Tentara Penjajah Israel Terus Memindahkan Paksa Ribuan Warga Palestina dari Wilayah Utara Jalur Gaza

Ket. Foto: Tentara Pendudukan Penjajah Israel Terus Memindahkan Paksa Warga Palestina dari Utara Gaza
Ket. Foto: Tentara Pendudukan Penjajah Israel Terus Memindahkan Paksa Warga Palestina dari Utara Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Tentara pendudukan penjajah Israel terus memindahkan secara paksa ribuan warga sipil Palestina di banyak wilayah Jalur Gaza ke wilayah lain, kali ini dari wilayah di Jalur Gaza utara, di tengah pembongkaran rumah, pembantaian, dan kelaparan yang dialami hampir 2 juta orang.

Dalam sebuah unggahan di media sosial, pendudukan penjajah Israel meminta ‘mereka yang berada di lingkungan Al-Karama, Abd al-Rahman, dan Al-Nahda, serta Kamp Jabalia, di blok 975, 979, 980, 982, 983, dan 1814’, untuk mengungsi dan menuju ke selatan.

“Ke tempat perlindungan yang terkenal di Kota Gaza karena tidak ada tempat yang aman di Jalur Gaza,” ujar mereka.

Di sisi lain, Dewan Menteri menegaskan kembali seruannnya kepada masyarakat internasional untuk menegakkan hukum internasional untuk melindungi rakyat Palestina dan menghentikan kebijakan hukuman kolektif, khususnya genosida yang sedang berlangsung di Jalur Gaza dan meningkatnya jumlah kematian akibat kelaparan.

Baca Juga:
2 Warga Palestina Menderita Luka-Luka dalam Serangan Penjajah Israel di Desa Osarin Selatan Kota Nablus

Diketahui kelaparan tersebut disebabkan oleh penutupan penyeberangan Gaza oleh pendudukan dan penolakan masuknya bantuan.

Hal ini bertepatan dengan meluasnya agresi terhadap rakyat Palestina di berbagai wilayah, khususnya operasi pembongkaran yang terus berlangsung di kamp Tulkarm dan Jenin, serta meluasnya agresi, sabotase, dan serangan terhadap properti warga di Nablus sejak fajar kemarin.

Dalam sesi mingguan, Dewan juga mengarahkan Kementerian Luar Negeri, dengan seluruh misi dan stafnya, untuk mengintensifkan upaya internasionalnya untuk menekan pendudukan dan para penjajahnya agar menghentikan kejahatan mereka.

Hal ini terjadi pada saat upaya diplomatik Palestina di bawah arahan Presiden terus mengumpulkan dukungan dari internasional terbesar untuk Palestina pada konferensi perdamaian internasional yang akan diadakan oleh PBB di New York dan dipimpin oleh Arab Saudi dan Prancis minggu depan.

Baca Juga:
WHO Umumkan Rumah Sakit Al-Amal di Jalur Gaza Selatan telah Berhenti Beroperasi

Konferensi itu akan membahas mekanisme implementasi untuk pembentukan negara Palestina dan dukungan untuk pemerintah Palestina dan program-programnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

2 Warga Palestina Menderita Luka-Luka dalam Serangan Penjajah Israel di Desa Osarin Selatan Kota Nablus

Serangan penjajah Israel di Desa Osarin di sebelah selatan Kota Nablus membuat sebanyak 2 warga Palestina menderita luka-luka.

WHO Umumkan Rumah Sakit Al-Amal di Jalur Gaza Selatan telah Berhenti Beroperasi

Rumah Sakit Al-Amal yang terletak di Khan Younis Jalur Gaza selatan diumumkan oleh Direktur WHO telah berhenti beroperasi.

Pemukim Penjajah Israel Mendirikan Tenda di Tanah Milik Palestina di Desa Usarin Sebelah Selatan Nablus

Di tanah milik Palestina di Desa Usarin yang terletak di sebelah selatan Nablus, pemukim penjajah Israel mendirikan tenda.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Akan Menghancurkan Semua Rumah di Jalur Gaza Utara

Semua rumah dan bangunan tempat tinggal di Jalur Gaza utara dikabarkan akan dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel.

Seorang Gadis Muda Palestina Tewas Akibat Kelaparan dan Dehidrasi di Khan Younis Jalur Gaza Selatan

Akibat kelaparan dan dehidrasi yang dideritanya, seorang gadis muda Palestina meninggal di Khan Younis di Jalur Gaza selatan.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;