WHO Umumkan Rumah Sakit Al-Amal di Jalur Gaza Selatan telah Berhenti Beroperasi

Ket. Foto: WHO Mengumumkan RS Al-Amal di Gaza Selatan telah Berhenti Beroperasi
Ket. Foto: WHO Mengumumkan RS Al-Amal di Gaza Selatan telah Berhenti Beroperasi Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Direktur WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengumumkan Rumah Sakit Al-Amal yang terletak di Jalur Gaza selatan telah berhenti beroperasi.

Pada hari Selasa, tanggal 10 Juni 2025 waktu setempat, dia menuliskan di akun X miliknya bahwa RS Al-Amal di Khan Younis, Jalur Gaza, sekarang pada dasarnya tidak beroperasi lagi karena meningkatnya permusuhan di sekitarnya.

“Akses ke rumah sakit terhambat sehingga pasien baru tidak dapat mendapatkan perawatan serta mengakibatkan lebih banyak kematian yang dapat dicegah,” ujarnya.

Dia menambahkan rumah sakit masih mempunyai pasien yang memerlukan perawatan tetapi tidak menerima pasien baru.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Mendirikan Tenda di Tanah Milik Palestina di Desa Usarin Sebelah Selatan Nablus

Dia melanjutkan dengan ditutupnya RS Al-Amal, Nasser Medical Complex kini menjadi satu-satunya rumah sakit tersisa dengan unit perawatan intensif di Khan Younis.

Dia mengatakan sekali lagi, pihaknya menyerukan gencatan senjata segera, perlindungan fasilitas kesehatan, dan akses tanpa hambatan untuk obat-obatan penting serta pasokan medis.

Di sisi lain, menurut laporan komisi independen PBB, penjajah Israel telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan berupa ‘pemusnahan’ dengan menyerang warga sipil Palestina yang berlindung di sekolah-sekolah dan tempat-tempat keagamaan di Jalur Gaza.

Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB mengenai Wilayah Palestina yang Diduduki, termasuk dengan penjajah Israel dan Yerusalem Timur, melontarkan tuduhan itu dalam sebuah laporan yang dirilis pada hari Selasa.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Akan Menghancurkan Semua Rumah di Jalur Gaza Utara

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pasukan penjajah Israel telah melakukan kejahatan perang, termasuk melakukan serangan langsung terhadap warga sipil dan pembunuhan yang disengaja, dalam serangan mereka terhadap fasilitas pendidikan yang mengakibatkan jatuhnya korban sipil.

“Kami melihat semakin banyak indikasi penjajah Israel sedang melakukan kampanye terpadu untuk melenyapkan kehidupan warga Palestina di Jalur Gaza,” ucap Navi Pillay, ketua komisi dan mantan komisaris tinggi PBB untuk HAM.

Laporan tersebut menyampaikan penjajah Israel telah merusak atau menghancurkan lebih dari 90 persen bangunan sekolah dan universitas di Jalur Gaza serta menghancurkan lebih dari separuh seluruh situs keagamaan dan budaya di wilayah itu. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pemukim Penjajah Israel Mendirikan Tenda di Tanah Milik Palestina di Desa Usarin Sebelah Selatan Nablus

Di tanah milik Palestina di Desa Usarin yang terletak di sebelah selatan Nablus, pemukim penjajah Israel mendirikan tenda.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Akan Menghancurkan Semua Rumah di Jalur Gaza Utara

Semua rumah dan bangunan tempat tinggal di Jalur Gaza utara dikabarkan akan dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel.

Seorang Gadis Muda Palestina Tewas Akibat Kelaparan dan Dehidrasi di Khan Younis Jalur Gaza Selatan

Akibat kelaparan dan dehidrasi yang dideritanya, seorang gadis muda Palestina meninggal di Khan Younis di Jalur Gaza selatan.

Pasukan Penjajah Israel Melanjutkan Pembongkaran Bangunan di Kamp Tulkarem untuk Hari Ketiga Berturut-Turut

Pembongkaran banguan di kamp pengungsi Tulkarem dilanjutkan oleh pasukan pendudukan penjajah Israel untuk hari ketiga berturut-turut.

Puluhan Warga Palestina Sesak Nafas Akibat Gas Air Mata selama Serangan Militer Penjajah Israel di Wilayah Nablus

Akibat gas air mata selama serangan militer penjajah Israel di wilayah Nablus, puluhan warga sipil Palestina dilaporkan sesak napas.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;