Meta Dikabarkan Tengah Membangun Tim AI Superintelijen Khusus, Diduga untuk Ciptakan AGI Jenis Baru

Perusahaan teknologi Meta
Perusahaan teknologi Meta Source: Foto/Ilustrasi/Pixabay

Kupas Tuntas, gemasulawesi - Selain menjadi raksasa periklanan dan media sosial, Meta juga ingin menguasai AI.

Sejauh ini, perusahaan itu telah mampu menciptakan AI yang cukup hebat, tetapi ingin mengembangkannya lebih jauh lagi.

Dilansir dari Android Headlines, Meta sedang membangun tim AI superintelijen, dan telah mengumpulkan orang-orang dari seluruh industri.

Saat ini, Meta sedang menjadi perbincangan hangat setelah meluncurkan model Llama 4.

Meskipun model ini menunjukkan peningkatan kualitas yang cukup besar dibandingkan model Llama 3, model ini gagal menarik perhatian banyak pengguna dan investor.

Namun, Meta memiliki impian yang sama dengan sebagian besar perusahaan AI lainnya, yaitu menciptakan AGI (kecerdasan umum buatan).

Pada dasarnya, ini adalah AI yang sama cerdasnya atau lebih cerdas daripada manusia di sebagian besar bidang.

Anda membutuhkan orang-orang hebat untuk melakukan hal-hal hebat, dan Meta memahami hal ini.

Itulah sebabnya perusahaan itu berusaha keras untuk menemukan beberapa orang terbaik untuk bergabung dalam tim baru ini.

CEO perusahaan itu, Mark Zuckerberg, tidak begitu senang dengan model Llama 4, baik dari segi kinerja maupun penerimaan publik, jadi inilah yang menjadi inspirasi di balik pembuatan tim baru tersebut.

Selain itu, perusahaan itu harus menunda peluncuran Llama 4 Behemoth, yang seharusnya menjadi model andalan mereka untuk bersaing dengan yang terbaik yang dimiliki oleh para pesaing mereka.

Jadi, jelas bahwa ada banyak hal yang dipertaruhkan dalam tim ini.

Bahkan, Mark Zuckerberg secara pribadi mengawasi perekrutan, termasuk mengundang rekrutan ke rumahnya di California, AS untuk makan siang dan makan malam.

Sejauh ini, ia telah merekrut orang-orang seperti Alexandr Wang.

Ia adalah seorang pengusaha yang mendirikan Scale AI, sebuah perusahaan yang menyediakan data untuk membantu perusahaan lain melatih model AI.

Bersamaan dengan itu, Mark Zuckerberg akan menginvestasikan beberapa miliar dolar dalam Scale AI.

Rekrutan lainnya termasuk insinyur infrastruktur, peneliti AI, dan pengusaha lainnya.

Zuckerberg bahkan menghubungi orang-orang dari pesaingnya seperti Google dan OpenAI, dan menawarkan mereka paket kompensasi yang cukup mewah untuk bergabung.

Jadi, jelas bahwa Meta ingin lebih meningkatkan posisinya di pasar AI.

Kita mungkin akan segera melihat AI Meta bersaing dengan perusahaan-perusahaan papan atas di industri teknologi. (*/Armyanti)

...

Tags

Artikel Terkait

wave

DOOGEE Meluncurkan G6 Plus, Tablet Portabel dengan Kinerja Sempurna yang Cocok untuk Generasi Muda

DOOGEE baru saja meluncurkan tablet Android terbarunya, G6 Plus (11 inci), yang cocok untuk pelajar maupun para creator muda

Hati-hati! Kebiasaan-kebiasaan Kecil Berikut Ini Bisa Merusak Ponsel Anda tanpa Disadari

Kebiasaan sehari-hari yang buruk dapat merusak ponsel pintar tanpa kita sadari, dan inilah beberapa hal yang harus dihindari

ROG Xbox Ally dan Ally X Diluncurkan! Memungkinkan Gamer Mengkases Game dari Berbagai Platform dan Mempermudah Multitasking

Microsoft resmi mengumumkan ROG Xbox Ally dan ROG Xbox Ally X, memastikan kinerja yang lancar dengan game-game terbaru

WatchOS 26 Diluncurkan dengan Aplikasi Workout Berkekuatan AI, Desain Liquid Glass, dan Banyak Lagi

Apple meluncurkan watchOS 26, menghadirkan banyak peningkatan dan lebih banyak fitur bertenaga AI, termasuk aplikasi Workout

Apple Meningkatkan Fitur Visual Intelligence, Membuat Semua yang Ada di Layar Anda Dapat Dicari

Apple telah meningkatkan fitur Visual Intelligence, yang memungkinkan anda mencari apa pun yang ada di layar iPhone anda

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;