Ambulans Bulan Sabit Merah di Jalur Gaza Utara Dikabarkan Tidak Beroperasi Karena Kekurangan Bahan Bakar

Ket. Foto: Karena Kekurangan Bahan Bakar, Ambulans Bulan Sabit Merah Palestina Tidak Beroperasi
Ket. Foto: Karena Kekurangan Bahan Bakar, Ambulans Bulan Sabit Merah Palestina Tidak Beroperasi Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina menyampaikan semua ambulansnya di Jalur Gaza utara terpaksa berhenti karena kekurangan bahan bakar akibat serangan dan pengepungan tentara penjajah Israel selama 6 hari berturut-turut.

Raed Al-Nems, yang merupakan juru bicara Bulan Sabit Merah Palestina di Jalur Gaza, menyatakan 6 ambulans tidak dapat beroperasi sama sekali karena kekurangan bahan bakar karena pendudukan penjajah Israel mencegah masuknya bahan bakar ke Jalur Gaza utara.

Raed Al-Nems mengatakan penghentian ambulasn melumpuhkan penyediaan layanan ambulans kepada pasien dan orang-orang yang terluka di Jalur Gaza utara.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Petani di Tepi Barat dan Merampas Hasil Panen Zaitun

“Situasi kemanusiaan dengan cepat memburuk karena berlanjutnya pengepungan penjajah Israel,” katanya mengomentari situasi di Jalur Gaza utara.

Dia menambahkan pengepungan ini mencegah datangnya pasokan kemanusiaan, medis, dan bantuan dasar ke Jalur Gaza utara.

Dia mencatat Bulan Sabit Merah sedang berkomunikasi dengan badan-badan PBB, termasuk WHO, dalam upaya untuk membawa bantuan medis dan pemulihan ke Jalur Gaza utara mengingat situasi yang sangat kritis akibat kekurangan bahan bakar dan pasokan medis penting.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon Selatan

Di sisi lain, seorang pejabat WHO telah memperingatkan potensi wabah penyakit di Lebanon karena penutupan rumah sakit dan kepadatan di tempat penampungan pengungsi, di tengah meningkatnya serangan penjajah Israel terhadap negara tersebut.

Ian Clarke, yang merupakan wakil manajer insiden WHO untuk Lebanon, berbicara dalam jumpa pers di Jenewa, Swiss, melalui tautan video dari Beirut, mengatakan situasi dengan risiko wabah penyakit yang jauh lebih tinggi dihadapi, seperti diare berair akutt, hepatitis A, dan sejumlah penyakit yang dapat dicegah vaksin.

Menurutnya, alasan utama meningkatnya risiko penyebaran penyakit adalah kenyataan rumah sakit di seluruh Lebanon semakin terpaksa ditutup karena petugas medis telah melarikan diri dari pemboman penjajah Israel atau diminta oleh otoritas Lebanon untuk mengungsi.

Baca Juga:
3 Mayor Tentara Penjajah Israel Tewas dalam Bentrokan dengan Pejuang Palestina di Gaza Utara

Meningkatnya risiko wabah penyakit dan krisis kesehatan yang dilaporkan adalah ancaman terbaru yang mungkin dihadapi penduduk Lebanon di tengah invasi darat penjajah Israel dan pemboman yang terus berlanjut di sejumlah wilayah di Lebanon, yang tidak hanya merusak infrastruktur negara tetapi juga sistem perawatan kesehatannya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Petani di Tepi Barat dan Merampas Hasil Panen Zaitun

Petani di Kafr Qaddum, Tepi Barat, diserang oleh pasukan penjajah Israel dan merampas hasil panen zaitun milik mereka.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon Selatan

Pasukan penjaga perdamaian PBB yang berada di Lebanon selatan diserang oleh pasukan penjajah Israel.

3 Mayor Tentara Penjajah Israel Tewas dalam Bentrokan dengan Pejuang Palestina di Gaza Utara

Dalam bentrokan dengan para pejuang Palestina di Jalur Gaza utara, 3 mayor tentara penjajah Israel dikabarkan tewas.

Penjajah Israel Akan Menyita Tanah Tempat Kantor Pusat UNRWA di Yerusalem Timur untuk Bangun Perumahan Pemukim

Tanah tempat kantor pusat UNRWA di Yerusalem Timur akan disita oleh penjajah Israel untuk membangun perumahan pemukim.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu dan Menghancurkan 2 Kolam Penampungan Air di Jenin

2 kolam penampungan air yang ada di Desa Jalameh, di Jenin, diserbu dan dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal


See All
; ;