Putri Duyung Diklaim Pernah Terbukti Keberadaannya? Berikut Ulasannya!

<p>Ket Foto: Ilustrasi Makhlus mitos Putri Duyung. (Foto/Pixabay)</p>
Ket Foto: Ilustrasi Makhlus mitos Putri Duyung. (Foto/Pixabay)

Kupas tuntas, gemasulawesi – Pada tahun 2012, saluran TV Animal Planet menayangkan sebuah acara yang diklaim dapat membuktikan bahwa putri duyung bukan mitos alias nyata.

Acara tersebut difilmkan agar terlihat seperti film dokumenter, dengan wawancara “ilmuwan ” (aktor)

Dengan hanya peringatan yang sangat singkat dari serial di kredit yang menunjukkan bahwa itu adalah karya fiksi, banyak pemirsa berasumsi bahwa bukti keberadaan putri duyung akhirnya terungkap.

Baca: 12 Rekomendasi Tempat Wisata Kuningan Jawa Barat

Sebulan setelah acara tersebut ditayangkan, National Oceanic and Atmospheric Administration merilis pernyataan di situs webnya yang mencela keberadaan makhluk setengah manusia, setengah ikan.

Dalam mitologi, putri duyung – atau makhluk putri duyung serupa – telah ada selama ribuan tahun.

Mitos putri duyung pertama mungkin berasal dari tahun 1000 SM. AD: Ini bercerita tentang seorang dewi Suriah yang melompat ke danau untuk berubah menjadi ikan, tetapi kecantikannya yang luar biasa tidak dapat diubah dan hanya perutnya yang yang berubah.

Baca: Pemerintah Pastikan Tidak Akan Impor Beras Saat PPKM

 Sejak itu, banyak kisah putri duyung lainnya muncul dalam cerita rakyat dari berbagai budaya di seluruh dunia.

Misalnya, roh air Mami Wata Afrika berwujud putri duyung, seperti roh air Lasirn, populer dalam cerita rakyat pulau Karibia.

Dari Sejarah yang ada penjelajah menjelaskan ada putri duyung yang paling terkenal yaitu Christoper Colombus.

Baca: Nama Wawali Kota Makassar Dicatut Dalam Proposal Permohonan Bantuan Palsu

Putri Duyung disebut pernah diklaim oleh Columbus terlihat di dekta Haiti pada tahun 1493, sayangnya penampakannya tidak sesuai legenda yang beredar.

“Wajahnya entah bagaimana menyerupai seorang pria,” menurut American Museum of Natural History.

Kapten Jhon Smith dijelaskan dalam Edward In Rowe’s “The Extraordinary Mysteries and Legends of the Sea”, Snow (Dodd Mead, Januari 1967) melihat putri duyung tinggi berambut hijau pada tahun 1614 di lepas pantai Newfoundland; Smith tampaknya “jatuh cinta” padanya sampai dia menyadari bahwa dia adalah seekor ikan dari pinggang ke bawah.

Baca: Nama Wawali Kota Makassar Dicatut Dalam Proposal Permohonan Bantuan Palsu

Para ilmuwan percaya bahwa Columbus, Smith, dan penjelajah lain yang melihat putri duyung sebenarnya melihat sekilas mamalia laut seukuran manusia yang disebut manatee dan dugong. 

Memang, selain “penampakan” makhluk laut mitos di masa lalu dan baru-baru ini, putri duyung, seperti Monster Loch Ness, mungkin hanya salah identitas. (*/KSD)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Hobi Memakai Softlens? Berikut Penggunaan yang Benar

Penggunaan softlens atau lensa kontak tidak lagi hanya untuk mempercantik diri, tetapi juga sebagai alat bantu bagi penderita rabun.

Makanan Lezat tapi Menyebabkan Penyakit Asam Lambung

Bagi Anda yang memiliki penyakit maag atau asam lambung, tentu bukan hal yang menyenangkan jika penyakit tersebut datang kembali.

Tangguh Hingga Peduli Inilah Sebabnya Zodiak Cancer Disenangi Banyak Orang

Cancer merupakan zodiak yang sangat intuitif juga sentimental, Cancer dapat menjadi salah satu zodiak yang paling sulit untuk dikenal.

Fenomena Alam Petir Bisa Ditangkal dengan Cara Ini

Petir merupakan fenomena alam yang tidak dapat kita hindari. Fenomena alam satu ini memang suka menyambar tempat-tempat yang tinggi.

Tak Hanya Aquadom, Ini dia Beberapa Akuarium Terbesar Dunia

Berikut akuarium terbesar dunia selain AquaDom wahana sea life di Berlin, Jerman, yang dilaporkan pecah secara mendadak.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;