Pemukim Penjajah Israel Melepaskan Ternak ke Ladang Pertanian Palestina di Beberapa Wilayah Masafer Yatta

Ket. Foto: Pemukim Penjajah Israel Melepaskan Ternak ke Ladang di Beberapa Wilayah Masafer Yatta
Ket. Foto: Pemukim Penjajah Israel Melepaskan Ternak ke Ladang di Beberapa Wilayah Masafer Yatta Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pemukim penjajah Israel pada hari Sabtu, tanggal 5 April 2025 waktu setempat, melepaskan ternak mereka ke ladang pertanian Palestina di beberapa wilayah Masafer Yatta yang terletak di selatan Hebron.

Osama Makhamreh, aktivis media, menyampaikan sekelompok penjajah Israel melepaskan ternaknya di dekat rumah warga di Maghayer al-Ubaid, Shaab al-Batm, dan Khirbet al-Halawa di Masafer Yatta.

Para penjajah Israel juga melepaskan sejumlah besar ternak mereka ke tanaman pertanian warga di daerah al-Dirah yang terletak di antara Abu Shaban dan Wadi al-Jawaya di Masafer Yatta.

“Masafer Yatta menghadapi kolonisasi pastoral yang paling berbahaya, termasuk perampasan padang rumput dan penghancuran tanaman pertanian,” katanya.

Baca Juga:
Anak-Anak Palestina Menderita Kerugian Besar Akibat Agresi Penjajah Israel yang Tidak Kunjung Berhenti di Gaza

Dia juga melanjutkan bahwa serangan terhadap ternak dan serangan terhadap properti dan rumah warga dilakukan dengan tujuan memaksa mereka pindah demi keuntungan ekspansi kolonial.

Di sisi lain, dalam pernyataan yang dirilis di Telegram, Hamas menuntut penuntutan penjajah Israel dan para pemimpinnya atas kematian ribuan anak Palestina dalam perang penjajah Israel di Jalur Gaza.

Hari Anak Palestina, yang diprakarsai oleh mantan pemimpin Palestina Yasser Arafat, diperingati setiap tahun pada tanggal 5 April.

Hamas mengatakan sejak dimulainya agresi di Jalur Gaza, sekitar 19.000 anak telah menjadi martir dan sekitar 39.000 telah kehilangan salah satu atau kedua orang tua mereka.

Baca Juga:
3 Warga Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Timur Kota Gaza

Angka-angka ini mencerminkan angka yang dipublikasikan oleh Kementerian Kesehatan Gaza.

Menurut Hamas, kekebalan hukum mendorong pendudukan untuk meningkatkan kejahatannya terhadap anak-anak Palestina, di tengah tidak adanya tindakan internasional.

“Kami menyerukan kepada organisasi-organisasi HAM untuk memikul tanggung jawab mereka dalam mengungkap kejahatan pendudukan penjajah Israel dan bekerja keras untuk melindungi anak-anak Palestina,” ujar mereka.

Di sisi lain, juru bicara militer Brigade Al-Qassam, Abu Obeida, mengatakan setengah dari tawanan penjajah Israel saat ini berada di daerah yang telah ditandai oleh perintah evakuasi penjajah Israel. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Anak-Anak Palestina Menderita Kerugian Besar Akibat Agresi Penjajah Israel yang Tidak Kunjung Berhenti di Gaza

Kerugian besar diderita oleh anak-anak Palestina akibat agresi penjajah Israel yang tidak kunjung berhenti di Jalur Gaza, Palestina.

3 Warga Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Timur Kota Gaza

Serangan udara di timur Kota Gaza menewaskan 3 warga Palestina dalam serangan yang menargetkan warga sipil di daerah tersebut.

Pasukan Penjajah Israel Mencegah Seorang Penggembala Palestina Menggembalakan Ternaknya di Selatan Hebron

Seorang penggembala Palestina dicegah oleh pasukan penjajah Israel untuk menggembalakan ternaknya di selatan Hebron.

Militer Pendudukan Penjajah Israel Dilaporkan Memperluas Serangan Daratnya di Jalur Gaza Utara

Serangan darat di Jalur Gaza utara diperluas oleh militer penjajah Israel pada hari Jumat pagi, maju ke lingkungan Shujaiyya.

Seorang Remaja Palestina Ditembak oleh Pasukan Penjajah Israel di Sebelah Barat Bethlehem

Pasukan penjajah Israel menembak seorang remaja Palestina di dekat Desa Husan yang terletak di sebelah barat Bethlehem.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Dilan ITB 1997, Kelanjutan Kisah Dilan, Kali Ini sebagai Mahasiswa, dengan Konflik yang Lebih Rumit

Film Dilan ITB 1997 adalah kelanjutan dari kisah Dilan, di mana sang tokoh utama menghadapi konflik yang lebih rumit

Akhirnya Tampil di Bioskop Indonesia, Inilah Sinopsis Crocodile Tears, Film yang Tayang di Festival Film Internasional Toronto 202

Film Crocodile Tears yang tayang di Festival Film Internasional Toronto 2024 akhirnya akan tayang di bioskop Indonesia, berikut sinopsisnya

Hanya Karena Talang Jumbo Besi Tidak Dihadirkan, Kejari Parigi Moutong Tolak Pelimpahan Tahap II Kasus PETI Karya Mandiri

Penegakan hukum terhadap Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Karya Mandiri, Parigi Moutong, menemui jalan buntu karena talang jumbo

Jadi Tontonan Keluarga di Hari Lebaran, Inilah Sinopsis Pelangi di Mars, Film Hybrid Animasi dan Live Action Pertama Indonesia

Pelangi di Mars adalah film hybrid yang menggabungkan animasi dan pemeran manusia, mengangkat isu kerusakan lingkungan

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional


See All
; ;