Hujan Deras Di Arab Saudi Memaksa Penerbangan Ditunda, Sekolah Diliburkan Dan 2 Korban Jiwa

<p>Ket Foto: Banjir Jeddah, Arab Saudi (Twitter/@AJEnglish)</p>
Ket Foto: Banjir Jeddah, Arab Saudi (Twitter/@AJEnglish)

Internasional, Gemasulawesi – Hujan badai dingin yang terkadang disertai banjir merupakan peristiwa tahunan Jeddah. Hujan lebat melanda di kota pesisir Jeddah, Arab Saudi pada Kamis membuat otoritas setempat harus menunda penerbangan, serta menutup jalan menuju Mekkah, kota suci Islam. Lalu lintas di Jalan Tol Makkah-Jeddah di kedua arah dipulihkan pada sore hari.

Video yang dibagikan di media sosial memperlihatkan kendaraan yang hanyut terbawa banjir bandang akibat hujan deras.

Jeddah, merupakan kota berpenduduk sekitar 4 juta orang yang terletak di Laut Merah, sering disebut yang merupakan “pintu gerbang ke Mekkah”.

Pada hari Kamis hujan deras dan banjir, disertai badai, guntur dan kilat, yang tidak berbeda dengan banjir yang juga melanda pada 13 tahun lalu di bulan yang sama.

Baca: Rumah Sakit di Bandung Rawat Ratusan Korban Gempa Cianjur

Kabar semebtara dua orang tewas sementara beberapa orang, yang terjebak di dalam kendaraan yang terendam, telah berhasil diselamatkan.

Laporan dari Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NCM) mengatakan jumlah hujan yang tercatat di Jeddah dari pukul 08.00 hingga 14.00 Kamis melebihi jumlah yang tercatat pada tahun 2009, mencapai 179mm dalam enam jam.

Melalui gambar yang diposting ke media sosial pada hari Kamis menunjukkan genangan air yang menghalangi lalu lintas di Jeddah dan sebagian menenggelamkan beberapa kendaraan. Penerbangan dan lalu lintas kendaraan terganggu selama beberapa jam karena arteri dan jalan utama tergenang air.

Dan karena kondisi cuaca Bandara Internasional King Abdul Aziz memutuskan untuk menunda keberangkatan beberapa penerbangan dan menghimbau penumpang untuk menghubungi operator untuk mengetahui jadwal penerbangan terbaru.

Baca: BNPB Fokus Cari Korban Gempa Cianjur Dalam Waktu Tiga Hari

Walikota Jeddah sendiri sudah berusaha semaksimal mungkin, dengan mengerahkan lebih dari 2.500 pekerja, untuk membuang air dan limbah dari jalan-jalan untuk memfasilitasi dimulainya kembali lalu lintas. Pemerintah juga mengeluarkan status siaga telah dikeluarkan dan mengimbau warga untuk berhati-hati dan tidak berani keluar dalam cuaca hujan.

Warga sekitar menggungah ke Twitter dan Instagram berbagi gambar dan video yang menunjukkan kondisi cuaca ekstrem dan pemandangan kendaraan yang hanyut. Kendaraan mogok di sejumlah ruas jalan Jeddah akibat hujan deras yang mulai mengguyur kota sejak pagi.

Selain itu sebelum fajar sudah ada perintah untuk meliburkan sekolah-sekolah di kota karena hujan diperkirakan akan berlanjut sepanjang hari.

Sekolah-sekolah juga di kota terdekat seperti Rabigh dan Khulais juga ditutup guna menjaga keselamatan siswa laki-laki dan perempuan.

Baca: Tim SAR Fokus Cari Ratusan Orang Hilang Pascagempa di Cianjur

Arab Saudi sendiri tengah berada di ujian akhir, namun sekolah-sekolah telah ditutup secara nasional pada hari Rabu setelah Raja Salman mengumumkan hari libur menyusul kemenangan mengejutkan Arab Saudi dari Argentina di Piala Dunia. (*/GLR)

Editor: Gracesilia Shea Arsiane

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;