Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Mengancam Akan Menyerang Ambulans di Lebanon Selatan

Ket. Foto: Ambulans di Lebanon Selatan Diancam Akan Diserang oleh Tentara Penjajah Israel
Ket. Foto: Ambulans di Lebanon Selatan Diancam Akan Diserang oleh Tentara Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Tentara penjajah Israel mengancam akan menyerang ambulans di Lebanon selatan dengan tuduhan bahwa ambulans itu disalahgunakan oleh Hizbullah dan juga memerintahkan lebih banyak desa untuk dievakuasi.

Peringatan tersebut muncul setelah pasukan penjajah Israel menyerang posisi UNIFIL yang melukai pasukan penjaga perdamaian.

Juru bicara militer penjajah Israel, Avichay Adraee, pada hari Sabtu, tanggal 12 Oktober 2024, menuduh bahwa elemen Hizbullah menggunakan ambulans untuk mengangkut pejuang dan senjata.

Baca Juga:
Kemenkes Gaza Sebut Penjajah Israel Mencegah WHO Mengevakuasi Anak-anak yang Sakit dari RS di Gaza Utara

Dia tidak memberikan bukti apa pun atas tuduhannya.

“Kami meminta tim medis untuk menghindari kontak dengan anggota Hizbullah dan tidak bekerja sama dengan mereka,” katanya.

Dia menambahkan militer penjajah Israel menegaskan tindakan yang dibutuhkan akan diambil terhadap kendaraan apa pun yang mengangkut orang bersenjata, apa saja jenisnya.

Baca Juga:
Ambulans Bulan Sabit Merah di Jalur Gaza Utara Dikabarkan Tidak Beroperasi Karena Kekurangan Bahan Bakar

Dia juga memperingatkan penduduk Lebanon selatan untuk tidak kembali ke rumah mereka karena pasukan penjajah Israel terus memerangi pejuang Hizbullah di daerah itu.

“Demi keselamatan Anda sendiri, jangan kembali ke rumah sampai ada pemberitahuan yang lebih lanjut. Jangan pergi ke selatan, siapa saja yang pergi ke selatan dapat membahayakan nyawanya,” pungkasnya.

Menurut pernyataan yang dirilis pada hari Sabtu, tanggal 12 Oktober 2024, militer penjajah Israel juga memerintahkan penduduk 23 desa di Lebanon selatan untuk mengungsi ke daerah utara Sungai Awali.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Petani di Tepi Barat dan Merampas Hasil Panen Zaitun

Militer penjajah Israel sebelumnya telah menargetkan ambulans di Jalur Gaza dengan menyatakan Hamas menggunakannya untuk mengangkut pejuang dan juga senjata.

Pembenaran yang sama kini diterapkan di Lebanon selatan saat penjajah Israel meningkatkan operasinya terhadap target-target Hizbullah.

Penjajah Israel telah melancarkan serangan udara besar-besaran di seluruh Lebanon terhadap apa yang diklaimnya sebagai target Hizbullah sejak tanggal 23 September 2024 dan menyebabkan sedikitnya 1.411 orang, melukai lebih dari 3.970 lainnya dan membuat lebih dari 1,34 juta penduduk mengungsi.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon Selatan

Kampanye udara itu adalah eskalasi dari perang lintas perbatasan selama setahun antara penjajah Israel dan Hizbullah sejak dimulainya serangannya di Jalur Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Kemenkes Gaza Sebut Penjajah Israel Mencegah WHO Mengevakuasi Anak-anak yang Sakit dari RS di Gaza Utara

Disebutkan Kementerian Kesehatan Gaza bahwa penjajah Israel mencegah WHO mengevakuasi anak yang sakit di Gaza utara.

Ambulans Bulan Sabit Merah di Jalur Gaza Utara Dikabarkan Tidak Beroperasi Karena Kekurangan Bahan Bakar

Ambulans milik Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina tidak beroperasi karena kekurangan bahan bakar akibat serangan.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Petani di Tepi Barat dan Merampas Hasil Panen Zaitun

Petani di Kafr Qaddum, Tepi Barat, diserang oleh pasukan penjajah Israel dan merampas hasil panen zaitun milik mereka.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon Selatan

Pasukan penjaga perdamaian PBB yang berada di Lebanon selatan diserang oleh pasukan penjajah Israel.

3 Mayor Tentara Penjajah Israel Tewas dalam Bentrokan dengan Pejuang Palestina di Gaza Utara

Dalam bentrokan dengan para pejuang Palestina di Jalur Gaza utara, 3 mayor tentara penjajah Israel dikabarkan tewas.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;