Xiaomi Berusaha Membawa Kendaraan Listriknya ke Pasar Global, Bersaing dengan Merek-merek Terkenal

Kendaraan Xiaomi, SU7
Kendaraan Xiaomi, SU7 Source: Foto/Instagram/@bilionyang

Kupas Tuntas, gemasulawesi - Xiaomi, yang dikenal dengan produk teknologinya, kini membuat langkah besar dalam bidang mobil listrik atau Electronic Vehicle (EV).

Dengan model EV pertamanya yang telah laku di Tiongkok, perusahaan ini bersiap untuk memperluas jangkauannya ke pasar global.

Ini menandai langkah berani bagi Xiaomi saat memasuki industri yang sangat kompetitif.

Dilansir dari GizChina.com, Xiaomi berencana untuk memulai dengan penjualan terbatas di beberapa wilayah utama.

Dengan menggunakan jaringan lebih dari 100 tokonya, perusahaan ini bertujuan untuk menguji minat pasar dan menyempurnakan rencana globalnya.

Pendekatan yang hati-hati namun cerdas ini memungkinkan Xiaomi untuk menyesuaikan strateginya berdasarkan feedback awal sebelum terjun ke penjualan skala penuh.

Sedan listrik pertama buatan Xiaomi, yang disebut SU7, memulai debutnya pada bulan Maret tahun ini.

Dengan harga 215,900 Yuan, mobil ini telah melampaui target penjualannya pada tahun 2023 sebanyak 100,000 unit, dengan target baru sebanyak 130,000 unit untuk tahun 2024.

Performa penjualan yang kuat menunjukkan permintaan terhadap kendaraan listrik Xiaomi dan mengisyaratkan potensi keberhasilan di luar negeri.

SU7 juga telah melangkah ke panggung global dan mobil ini dipamerkan di Mobile World Congress di Barcelona dan kemudian di acara penting di Paris.

Pameran ini memungkinkan Xiaomi untuk mengukur minat global dan menyoroti rencananya untuk membawa kendaraan listrik buatan mereka ke pasar di luar Tiongkok.

Mobil listrik kedua buatan Xiaomi, disebut SUV YU7, akan resmi diperkenalkan pada pertengahan tahun 2025 mendatang.

Mengingat popularitas SUV di tingkat global, model ini bisa memainkan peran penting dalam usaha Xiaomi untuk memasuki wilayah pasar baru.

Meskipun Xiaomi telah unggul dalam teknologi, memasuki pasar kendaraan listrik global bukanlah hal yang mudah.

Perusahaan ini menghadapi persaingan ketat dari merek-merek mobil yang sudah mapan, serta produsen-produsen kendaraan listrik yang baru.

Namun, risiko utamanya mungkin bukanlah persaingan, tetapi memenuhi permintaan yang ada.

CEO Xiaomi telah mengisyaratkan bahwa ada rencana untuk menjual kendaraan listrik buatan mereka di Eropa pada tahun 2030 nanti.

Namun, perkembangan terkini menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam jangka waktu ini.

Dengan kesuksesan yang konsisten di pasar Tiongkok dan strategi yang terstruktur dengan baik untuk ekspansi internasional, perusahaan ini diprediksi akan memberi dampak pada lanskap kendaraan listrik global. (*/Armyanti)

...

Artikel Terkait

wave

Inilah Lima Jam Tangan Pintar Terbaik di Tahun 2024, Tawarkan Berbagai Fitur Pemantauan Kesehatan dan Daya Tahan yang Kuat

Tahun 2024 ini, ada banyak jam tangan pintar yang keluar, tapi inilah beberapa pilihan yang terbaik untuk anda

Headset Android XR Pertama Samsung, dengan Nama Kode Moohan Akan Seger Hadir, Ini Info tentang Teknologinya

Samsung akan segera memperkenalkan headset Android extended reality yang baru, dengan nama kode Moohan

Samsung One UI 7.1 Akan Menghadirkan AI Audio Eraser: Anda Bisa Hapus Suara yang Mengganggu

Samsung One UI 7.1 yang akan datang akan menghadirkan beberapa fitur atau alat pintar, salah satunya disebut AI Audio Eraser

Vivo Akan Meluncurkan Sub-merek Baru untuk Jangka Pendek pada Tahun 2025, Disebut Jovi

Vivo berencana meluncurkan produk dengan sub-merek barunya, yang disebut Jovi, dan berikut ini informasi tentang produk tersebut

Film Cinta Tak Seindah Drama Korea, Realita Versus Harapan

Film Cinta Tak Seindah Drama Korea yang disutradarai oleh Meira Anastasia memperlihatkan realita versus harapan.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;