UNRWA Sebut Kehidupan Anak-Anak Gaza Diwarnai Perang dan Kehancuran

Ket. Foto: UNRWA Nyatakan Kehidupan Anak-Anak di Jalur Gaza Diwarnai Kehancuran dan Perang
Ket. Foto: UNRWA Nyatakan Kehidupan Anak-Anak di Jalur Gaza Diwarnai Kehancuran dan Perang Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – UNRWA menyampaikan anak-anak di Jalur Gaza merupakan sekitar separuh populasi dan kehidupan anak-anak tersebut diwarnai oleh perang dan kehancuran.

Dalam sebuah postingan di X, UNRWA menyatakan anak-anak menghabiskan waktu di luar kelas, terpaksa berulang kali meninggalkan rumah mereka, dan hampir tidak memiliki apapun untuk dimakan.

UNRWA juga mencatat ada 1 juta anak di Jalur Gaza.

Lebih lanjut, badan itu menekankan perlunya gencatan senjata yang mendesak di Jalur Gaza.

Baca Juga:
3 Warga Palestina Tewas dalam Pengeboman yang Dilakukan Penjajah Israel di Daerah al-Mawasi

Mereka menekankan perdamaian sangat penting, dan tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga untuk masa depan yang lebih penting bagi seluruh wilayah.

Menurut laporan HAM, anak-anak bersama dengan wanita adalah yang paling terdampak genosida yang hingga kini masih berlangsung yang telah meluluhlantakkan sebagian besar infrastruktur dan kehidupan sehari-hari di Jalur Gaza.

Untuk tahun kedua berturut-turut, anak-anak di Jalur Gaza ditolak kesempatannya untuk bersekolah karena pasukan penjajah Israel telah menghancurkan sebagian besar lembaga pendidikan.

Yang tersisa telah dialihfungsikan sebagai tempat penampungan bagi keluarga-keluarga pengungsi.

Baca Juga:
Rumah Warga Palestina di Kota Sebastia Barat Laut Nablus Diserang Penjajah Israel

Di sisi lain, CAIR atau Dewan Hubungan Amerika-Islam mengecam pembunuhan warga Palestina di Jalur Gaza sementara serangan penjajah Israel terus berlanjut dan Benjamin Netanyahu mengunjungi Washington.

Dalam sebuah pernyataan, CAIR menyampaikan di dunia yang waras, pembantaian hampir 80 warga Palestina tak berdaya oleh pemerintah penjajah Israel dalam 1 hari menggunakan senjata Amerika Serikat akan menjadi beritas besar dan anggota Kongres akan memperlakukan Netanyahu seperti Hannibal Lecter.

“Sebaliknya, mesin pembunuh harian penjajah Israel mayoritas diabaikan sementara Netanyahu, yang merupakan seorang penjahat perang yang dicari yang berkeliaran bebas di Capitol Hill,” ujar mereka.

Pemerintah penjajah Israel berusaha membantai sebanyak mungkin warga Palestina selama diskusi gencatan senjata berlangsung kemudian menempatkan mereka yang tersisa di kamp konsentrasi modern untuk dididik ulang dan dideportasi. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

3 Warga Palestina Tewas dalam Pengeboman yang Dilakukan Penjajah Israel di Daerah al-Mawasi

Dalam pengeboman yang dilakukan penjajah Israel di daeral al-Mawasi di Jalur Gaza selatan menyebabkan 3 warga sipil Palestina tewas.

Rumah Warga Palestina di Kota Sebastia Barat Laut Nablus Diserang Penjajah Israel

Terletak di Kota Sebastia di sebelah barat laut Nablus, rumah milik warga Palestina dikabarkan diserang oleh penjajah Israel.

Pengeboman Penjajah Israel terhadap Sebuah Tenda di Dekat Kamp Pengungsi Nuseirat Tewaskan 3 Warga Palestina

Sebuah tenda yang berada di dekat kamp pengungsi Nuseirat dibom penjajah Israel dan menewaskan 3 orang warga sipil Palestina.

Penjajah Israel Menyerang Penggembala Palestina di Tenggara Kota Betlehem

Para penggembala Palestina di pinggiran Desa al-Maniya yang berada di sebelah tenggara Kota Betlehem diserang penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Menyerbu Sumur Air di Wilayah Ein Samia Sebelah Timur Laut Ramallah

Sumur air di wilayah Ein Samia yang berada di sebelah timur laut Ramallah dikabarkan diserbu oleh pasukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;