tinggal di ibu kota Nikaragua, Managua, dan hubungan antara kedua negara hampir tidak ada. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Mengancam Akan Menyerang Ambulans di Lebanon Selatan

Ambulans di Lebanon selatan diancama akan diserang oleh tentara penjajah Israel dengan tuduhan disalahgunakan oleh Hizbullah.

Kemenkes Gaza Sebut Penjajah Israel Mencegah WHO Mengevakuasi Anak-anak yang Sakit dari RS di Gaza Utara

Disebutkan Kementerian Kesehatan Gaza bahwa penjajah Israel mencegah WHO mengevakuasi anak yang sakit di Gaza utara.

Ambulans Bulan Sabit Merah di Jalur Gaza Utara Dikabarkan Tidak Beroperasi Karena Kekurangan Bahan Bakar

Ambulans milik Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina tidak beroperasi karena kekurangan bahan bakar akibat serangan.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Petani di Tepi Barat dan Merampas Hasil Panen Zaitun

Petani di Kafr Qaddum, Tepi Barat, diserang oleh pasukan penjajah Israel dan merampas hasil panen zaitun milik mereka.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon Selatan

Pasukan penjaga perdamaian PBB yang berada di Lebanon selatan diserang oleh pasukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;