Pemukim Penjajah Israel Membakar 20 Mobil selama Serangan terhadap Properti Palestina di Pinggiran Ramallah

Ket. Foto: Pemukim Yahudi Melakukan Pembakaran terhadap 20 Mobil di Pinggiran Ramallah
Ket. Foto: Pemukim Yahudi Melakukan Pembakaran terhadap 20 Mobil di Pinggiran Ramallah Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Warga mengatakan pemukim Yahudi penjajah Isarel membakar 20 mobil selama serangan terhadap properti Palestina di pinggiran Ramallah, Tepi Barat yang diduduki pada tanggal 4 November 2024.

Penduduk menyampaikan sekitar selusin penyerang, bertopeng, dan membawa bom bensin, menargetkan daerah Al-Bireh, yang berbatasan dengan Ramallah, sekitar pukul 3 pagi waktu Palestina, membakar mobil-mobil dalam hitungan menit.

Warga Ihab Al-Zaben menyatakan dia berteriak kepada para pemukim tetapi mereka tetap membakar kendaraan.

Baca Juga:
Otopsi Mengungkap Yahya Sinwar Tidak Makan selama 3 Hari sebelum Pembunuhannya

“Saat kami turun untuk mencoba memadamkan api, mereka mulai menembaki kami,” ujarnya.

Fasad bangunan perumahan menjadi hitam akibat kebakaran yang terjadi pada mobil-mobil yang diparkir di luar.

Kepolisian penjajah Israel dan badan keamanan Shin Bet menyampaikan mereka telah meluncurkan penyelidikan tetapi sebagian besar penyelidikan terhadap warga Palestina berakhir tanpa ada warga penjajah Israel yang ditangkap atau ditegur.

Baca Juga:
Salah Satu Tempat Penampungan di Gaza Selatan Telah Membuka Sekolah Lapangan Pertama

Otoritas Palestina, yang berpusat di Ramallah,Tepi Barat, mengutuk serangan brutal oleh milisi pemukim.

Kementerian Luar Negerinya menyerukan sanksi komprehensif yang menargetkan seluruh sistem kolonial pemukim.

“Serangan itu adalah eskalasi oleh para pemukim dan membutuhkan peningkatan konfrontasi dan penanggulangan kejahatan ini,” kata pejabat Hamas, Abdul Rahman Shadid.

Baca Juga:
Kepala Staf Tentara Penjajah Israel Memberikan Lebih Banyak Tekanan kepada Netanyahu untuk Mencapai Gencatan Senjata

Dalam wawancara dengan media pekan lalu, seorang pemimpin komunitas pemukim menyebutkan keyakinannya bahwa Donald Trump jika memenangkan Pemilu AS akan mencabut apa yang dianggap para pemukim sanksi tidak sah yang dijatuhkan atas serangan terhadap warga Palestina.

Semua pemukiman dan pos-pos pemukim adalah ilegal menurut hukum internasional.

Di sisi lain, sekelompok akademisi, intelektual, pembela hak asasi manusia, dan perwakilan dari media dan organisasi masyarakat sipil berkumpul di London pekan lalu untuk meluncurkan ‘Pengadilan Gaza’ yang simbolis, sebuah inisiatif independen yang berfungsi sebagai pengadilan kemanusiaan dan juga hati nurani.

Baca Juga:
Lebih dari 50 Ribu Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Gagal Merebut 1 Desa pun di Lebanon Selatan

Pengadilan Gaza, yang diselenggarakan selama 2 hari untuk pertemuan persiapan awal di London, mempertemukan sekitar 100 peserta. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Otopsi Mengungkap Yahya Sinwar Tidak Makan selama 3 Hari sebelum Pembunuhannya

Otopsi yang dilakukan oleh penjajah Israel mengungkapkan bahwa Yahya Sinwar tidak makan selama 3 hari sebelum pembunuhannya.

Salah Satu Tempat Penampungan di Gaza Selatan Telah Membuka Sekolah Lapangan Pertama

Sekolah lapangan pertama dikabarkan dibuka oleh salah satu tempat penampungan di Jalur Gaza, Palestina, bagian selatan.

Kepala Staf Tentara Penjajah Israel Memberikan Lebih Banyak Tekanan kepada Netanyahu untuk Mencapai Gencatan Senjata

Kepala staf tentara penjajah Israel lebih menekan Benjamin Netanyahu untuk memcapai kesepakatan gencatan senjata.

Lebih dari 50 Ribu Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Gagal Merebut 1 Desa pun di Lebanon Selatan

1 desa pun di Lebanon selatan gagal direbut oleh pasukan penjajah Israel meski telah mengerahkan lebih dari 50.000 tentara.

4 Anak Palestina Terluka dalam Serangan Penjajah Israel terhadap Pusat Vaksinasi Polio di Jalur Gaza

Pusat vaksinasi polio di Jalur Gaza bagian utara diserang penjajah Israel dan menyebabkan 4 orang anak Palestina terluka.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;