Otoritas Penjajah Israel Menolak untuk Menyerahkan Seluruh Bagian Masjid Ibrahimi di Hebron

Ket. Foto: Otoritas Penjajah Israel Dilaporkan Menolak untuk Menyerahkan Seluruh Bagian Masjid Ibrahimi
Ket. Foto: Otoritas Penjajah Israel Dilaporkan Menolak untuk Menyerahkan Seluruh Bagian Masjid Ibrahimi Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina telah mengumumkan bahwa otoritas penjajah Israel telah menolak untuk menyerahkan seluruh bagian Masjid Ibrahimi di Hebron kepada Kementerian sebagaimana kebiasaan pada hari Jumat selama bulan suci Ramadan.

Dalam pernyataan yang dirilis hari Jumat, tanggal 7 Maret 2025 waktu setempat, Kementerian menyebut tindakan itu sebagai langkah yang ‘berbahaya dan belum pernah terjadi sebelumnya’, terutama mengingat waktunya selama bulan suci Ramadan.

“Ini adalah bagian dari rencana sistematis untuk menghalangi pembukaan penuh aula dan halaman masjid bagi jemaah Muslim,” ujar mereka.

Menurut Kementerian, prosedur tradisional untuk Jumat pertama Ramadan melibatkan Direktur Kementerian dan pengurus yang menerima tanggung jawab penuh atas masjid, mempersiapkan pembukaan sepenuhnya untuk jemaah Muslim.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Berlakukan Pembatasan Ketat terhadap Masuknya Jemaah Palestina ke Masjid Al Aqsa

Tetapi tahun ini para pejabat terkejut ketika otoritas penjajah Israel mencegah akses ke area Gerbang Timur yang diperuntukkan bagi jemaah wanita selama salat Jumat.

Perkembangan ini menandai penyimpangan signifikan dari praktik sebelumnya, di mana masjid akan sepenuhnya dapat diakses oleh semua Muslim pada hari Jumat di bulan Ramadan.

Dalam kesempatan itu, Kementerian menyatakan kekhawatirannya bahwa jika disetujui, langkah ini akan menyebabkan perubahan permanen dalam kendali atas masjid dengan pembatasan baru yang diberlakukan secara bertahap yang akan semakin memperkuat upaya otoritas penjajah Israel untuk mengambil alih kendali penuh atas situs itu.

Kementerian lebih lanjut menekankan bahwa tindakan ini tampaknya ditujukan untuk menenangkan kelompok pemukim yang menentang pembukaan penuh masjid untuk jemaah Muslim.

Baca Juga:
Seorang Pemuda Palestina Terluka setelah Diserang secara Brutal oleh Tentara Penjajah Israel di Selatan Yerusalem

Ada kekhawatiran yang berkembang bahwa upaya ini adalah bagian dari strategi ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk mengubah seluruh masjid menjadi sinagog untuk ibadah Yahudi.

Sejak awal bulan Ramadan, pasukan penjajah Israel juga telah membatasi akses ke masjid bagi warga Palestina di bawah usia 25 tahun. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Berlakukan Pembatasan Ketat terhadap Masuknya Jemaah Palestina ke Masjid Al Aqsa

Pasukan penjajah Israel dilaporkan membatasi akses jemaah Palestina yang datang dari Tepi Barat, Palestina, ke Masjid Al Aqsa.

Seorang Pemuda Palestina Terluka setelah Diserang secara Brutal oleh Tentara Penjajah Israel di Selatan Yerusalem

Setelah diserang secara brutal oleh tentara penjajah Israel di selatan Yerusalem, seorang pemuda Palestina dilaporkan terluka.

Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan Bangunan Perumahan dan Pertanian di Selatan Nablus

Bangunan perumahan dan pertanian di selatan Nablus diketahui mulai dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel dengan buldozer.

Rabi Ekstremis Penjajah Israel Dilaporkan Pimpin Penyerbuan ke Masjid Al Aqsa

Terjadi penyerbuan yang dipimpin oleh rabi ekstremis penjajah Israel, Yehuda Glick, ke Masjid Al Aqsa yang terletak di Palestina.

Penjajah Israel Menutup Pintu Masuk Utama ke Desa Marah Rabah di Selatan Betlehem

Pintu masuk utama ke Desa Marah Rabah di selatan Betlehem ditutup oleh penjajah Israel dengan menggunakan gerbang besi.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;